Jerat Cinta Tuan David

Jerat Cinta Tuan David
eps 40


__ADS_3

"Nona.. tuan David memerintahkan saya untuk membawa anda ke suatu tempat"


"kemana?" tanya Zoya seraya meletakkan majalah yang sedang di bacanya


"Tuan hanya mengatakan itu saja"


"Aku ganti baju dulu" Zoya bergegas menuju kamar untuk berganti baju


Zoya bersiap dengan cepat karena dia tahu David tak suka menunggu, Dalam perjalanan Zoya merasa tak tenang entah apa yang sedang dia pikirkan


"Kenapa perasaanku seperti ini" batin Zoya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


David sudah menyiapkan makan siang romantis di sebuah restoran yang sudah dia booking, dia ingin Zoya tahu bahwa sebenarnya dia mulai menyimpan rasa pada gadis itu


David sudah berhari hari memikirkan bagaimana mengungkapkan perasaannya, dia takut Zoya benar benar pergi setelah tujuannya selesai


"Apa aku sudah terlihat tampan?" lagi lagi David berkaca dan bertanya pada bayangannya di cermin


"Aku tidak akan melepaskan mu Zoya" gumam David


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Lisa sedang berbincang dengan seseorang di sebrang telepon, tampaknya dia sedang merencanakan sesuatu


"Kau bebas melakukan apa saja padanya setelah itu lenyapkan gadis itu, pastikan dia benar benar mati" ucapnya


"Kau tenang saja.. uang akan aku transfer setelah semuanya selesai"


Lisa tidak pernah jera setelah sebelumnya orang orang suruhannya mati mengenaskan, selama David belum tahu itu adalah perbuatannya Lisa masih akan terus berusaha melenyapkan Zoya


"Kau penghalang untuk rencana ku, kau juga terlibat dalam tewasnya putriku.. aku tidak akan pernah berhenti sampai kau benar-benar mati" gumam Lisa


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Charlotte berjalan dengan elegan memasuki kantor Samuel, semua pegawai menyapanya namun dia hanya memasang wajah sombongnya


Setibanya di ruangan Samuel rupanya di dalam sudah ada sang mertua, ibu Samuel menatap kalung yang di pakai oleh Charlotte


"Kau masih belum bicara padanya?" ucap ibu Samuel


"Sudah ibu... dia tidak mau mengembalikan kalungnya "


"Charlotte... apa kau berusaha merendahkan suami mu?" tegur sang mertua


"Tidak... maksud ibu apa?"


"Kembalikan kalung itu, aku tidak Sudi melihat wanita liar itu lebih baik dari anak dan menantuku" ucap ibu Samuel


"Kenyataannya seperti itu, bukan? memangnya kalian membelikan ku barang mewah?''


"Tutup mulut mu, rumah, mobil dan fasilitas dari Samuel apa masih kurang bagimu?" bentak ibu Samuel


"Kita memakainya bersama jangan lupa itu, aku akan mengembalikan kalungnya jika suamiku tercinta bisa memberikanku kartu tanpa batas seperti yang di berikan tuan David untuk Zoya "

__ADS_1


"Samuel... wanita macam apa yang kau nikahi?" ibu Samuel menunjuk Charlotte


"Aku akan mengusahakannya untuk mu" ucap Samuel berusaha melerai perdebatan


"Apa apaan kau ini? perusahaan ini baru kau rintis"


"Aku tidak ingin ibu dan Charlotte berdebat lagi, Charlotte kembalikan kalung itu nanti aku akan memberikan apa yang kau mau" ucap Samuel


"Terimakasih sayangku... "Ucap Charlotte


"Bawa kemari kalung itu, aku yang akan mengembalikannya pada Zoya "


"Cih... katakan saja jika kau menginginkannya, dasar ibu mertua munafik" batin Charlotte seraya membuka dan memberikan kalung tersebut


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


David tersenyum saat melihat Zoya baru saja turun dari mobil, Baru saja beberapa langkah tiba-tiba sebuah mobil berhenti dan memaksa Zoya masuk


Supir yang berusaha menolong pun menjadi korban, David berusaha mengejar namun mobil sudah melaju kencang meninggalkan tempat tersebut


"Zoya" David masuk ke dalam mobil untuk menyelamatkan Zoya


David menelpon anak buahnya untuk segera menyusul, di belakang David mobil mobil berdatangan yang tidak lain adalah anak buahnya


Kali ini terjadi aksi saling tembak menembak diantara mereka, namun David memberi instruksi untuk berhati hati karena Zoya ada di dalam mobil tersebut


