
"Ayo kita ke meja sayang, mamah sama papah udah disana. Pasti kamu laper kan ?" ucap Rizal, mereka sambil berjalan menuju meja yang sudsh disiapkan
"Iya mas aku laper, makan nya cuman pas tadi mau ke mall !" Ariana berjalan beriringan dengan sang suami, banyak sekali mata yang tertuju pada mereka.
"Orang orang kenapa liatin kita kayak gitu yas, aku jadi gak nyaman deh kalau diliatin!" ucap Ariana
"Itu karena kamu cantik sayang. Mereka terpesona karena kecantikan kamu!" Rizal memuji Ariana untuk membuat hatinya senang. Dan benar saja pipi Ariana menjadi merah merona. "Mas ini bisa aja, kayaknya mereka liatin kita karena aku sama kamu mesra banget deh!" ucap Ariana.
"Iyah sayang, udah yah biarin aja orang orang mah. Ituh mamah sama papah udah dimeja!" tunjuk Rizal saat melihat orang tuanya sedang duduk.
"Kalian habis dari mana ?" tanya sang papah. "Kami abis berkeliling pah, liat liat tempatnya!" ucap Rizal.
"Oh iyah, itu makanan nya datang!" ucap sang papah. Begitu Ariana dan Rizal datang, Makanannya pun datang bersamaan dengan Mereka.
"Emm makanannya enak enak ya mah!" ucap Ariana. "Suapin aku yah sayang! "Rizal meminta Ariana untuk menyuapinya.
"Aaa.." Rizal membuka mulutnya menerima suapan dari sang Istri. "Emm enakk!" Rizal menggelengkan kepalanya seperti anak kecil..
Orang tuanya tertawa melihat tingkah sang anak laki laki. "Akhirnya ya pah, Rizal punya pawang. Kita gak terlalu khawatir !" ucap sang mamah.
"Iya mah, bersyukur banget kita punya menantu kayak Ariana!" ucap sang papah. Ariana merasa malu dengan pujian mertuanya, pipinya menjadi merah muda karena tersipu.
__ADS_1
Setelah semua selesai makan mereka berbincang sebentar " Mamah sama papah belum taukan restoran milik Ariana ,?"tanya Rizal pada orangtuanya.
"Belum!" jawab mereka serentak.."Aku juga belum pah. Nanti kita sama sama kesana deh!" ucap Rizal
"Iya mah, aku juga udah lama gak kesana !" ucap Ariana.
"Kamu besok udah masuk kerja ?"tanya sang mamah mertua
"Belum mah, semua karyawan di istirahatkan, mereka baru pulang liburan !" ucap Ariana.
"Yasudah gimana kalau besok aja kita kesana, sekalian ajak papah kamu juga sayang. Mamah udah lama gak ketemu papah kamu!" ucap sang mamah mertua
Setelah membayar Bil, mereka pulang ke rumah. "Seharian nemenin para Ratu belanja, rasanya melelahkan ya pah!" ucap Rizal kepada sang papah.
"Papah sih udah biasa zal, kamu juga harus dibiasain tuh!" ucap sang papah.
"Yaelah pah, pantesan ajah udah tau semua rasa eskrim di mall. Ternyata.. Haha!" Rizal menertawakan sang papah yang sering ikut mamahnya belanja..
"Nyetir yang bener!"ucap sang papah kesal. Setelah beberapa menit akhirnya mereka tiba dirumah. Ariana dan mamah mertua turun lebih dulu dan masuk ke dalam rumah, sedangkan para suami membawakan belanjaan sang istri.
"Taruh dulu diatas ranjang ya mas, aku mau mandi dulu!" Ariana berjalan ke arah kamar mandi, dia tidak menyadari paper bag yang dibawa Rizal
__ADS_1
Rizal meletakan barang belanjaan itu di atas kasur, dia merebahkan tubuhnya sejenak sambil menunggu istrinya selesai mandi.
Setelah Ariana keluar dari kamar mandi, kini giliran Rizal yang mandi. Ariana menyiapkan pakaian Suaminya, dia belum fokus terhadap Paper Bag itu.
" Mas itu bajung di atas kasur yah!" ucap Ariana, dia duduk diatas sofa memainkan Ponselnya, sambil menunggu sang suami berpakaian.
Ariana mendekati suaminya yang sedang duduk dipinggir ranjang."Loh mas, ini kayaknya punya mamah kebawa deh!" ucap Ariana.
"Mas gatau, coba kamu tanyain ke mamah!" Ariana mendengar perkataan sang suami, dia turun kebawah mencari keberadaan sang mamah mertua.
"Mah, Paper Bag ini punya mamah yah ! Tadi kebawa Mas Rizal ke atas. Ini !" ucap Ariana sambil menyodorkan Paper Bag Itu
"Loh barang kamu sama mamah kan dipisah sayang, lagian mamah gak beli itu !" ucap sang mamah mertua.
Ariana kembali ke kamar menemui sang suami. "Gimana sayang ? Apa kata mamah ?" tanya Rizal dengan menampilkan wajah serius.
"Kata mamah ini bukan punya mamah, terus punya siapa ?" Ariana bingung karena sebelumnya dia tidak menggunakan Paper Bag ini.
"Sini coba buka dulu!" Rizal meminta Ariana untuk membukanya terlebih dahulu dan melihat apa isinya.
Ariana membuka Paper Bag itu, betapa terkejutnya dia "Mass ini... Ini Baju yang tadi aku mau itu kan mass... Aghh mass kamuj yahh !" Ariana memeluk Rizal erat. Dia benar benar tidak tau kalau suaminya membelikan dia Baju itu.
__ADS_1