
Semakin hari sikap David pada Zoya semakin berubah, hal itu membuat Zoya semakin betah tinggal di rumah David
"Bisa tolong pakaikan dasi ini?" ucap David seraya menuruni anak tangga sambil membaca berkas di tangannya
"Tapi aku sudah lama tidak memasang dasi, bagaimana jika salah?" Zoya hanya memasang dasi ketika dia masih sekolah dulu
"Jika salah kau perbaiki lagi, cepatlah aku di tunggu seseorang"
Zoya memasangkan dasi di leher David sambil pria itu membaca berkas, setelah selesai Zoya menatap kembali dasi yang baru saja dia pasangkan
"Apa seperti ini sudah bagus?" tanya Zoya
"Lumayan... aku pergi dulu, tidak perlu masak untuk makan siang cukup masak makan malam saja" ucap David seraya mengusak puncak kepala Zoya lalu pergi
"Sekarang aku seperti memiliki kakak laki laki, ayah... apakah David akan menjadi pelindungku sama seperti ayah? atau ini kebahagiaan yang sering ayah katakan dalam mimpiku?" gumam Zoya seraya tersenyum menatap David yang sudah menghilang di balik pintu
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Aku tak bisa menyentuhnya lagi saat ini.. David semakin memperketat pengawasannya" gumam Lisa
"Sebelum David jatuh cinta pada wanita itu aku harus mendekatkan Zellyn dengan David"
Lisa menelpon Zellyn untuk datang ke rumahnya, setelah Zellyn datang Lisa menyuruh Zellyn mengantar makan siang ke kantor David
Awalnya Zellyn menolak namun dengan segala bujuk rayu dari Lisa akhirnya Zellyn mau mengantarkan makan siang untuk David
"Baiklah... tapi bibi bagaimana jika David mengusir ku" ucap Zellyn
"Bibi akan menelponnya, tenang saja kau mendapatkan dukungan penuh dari bibi.. bibi yakin kau bisa meluluhkan hati David"
Zellyn langsung pergi menuju kantor David setelah Lisa mengatakan bahwa Zellyn bisa langsung masuk ke ruangannya
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Zoya mendengar keributan di luar dan mencoba melihatnya, Zoya di halangi dua penjaga agar tidak keluar
Charlotte melihat Zoya di pintu dan di jaga para anak buah David, Charlotte berteriak memanggil nama Zoya
"Zoyaaa.... kami disini, zoyaaaa" teriak Charlotte
"Mereka keluargaku.. mereka tidak bohong" ucap Zoya
Barulah para penjaga memberi jalan untuk Zoya namun tetap mengikutinya dari belakang, Charlotte benar benar di buat iri karena Zoya sampai di kawal meskipun keluar hanya di halaman rumah
"Kami ingin menjenguk mu, Zoya.. tapi mereka tidak mengizinkannya bahkan mereka pernah menderek paksa mobilku"
"Aku tidak tahu kalian boleh masuk atau tidak.. aku harus meminta izin tuan David lebih dulu" ucap Zoya
__ADS_1
"Astaga... kau tega sekali Zoya, aku dan ibuku susah payah ingin bertemu dirimu tapi kau tidak mau menerima kami "
Zoya merasa tidak enak dengan Charlotte dan akhirnya memohon pada para penjaga, tentu saja para penjaga tidak akan mengizinkannya karena takut dengan konsekuensinya
"Maaf nona kami tidak bisa membantu.. tuan tidak suka menerima tamu" ucap penjaga
"Kalau begitu aku pinjam ponsel kalian" Zoya mengulurkan tangannya
"Tapi..."
"Aku sendiri yang akan bicara dengannya " Seorang penjaga menelpon David lalu memberikannya pada Zoya
"Halo.. Aku ingin meminta izin membawa ibu dan kakakku masuk"
"Sekali ini saja.. aku jamin mereka tidak akan macam macam"
"Ayolah David.. kasihan mereka sudah susah payah datang kesini" para penjaga saling pandang saat Zoya memanggil nama David tanpa embel-embel tuan lagi
"Benarkah? terimakasih.. aku janji mereka adalah tanggung jawab ku" ucap Zoya sambil tersenyum
Penjaga itu sekilas bicara dengan David lalu menyimpan kembali handphonenya, penjaga membuka gerbang mempersilahkan mobil Charlotte masuk
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"David..." Zellyn berdiri di depan pintu ruangan David
"Masuklah dan simpan saja makanannya di meja, setelah itu kau boleh pergi" ucap David
"Ibu sudah mengatakannya tapi aku terlalu sibuk" jawab David
Zellyn masuk dan meletakkan makanannya di meja, Zellyn mematung saat David menerima sebuah panggilan telepon
David terlihat benar benar sedang sibuk namun masih menjawab telepon tersebut seraya mengerjakan pekerjaannya
"Halo... ada apa?"
