
"Jadi ini rumah yang di bicarakan bajingan itu, aku akan membawa anakku kembali" Zoya menatap rumah yang begitu besar berdiri kokoh dihadapannya
Seseorang membuka gerbang lalu mempersilahkan Zoya masuk, Zoya membuka pintu dan melangkahkan kakinya
Mustahil di rumah sebesar itu tidak ada pelayan sama sekali, rumah begitu sepi bagai tak berpenghuni
Tring
Sebuah pesan masuk ke ponsel Zoya, dengan cepat Zoya membaca pesan tersebut
"Zoe keluar.. ayo kita pulang" teriak Zoya
"Zoe.. keluarlah" teriaknya lagi
Lagi lagi sebuah pesan masuk dan David mengirim pesan yang sama, Zoya sebenarnya tidak ingin kembali masuk kedalam permainan David namun kini Zoya mulai mengkhawatirkan Zoe dan takut David akan membawanya pergi
"Naik ke lantai 2, sekarang" David kembali mengirimkan pesan
Zoya naik ke lantai dua dan membuka seluruh pintu kamar yang ada namun tak menemukan siapapun, saat membuka pintu terakhir Zoya bisa mencium aroma parfum David dari kamar tersebut
"David.. aku tidak ingin bermain main, kembalikan anakku dan jangan mengganggu kami lagi" Zoya masuk ke dalam kamar namun anehnya tak ada orang lain di kamar tersebut
Zoya menoleh ketika tiba-tiba pintu tertutup dan terdengar suara pintu terkunci, rupanya memang benar David berada di kamar itu
"Insting mu begitu kuat, kau bisa tahu bahwa aku ada di kamar ini" ucap David
"Berhenti basa basi.. kembalikan anakku"
"Dia juga darah daging ku" jawab David
"Darah daging? kau hanya menanam benih itu tanpa merawatnya, aku yang mengandungnya dan membesarkannya, aku berjuang mati-matian untuk menghidupi Zoe sementara kau... kau hanya datang setelah anak mu tumbuh besar"
"Ada beberapa hal yang harus kita bicarakan, terjadi kesalahpahaman diantara kita" ucap David
"Apapun yang terjadi di masa lalu aku tidak ingin lagi membahasnya "
"Meskipun ini menyangkut pahlawan mu? orang yang membantumu bertahun-tahun adalah orang yang berperan besar dalam kesalahpahaman diantara kita" Zoya mengernyitkan dahinya
"Apa maksudmu?"
"Tony dan Jane bekerja sama untuk menghancurkan hubungan kita, apapun yang Jane katakan hari itu adalah kebohongan" Zoya menatap tak percaya
__ADS_1
"Aku tidak perduli.. karena pada akhirnya kau juga bertanggung jawab pada wanita yang menjadi ibu dari anakmu"
"Itu...." ucapan David terhenti saat Zoya menyela
"Stop... berhenti David jangan katakan apapun lagi, aku tidak ingin mendengar apapun tentang masa lalu kita, biarkan aku dan Zoe hidup tenang"
"Kau harus tahu semuanya Zoya, aku akan menjamin kebahagiaan kalian" Zoya menepis tangan David yang kini menggenggam tangannya
Zoya hendak pergi namun David menarik tangannya dan menyudutkannya di dinding, Zoya menatap tajam kearah David begitupun sebaliknya
"Kau bisa mempercayai ucapan orang lain namun tidak mau mendengarkan penjelasan ku, apa di matamu aku begitu terlihat seperti bajingan? aku bahkan tidak pernah menyentuh Zellyn dan Maya.. dia bukan anak kandungku" tatapan Zoya kini berubah
"Zellyn hamil anak pria lain dan dia tidak tahu siapa ayah biologis Maya, sejak kau pergi aku hanya menerima Maya yang aku anggap sebagai anakku sendiri namun tidak dengan Zellyn"
Zoya tak mampu berkata-kata lagi setelah mendengar ucapan David, tatapannya berubah sendu mungkin karena memikirkan kata-kata David
"Aku tidak pernah mengkhianatimu Zoya, kau boleh membenciku tapi aku mohon jangan pisahkan aku dengan Zoe lagi" David tiba-tiba bersimpuh di kaki Zoya
