
tokk.. tokk..
"Aku bukain dulu pintu nya mas!" Ariana bangkit dari duduknya dan membuka pintu.
"Lina, kalian disini ?" tanya Ariana.
"Iya Rin, Sinta gak bisa nganter. Jadi kita yang bakal anterin kalian ke Bandara!" ucap Lina
"Yaudah ayo masuk dulu!" ajak Ariana, Mereka masuk ke dalam kamar mengikuti langkah Ariana.
"Loh kalian disini?" tanya Rizal
"Iya kita ini mau nganterin kalian berdua ke Bandara!" ucap Alex.
"Oh, yaudah bentar lagi kita berangkat kok. Ayo kalian duduk dulu!" ucap Rizal
"Bos, kalau ini semua udah setabil, gue boleh balik lagi kan ke Jakarta?" tanya Alex
"Boleh, lagian lo bebas mutusin dong. Ini kan udah jadi wilayah kekuasaan lo sendiri lex. !" ucap Rizal
"Iya sih tapi kan tetep ini semua milik lo!" ucap Alex.
__ADS_1
"Sudahlah kalian ini, kamu bebas lex mau ke Jakarta atau enggak itu hak kamu. Kita gak bakal nungtut kamu buat terus diem disini!" ucap Ariana
Alex menganggukan kepala seraya mengerti dengan ucapan Ariana. "Yaudah ayo kita chek-out dulu Mas!" ucap Ariana
"Iya sayang ayo!" Mereka semua bangkit dari duduknya. Alex dan Lina berjalan membawa koper Ariana dan Alex, Sementara Suami istri itu sedang Chek-out ke meja Resepsonis.
Alex menaikan barang barang mereka ke bagasi mobil dibantu oleh Lina. Setelah selesai menata barang, Ariana dan Rizal keluar dari hotel tersebut dan segera masuk ke dalam mobil.
Setelah semua naik, Alex melajukan mobilnya menuju Bandara. "Lin, nanti aku titip anak anak kantor yah. Kalau ada apa apa kamu hubungin aku secepatnya!" ucap Ariana
"Iya Bu Sultan, Semua ada dalam kendali sayah!"ucap Lina
"Alex, kamu harus jagain Lina yah. Awas kalau kamu macam macam yah, Apalagi kalau buat dia nangis!" ucap Ariana
"Gombal bangett sih!" ucap Lina.
Setelah beberapa menit mereka sampai diBandara. Sebelum masuk ke dalam Ariana dan Lina berpelukan "Kabarin aku kalau udah sampe yah!" ucap Lina sambil memeluk Ariana.
"Iya kamu juga baik baik disini!" ucap Ariana. Setelah melepaskan pelukannya, Ariana dan Rizal masuk ke dalam Bandara.
Setelah itu mereka naik ke dalam pesawat, karena jam penerbangan tinggal beberapa menit lagi.
__ADS_1
Ariana mengirimkan pesan pada Lina bahwa dia sudah berada di dalam pesawat.
"Mas pesawat pribadi kamu kemana ?" tanya Ariana bingung.
"Kamu baru sadar yah,? Pesawat aku dibawa sama Adisti!" ucap Rizal
"Oh iyax keadaan Adisti sekarang gimana yah?" tanya Ariana
"Dia baik baik ajaa. Dia lagi ngurusin mantan tunangannya, mamahnya meninggal pas Adisti pulang waktu itu!" ucap Rizal jelasnya. ."Kasian banget!" Gumam Ariana
Pesawat mulai terbang melintasi awan awan dilangit. "Akhirnya kita pulang ya mas!" ucap Ariana
"Aku udah kangen banget masakan kamu sayang,!" ucap Rizal
"Yaudah nanti aku masakin yang banyak, terus kita undang mamah papah ayah buat ikut makan sama kita ya mas!" ucap Ariana
"Iya sayang terserah kamj deh!" ucap Rizal sambil mengelus ujung kepala Ariana.
Setelah berbincang bincang, Ariana merasa kantuk menyerang.
Dia mulai tertidur, sedangkan Rizal masih menatap ke arah luar jendela, menikmati Birunya Langit Dan Putihnya Awan.
__ADS_1
Rizal melihat sekilas ke arah Ariana yang sudah tertidur lebih dulu.
Kemudian Rizal merasa ngantuk dan ikut tidur bersama Ariana