JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 129. Pie Susu


__ADS_3

Sebelum pulang Adisti menemui Rizal diruangan terlebih dahulu, Adisti baru menerima pesan kalau Selena masih berada dirumah bosnya.


"Bos !" ucap Adisti, dia masuk dan melihat ke arah bosnya yang masih menatap layar komputer.


"Udah mau pulang dis ? Bentar lagi nih tanggung !" ucap Rizal, dia melanjutkan pekerjaannya. Sedangkan Adisti duduk di sofa sambil menunggu bosnya menyelesaikan pekerjaan.


"Selena masih disana katanya bos, jadi sekalian deh pulangnya barengg. Ada hal yang mau diomongin juga tentang pesan tadi !" ucap Adisti.


"Okeh, saya beres beres dulu. Kamu tunggu saya di parkiran aja, takutnya lama !" ucap Rizal.


Adisti bangkit dari duduknya " Yaudah saya tunggu diparkiran, saya mau beli kopi dulu bos !" Adisti keluar dari ruangan bosnya, dia berjalan menuju pintu Lift.


Sementara Rizal masih membereskan terlebih dahulu ruangan kerja dan alat alatnya.


Saat Adisti berjalan menuju Lift tiba tiba dia berpapasan dengan Alice yang baru keluar dari Lift.


"Sore pak !" ucap Alice sambil memperlihatkan senyumnya.


"Sore, habis dari mana kamu lice ? Kamu belum pulang ?" tanya Adisti basa basi


"Ini saya barusan abis dari bawah pak, saya abis beli kopi. Bentar lagi saya pulang pak !" ucap Alice.

__ADS_1


"Ohh gitu !" Ucap Adisti sambil menganggukan kepalanya.


"Saya duluan ya pak, marii !" Alice pergi meninggalkan Adisti yang masih mematung menunggu Lift terbuka.


"Gue curiga dia mau ngelakuin sesuatu, untung nya gue udah pasang camera tersembunyi !" gumam Adisti dalam hati.


Tak lama kemudian Rizal datang membawa tasnya, dia berjalan menuju Adisti yang sedang melamun .


"Woyy, ayo ini Liftnya udah kebuka. Malah ngelamun aja kamu !" ucap Rizal.


Adisti terkejut saat bosnya memegang pundaknya "Ohh iyaa ayoo !" Adisti ikut masuk kedalam Lift bersama Rizal.


"Ngapain kamu ngelamun disitu ? Bukannya tadi mau beli kopi, mana kopinya ?" tanya Rizal.


"Lahh apa urusannya ?" tanya Rizal bingung.


Adisti hanya nyengeh menampilkan deretan giginya. Saat mereka keluar dari Lift dan menuju parkiran, Rizal mendapat pesan dari istrinya untuk membelikannya Pie susu.


"Dis, lo duluan kerumah yah. Saya mau beli pesanan ibu negara dulu !" ucap Rizal.


Adisti yang sudah masuk kedalam mobil mengintip dari jendela mobil "Lah gapapa nih bos ? Yaudah saya duluan !" Ucap Adisti. Dia melajukan mobilnya keluar dari parkiran dan meninggalkan Rizal.

__ADS_1


Drt.. Drrt...


Adisti merogoh ponselnya dari saku celana, dia melihat ke layar ponsel.


"Hallo ?" ucap Adisti


"Kamu dimana ? Masih laga gak ?" tanya Selena di sebrang telpon.


"Ini aku lagi dijalan, bentar lagi kesitu kok !" ucap Adisti. Adisti mematikan ponselnya dan meletakannya kembali di jok mobil.


***


Rizal memberhentikan mobilnya di depan toko kueh, dia turun dari mobil dan masuk ke toko kueh itu..


"Mba saya mau cari Pie Susu Buah ada gak yah ?" tanya Rizal saat dia masuk ke toko kue


"Pie Susu yah ? Mau berapa kotak mas ?" tanya Mba pelayan itu


"Saya mau ngambil dua kotak aja !" ucap Rizal, dia duduk sambil menunggu pesanan. Sedangkan pelayan itu mengambil pesanan Rizal.


Tak lama kemudian pesanannya siap " Ini pak, semuanya jadi 150rb !" ucap Pelayan itu.

__ADS_1


"Ahh iya ini mba uangnya, terimakasih !" Ucap Rizal. Dia keluar dari toko kue itu, sebelum masuk ke mobil dia memotret makanan yang ada ditangannya itu dan mengirimkan pada sang istri.


Setelah itu dia melanjutkan perjalanannya untuk pulang, karena istrinya sudah menunggu Pie susunya.


__ADS_2