"Aku tidak mengizinkannya, nanti mereka membuat ulah"
"Kau merengek? baiklah untuk kali ini aku izinkan jangan sampai mereka membuat kekacauan, jika sampai terjadi kekacauan maka kau yang akan bertanggungjawab"
"Izinkan mereka masuk, tetap awasi mereka dan jangan jauh jauh dari Zoya "
"Menggemaskan sekali ketika dia merengek seperti itu" gumam David yang masih bisa di dengar Zellyn
"Kenapa kau masih disini? pulanglah aku sedang sibuk" ketus David
Tiba-tiba handphone David kembali berdering dan nama si pemanggil membuatnya menghela nafas, David menjawab panggilan tersebut lalu bangkit dari duduknya
__ADS_1
"Duduklah, tapi setelah ini cepat pergi dari sini" Singkat David membuat Zellyn tersenyum
Sudah bisa di tebak siapa yang menelpon David, ya... itu adalah Lisa yang menyuruh David mengajak Zellyn makan siang bersama
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Zoya membawa Charlotte serta ibunya masuk ke dalam rumah David, keduanya mengedarkan pandangannya dengan mulut menganga
"Ibu lihat istana ini? betapa beruntungnya Zoya tinggal disini bersama pria tampan" ucap Charlotte
"Kau tidak tahu saja rumah ini adalah neraka" batin Zoya mengingat dirinya dulu hampir mati di tangan David
"Zoya.. Zoya.. apa kau di layani banyak pelayan?" tanya Charlotte
"Tidak juga.. aku lebih suka melakukan semuanya sendiri" jawab Zoya
"Kau bodoh sekali.. harusnya kau tinggal duduk manis di layani banyak pelayan"
"Mereka di gaji tuan David, aku tidak punya hak memerintah mereka.. tunggulah aku akan membawakan minuman" Zoya pergi ke dapur
Charlotte mengikuti Zoya dari belakang karena rasa penasarannya, disana setiap pelayan menawarkan diri namun Zoya menolak halus bantuan mereka
"Kalian istirahat saja, aku akan membawanya sendiri" ucap Zoya
"Kau terlalu naif Zoya.. harusnya kau membiarkan mereka melayanimu atau bahkan kau harusnya memerintah mereka"
"Posisiku dan mereka sama di rumah ini, sudahlah ayo kembali ke ruang tamu.. jangan berkeliling disini atau tuan David akan marah" ucap Zoya membawa Charlotte pergi dari dapur
"Zoya... aku ingin kau datang ke pernikahanku " ucap Charlotte
"Aku harus meminta izin pada tuan David dulu, jika dia mengizinkan aku akan datang"
"Yang benar saja.. kau ini sekarang keluarga kami, kenapa harus meminta izin orang lain? aku akan bicara pada tuan David " ucap ibu Charlotte
"Tidak.. tidak... aku akan bicara padanya nanti dan aku usahakan untuk datang ke pernikahan Charlotte "
"Apa kita bisa menginap disini Zoya?" tanya Charlotte
"Tidak bisa.. tuan David hanya mengizinkan kalian masuk untuk kali ini saja"
"Sombong sekali yang bernama tuan David itu, Samuel juga akan punya rumah seperti ini nanti bahkan lebih dari ini" ucap ibu Charlotte
"Tuan David hanya tidak suka orang lain berkunjung ke rumahnya, itu hak dia sebagai pemilik rumah " ucap Zoya
"Apa aku boleh membawa guci kecil itu?" Charlotte menunjuk guci diatas lemari kecil
"Jangan... Aku mohon jangan macam macam nanti tuan David akan marah padaku"
__ADS_1
Charlotte tak mengindahkan peringatan dari Zoya, diam diam saat Zoya pergi ke dapur dan pengawal tak memperhatikan tangan nakal Charlotte membawa pajangan kecil yang ada di sekitarnya dan di masukkan kedalam tas
Charlotte berpikir David tidak memperhatikan gerak geriknya, padahal saat sedang makan bersama Zellyn David sedang memperhatikan dari layar ponselnya