JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 67. Jalan VVIP


__ADS_3

"Kok kamu bisa disini sih, cepet banget !" tanya Lina saat melihat Alex


"Iya, aku khawatir karena kamu gak bisa dihubungi. Aku emang rencana dari kemarin mau kesini ko sayang!" ucap Alex sambio mengelus puncak kepala Lina..


"Iya terus kenapa kemaren gak bilang ?" tanya Lina


"Karena aku mau ngasih kejutan ke kamu, tapi malah aku yang terkejut karena kamu sakit kayak gini !" Alex merasa sedih melihat kekasihnyanya yang terbaring


"Iya maaf. Lagian juga aku gapapa ko, aku kan kuat !" Lina merasa dirinya kuat, padahal dia baru sadar dari pingsan.


"Kuat apanya, kalau kuat gak mungkin tuh Ariana nemuin kamu tersungkur dari atas Ranjang !" ucap Alex mengejek kekasihnya


"Ishh... Itu gak sengaja tersandung selimut jadinya gitu. Hahaha !" ucap Lina


Rizal ikut tertawa, Lina memang orang yang Lucu, dia suka bercanda mau bagaimanapun keadaanya.


"Kamu sakit aja masih becanda, dasar yah nakal !" Alex mencubit pipi Lina karena merasa gemas dengan kekasihnya itu.


"Ariana tidur yah? Kamu pulang aja zal, sekarang kan ada Alex. Kasian loh Ariana pasti dia cape !" ucap Lina melihat ke arah Ariana yang tertidur pulas.


"Iya bentar lagi kita pulang!" ucap Rizal, saat Rizal akan menggendong Ariana dia terbangun


"Ughh.. Aduh badanku!" Ariana menggeliat mencoba mengumpulkan kesadaran, dia belum melihat ke arah Lina yang sudah sadar. .


"Ayo pulang!" ajak Rizal, Ariana bangkit dan berjalan menuju Bangsal Lina. Lina pura pura belum sadar, dia kembali menutup matanya.


"Lin aku pulang dulu yah, sekarang ada Alex yang jagain kamu. Besok aku kesini lagi bawain sup ayam kesukaan kamu yah !" Ariana memegang tangan Lina dan mengusapnya lembut. Tiba tiba "Yang banyak yah!" ucap Lina yang masih menutup matanya.


"Loh kamu udah sadar, cepett panggil dokter Alex!" Ariana panik dan ingin memanggil dokter, namun Lina menahannya. Alex menahan tawa, melihat tingkah Ariana yang panik sendiri.


"Loh kenapa ? Lina baru sadar loh !" tanya Ariana bingung, karena mereka hanya berdiam sambil menahan tawa.

__ADS_1


"Dokter udah kesini tadi pas kamu tidur, aku cuman mau ngetes kamu aja. Aku udah gapapa ko, panas aku juga udah mulai turun !" ucap Lina


"Syukurlah aku bisa tidur nyenyak kalau gitu, bikin khawatir aja sih kamu!" Ariana memasang wajah senangnya kembali.


"Dari tadi kamu tidurnya pules banget kok, kita ketawa aja gak bangun!" ucap Alex mengejek Ariana


"Alex ishhh" Ariana memukul bahu Alex, tapi dia malah tertawa.


"Iyaa maaf yah, Niatannya malam ini tuh aku mau minta anter ke dokter kan. Ternyata kemaren ngambil obat aja aku gak kuat, makannya aku tersungkur !" Lina menjelaskan semuanya.


"Kamu belum terbiasa dengan Pantai, biasanya cuman tinggal 3 hari sampe 7 hari, ini udah mau 2 minggu kamu diem disana. Lain kali bawa obat obatan kamu, jangan sampai lupa lagi !" Arian mengingatkan Lina untuk membawa persediaan obat obatan.


"Iya lain kali gak bakalan lupa !" ucap Lina.


"Yaudah aku sama suamiku pamit pulang yah, besok aku ke sini lagi !" ucap Ariana


Mereka berdua pamit pulang, karena hari semakin malam.


"Hati hati Ya Rin!" ucap Lina..


"Loh kenapa sayang ? Mobil ini gak nyaman atau gimana ?"tanya Rizal bingung, tiba tiba istrinya berkata demikian..


"Besok aku ada meeting, tapi mobil kantor sering dipakek. Aku gak mau telat lagi meeting !" Ariana menjelaskan alasannya.


"Ohh gitu, yasudah aku kira mobil ini kenapa . Tapi aku sering khawatir, kamu tau sendiri kan jalanan kota ini penuh!" ucap Rizal mengkhawatirkan istrinya.


"Tenang aja mas, aku kan punya jalan VVIP !" ucap Ariana merasa bangga.


"Jalan VVIP ? Maksdunya gimana ?" Riza merasa bingung dengan apa yang dikatakan istrinya.


"Iya jalan VVIP yang kemarin kita lewatin, itu aku buat Jalur khusus untuk menghindari kemacetan. Itu kemarin kan nanyain tentang jalan itu. Aksesnya pakek Plat nomber, aku udah masukin no mobil ini !" Ariana menjelaskan tentang jalan VVIP yang mereka lalui kemarin.

__ADS_1


"Ohh pantesan aja pas kesitu mobilnya langsung bisa mindai pintunya yah. Wow, bahkan aku gak pernah kepikiran loh sayang !" Rizal memuji kepintaran sang istri yang cantik ..


"Haha Mas mujinya berlebihan, Kita mampir dulu ke mini market ya mas !" Ariana meminta Rizal berhenti dimini market


"Iya sayang, beli eskrim yah sayang!" Rizal tiba tiba ingin memakan es krim dan meminta istrinya untuk membelikannya.


"Iya nanti aku beliin, kamu mau yang rasa apa mas ?" tanya Ariana


"Rasa Coklat aja, atau kalau ada yang tiga rasa itu loh. !" Ucap Rizal, dia sudah membayangkan eskrim dipikirannya.


Setelah beberapa menit, mereka tiba dimini market. Rizal dan Ariana turun dari mobil kemudian masuk ke dalam mini market.


Mereka membawa keranjang terlebih dahulu,untuk memudahkan membawa barang barangnya.


"Ini mas !" Ariana menujukan Eskrim didalam kotak wadah, dan mempunyai 3 Rasa. "Iya itu aja satu yang!" ucap Rizal.


Ariana mengambil eskrim itu satu, dan mengangambil beberapa eskrim kecil juga.


"Oh iya, cemilannya belum!" Ariana teringat untuk membeli beberapa cemilan untuk dimakan dirumah.


Mereka beralih ke tempat makan, disana banyak sekali makanan ringan. Ariana memilih beberapa cemilan,dan memasukannya ke keranjang.


"Udah banyak kayak nya mas, ayo bayar dulu !" Mereka berjalan menuju kasir untuk membayar belanjaan mereka.


Setelah selesai membayar dan membawa belanjaan mereka keluar dari mini market.


Rizal memasukan belanjaannya ke bagasi, sementara Ariana masuk ke dalam mobil


"Kita pulang kerumah mas, atau ke rumah mamah ?" tanya Ariana


"Kita pulang kerumah mas lah, besok kan kita udah mulai work lagi sayang !" Ucap Rizal menjawab pertanyaan istrinya.

__ADS_1


"Tapi kita belum pamit sama mamah sayang !" ucap Ariana teringat belum berpamitan pada mertuanya.


"Udah nanti mas telpon deh yah, ayo kita pulang aja, biar besok gak kesiangan !" mereka melanjutkan perjalan mereka menuju Rumah


__ADS_2