JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 103. Menjelaskan


__ADS_3

"Ada apa sayang, cerita dong sama mamah jangan buat mamah khawatir gini !" Mertuanya terus membujuk Ariana untuk bercerita.


Setelah merasa sedikit lega Ariana kemudian mengelap air matanya, dia mulai berani menatap mertuanya.


"Mamah jangan marah ya, aku mau cerita ,!" ucap Ariana, mamah mertuanya heran tidak bisanya menantunya berbicara seperti itu.


"Iya mamah gak bakal marah !" ucap Mertuanya, Ariana mulai mengumpulkan kekuatannya untuk bercerita.


"Aku hamil mah !" ucap Ariana, Mamah mertuanya sangat bahagia saat mendengar Ariana mengatakan itu.


"Yaampunn sayang, mamah seneng bangett dehhh. Tapi kenapa kamu sedih !" Ucap Mertuanya sambil memeluk Ariana.


"Mah aku nyembunyiin kandungan aku dari mas Rizal, dia marah saat tau kalau aku gak ngasih tau ke dia tentang kehamilan aku !" ucap Ariana


"Lohh kenapa sayang ? Pasti ada alasannya kan ?" ucap mamah mertuanya heran.


"Mamah jangan bilang mas Rizal yah, Dikantornya ada sekertaris yang mau ngehancurin rumah tangga kita mah, dan aku belum punya banyak bukti kalau wanita itu bukan wanita baik baik mah. Aku takut dia nyelakain bayi dalam kandungan aku mah, Mas Rizal selalu ngebela dia.!" ucap Ariana, dia mulai meneteskan air matanya lagi.


Mamah mertuanya mengerti alasan dirinya tidak memberitahukan kehamilannya, dia khawatir kalau bayi nya akan dalam bahaya.


"Tenang ya sayang, dia lagi emosi. Nanti dia juga bakal ngertiin kamu kok, kamu sabar yah !" ucap Mertuanya, sambil memeluk dan menenangkan Ariana.

__ADS_1


"Maaf ya mah, Ariana gak maksud buat gugurin kandungannya kok !" ucap Ariana, dia merasa sedih dengan apa yang terjadi.


"Gapapa sayang mood ibu hamil itu biasanya gak beraturan, mood nyaa gampang baget ilang. Mamah ngerti kok, udah ini minum dulu !" mertuanya memberikan gelas yang berisi jus jeruk itu..


"Makasih ya mah !" ucap Ariana, dia merasa lega karena mertuanya tidak ikut marah seperti suaminya..


"Kalau mamah boleh tau , wanita dikantor suami kamu itu siapa namanya ?" mertuanya penasaran dengan apa yang diceritakan menantunya tadi..


Ariana terdiam sejenak sebelum dia bercerita, apakah dia harus memberitahu tentang Alice.


"Mamah jangan bilang mas Rizal yah, karena dia belum tau semua ini. Jadi waktu itu aku lagi makan direstoran sama Lina, mas Rizal dateng sama sekertaris barunya tanpa sepengtahuan aku mereka makan siang berdua !" ucap Ariana


"Terus bagaiamana lagi ?" tanya mertuanya


"Kenapa kamu tau kalau dia mau ngehancurin Rizal ?" tanya mertuanya semakin bingung.


"Mas Rizal punya musuh namanya Anton, kita mengumpulkan bukti bukti Alice karena data dia itu gak bisa dicari mah,aya ada yang ngelindungin gitu mah. Setelah itu kita akan mengaitkan mereka ,!" ucap Ariana


Mertuanya terdiam setelah Ariana menceritakan semuanya. Mertuanya tau cerita tentang Anton yang selalu ingin menghancurkan usaha Rizal.


"Emmm.. Begitu yahh.. Mamah doakan kalian selalu sehat, dan baik baik saja. Apalagi calon cucu mamah ini !" Mertuanya senang, karena akhirnya dia akan segera menimang cucu..

__ADS_1


"Iya mah. Aku bakal jarang masuk ke kantor kayak mah. Oh iya mah buat peragaan busana jadi minggu depan deh mah kayaknya !" Ariana hampir lupa memberitahu kalau pergaan busananya diundur.


"Ohh iyaa, mamah aja hampir lupa sayang. Nanti kita kesana satu keluarga biar bisa liburan bareng yah !" ucap mertuannya..


Cklek... Pintu dibuka dari luar, Ariana dan mertuanya melihat kearah pintu dan ternyata papah mertuanya.


"Mah !" panggil papah mertuanya


"Iya pah !" ucap mamah


"Loh kok ada Ariana, kapan kesini ?" Papah mertuanya mendekati Ariana, dia bangkit dari duduknya dan memeluk papah mertuanya.


"Tadi pah, papah sehat ?" tanya Ariana


"Sehat dong, kamu makan dulu sana !" ucap papah mertuanya.


"Nanti aja pah !" Ariana senang karena mertuanya selalu baik pada Ariana.


"Pah tau gak ? Kita bentar lagi akan jadi kakek nenek !" ucap mamah mertuanya senang


"Oh ya ? Yang bener mah. Sukurlah, kamu harus jaga kesehatan yah, kalau ada apa apa kamu bisa hubungi kita !" ucap papah mertuanya, dia ikut senang seperti mamah mertuanya..

__ADS_1


"Iya pahh, makasih ya pah, mah udah anggep Ariana anak sendiri !" Ariana meneteskan air matanya lagi karena terharu dengan mertuanya itu.


__ADS_2