"Aku terlalu banyak menyakitimu, aku tahu luka itu sudah tidak berbekas namun tidak akan pernah hilang dari ingatanmu.. maafkan aku Zoya"
"Bangunlah David.. aku sudah memaafkanmu dan melupakan semuanya" Zoya membantu membangunkan David
"Aku ingin kau dan Zoe tinggal disini, aku ingin kalian mendapatkan tempat tinggal yang layak"
"Aku sudah terbiasa hidup sendiri, terimakasih sebelumnya"
"Bagaimana caranya agar kalian bisa tinggal bersamaku?" batin David
Sesaat kemudian ide licik David kembali muncul, dengan cara lembut Zoya tidak bisa di bujuk maka David akan menggunakan cara liciknya
"Tinggallah disini beberapa hari jika kau ingin Zoe kembali"
"Apa apaan ini? kau baru saja meminta maaf dan sekarang kau ingin menindas ku? " protes Zoya
"Terserah padamu... jika kau ingin Zoe kembali maka turuti kata kata ku, jika kau menolak hari ini adalah hari terakhir mu bertemu dengan Zoe" ancam David
"Bagaimana ini? aku tidak ingin terjerat dengan pria ini lagi tapi anakku..." Zoya membatin memikirkan dimana keberadaan Zoe
"Aku tidak suka menunggu terlalu lama"
"Baiklah.. hanya dua hari setelah itu kembalikan Zoe padaku" jawab Zoya
__ADS_1
"Seminggu"
"Tiga hari"
"Lima hari" Zoya dan David masih bernegosiasi
"Jika kau keberatan tinggal disini selama lima hari maka dengan berat hati aku akan membawa Zoe pergi keluar negeri "
"Baiklah lima hari, apa kau puas?" pekik Zoya
"Sangat puas.. kau tunggu aku pulang, kau tidak bisa pergi kemana mana karena rumah ini sudah di jaga ketat" ucap David seraya menepuk-nepuk pipi Zoya lalu pergi
"Aaaarrrggghhh... " Teriak Zoya frustasi
David melangkahkan kakinya dengan senyum mengembang di bibirnya saat mendengar teriakan Zoya, setidaknya dia berhasil menahan Zoya meskipun harus mengancamnya lebih dulu
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Tok.. tok.. tok...
Zellyn mengetuk pintu kamar Maya karena sejak di bentak oleh David gadis kecil itu tak keluar dari kamarnya, Maya membuka pintu dengan raut wajah muram
"Ini sudah waktunya makan malam sayang" ucap Zellyn
"Aku tidak lapar ibu" Zellyn tersenyum lalu menggendong Zellyn masuk kedalam kamarnya
"Bagaimana jika ibu mengajakmu makan di luar?"
"Tidak.. ibu kenapa ayah berubah semenjak kita pindah kesini? aku ingin kembali ke rumah kita yang dulu, aku ingin ayah kembali menyayangiku " Maya menangis seraya memeluk Zellyn
"Ayah selalu menyayangimu hanya saja dia sedang sibuk sekarang"
"Ayah tidak pernah memarahi aku sebelumnya, semenjak ayah bertemu dengan Zoe dan ibunya sekarang ayah tidak pernah memperdulikan aku lagi" Zellyn tidak bisa berkata-kata dia hanya mengelus kepala Maya
"Maafkan aku Bu.. aku menyembunyikan kenyataan bahwa Zoe adalah anak ayah, aku mendengar percakapan ayah dan kakek" Zellyn terkejut ternyata Maya sudah mengetahui hal ini
"Sayang.. ayah mungkin memiliki anak lain tapi anaknya yang tercatat sah hanya dirimu, kau tidak perlu khawatir ayah pasti akan menyembunyikan identitas anak itu karena dia anak hasil di luar pernikahan "
"Tapi bagaimana jika ayah lebih memilih Zoe dan ibunya? aku takut ayah tidak menyayangi aku lagi " rengek Maya
"Ayahmu akan selalu menjadi milikmu, ibu akan melakukan apapun agar kau bahagia"
__ADS_1
"Berjanjilah kita akan kembali ke rumah lama kita bersama ayah" Zellyn menganggukkan kepalanya
"Ibu berjanji"