"Sial" David memukul stir mobil saat para penjahat itu berhasil kabur


"Kita akan berpencar, buat tiga kelompok sisanya ikut bersamaku" ucap David


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"David tolong aku" batin Zoya


Air matanya tak berhenti mengalir dari ujung matanya saat mendengar ucapan orang orang yang berada di sekitarnya, Seorang pria menghampiri Zoya dan dengan kasar menarik bajunya


"Eemmphhtt" Zoya ingin berteriak namun mulutnya di di bungkam


"Ternyata kau sangat cantik, pantas saja tuan mu berubah semenjak kau datang"


"Bukankah kau hanya menginginkan sentuhan dan uang? kami akan memuaskan mu hari ini"


"Aku yakin kau akan datang menolongku... aku di sini David " Zoya menangis hingga tubuhnya berguncang


"Sepertinya j*l*ng ini sudah tidak sabar.. hahah"


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Aku disini" David seperti mendengar suara Zoya


David memejamkan matanya sejenak lalu mengambil jalan yang dia yakini di sanalah Zoya berada, mobil David kembali mundur ketika lagi lagi dia seperti mendengar samar samar suara Zoya meminta tolong


David mengirim lokasi tempatnya berada sekarang kepada anak buahnya lalu masuk ke sebuah rumah, rumah tersebut cukup besar namun berada jauh dari pemukiman


David berjalan mengendap dengan mengacungkan senjata di dadanya, satu persatu pintu ruangan dia buka namun tak menemukan Zoya di sana

__ADS_1


David kembali keluar karena tak ada satupun orang disana, ketika hendak kembali ke mobil David menemukan jejak ban mobil lalu mengikuti jejaknya


Rupanya di belakang rumah tersebut ada sebuah mobil terparkir, David berjalan berhati-hati mengamati sekitarnya


Tiba-tiba kakinya menginjak sebuah papan lantas David mengetuk papan tersebut, papan dengan susah payah dia angkat ternyata itu adalah ruangan bawah tanah


Saat David masuk barulah terdengar suara tawa para pria, saat David melangkah tiba-tiba seseorang menarik tangannya


"Jangan gegabah tuan, nona Zoya ada pada mereka" ucap Jack


Mereka bicara beberapa saat namun pikiran David buyar karena mendengar isak tangis Zoya tanpa suara, Jack menangkap seekor tikus lalu membunuhnya dan mengoleskan darahnya pada tubuh seorang temannya


"Aaaarrrggghhh..... kita di serang" pria tersebut berjalan terhuyung lalu jatuh


Rencana itu berhasil membuat para pria yang mengitari Zoya berlari menghampiri pria yang tampak sedang terluka


"Siapa yang melakukan ini?"


''Kita di serang" jawabnya terlihat kesakitan


"Tapi siapa dia?" Salah satu dari mereka baru menyadari siapa pria ini


"Aku membawa malaikat maut untuk kalian" jawabnya lalu meraih leher salah satu dari penjahat


Disaat bersamaan David dan anak buahnya keluar dari tempat persembunyiannya, David segera mengamankan Zoya yang sudah tampak kacau


Beruntung mereka belum melakukan apapun pada Zoya karena menunggu pimpinan mereka, para penjahat itu hanya menakuti Zoya


"Kau baik baik saja?" David memeluk Zoya


"Aku takut" Zoya menangis dengan suara gemetar


"Kau sudah aman... aku sudah bilang kau akan aman bersamaku" David melepaskan jasnya lalu memakaikannya pada Zoya


Anak buah David lagi lagi berhasil melumpuhkan lawan, mereka sengaja menyisakan satu orang lalu melemparnya ke hadapan David


David yang sudah di kuasai emosi menghajar orang tersebut, penjahat itu sudah babak belur David mencengkram rambut orang tersebut dan menariknya


"Katakan siapa yang menyuruhmu, bajingan?"


"Ampuni aku tuan... kami hanya menjalankan perintah dari....."


Dor


Sebuah peluru melesat mengenai kepala penjahat tersebut hingga membuatnya tewas, Zoya melihat bayangan seseorang yang kembali mengarahkan pistolnya kearah David


Zoya berlari dan menubruk tubuh David hingga mereka terjatuh dengan posisi Zoya berada di atas David


"Hei jangan lari" Anak buah David mengejar orang yang di duga adalah pimpinan mereka


"Zoya... Zoya..." David mengguncang tubuh Zoya yang tak sadarkan diri


David merasakan punggung Zoya basah saat merabanya, David melihat tangannya berlumuran darah


Rupanya Zoya tak sadarkan diri karena tertembak demi melindungi David

__ADS_1


__ADS_2