
Setelah dari taman Ariana dan Rizal pulang kerumah, karena hari semakin larut, apalagi Ariana sedang mengandung.
Ariana dan Rizal tiba dirumah mereka menyuruh pak satpam membawakan belanjaan mereka dibawa ke dalam.
"Bi belum pulang ?" tanya Ariana saat dia melihat Bi Sri masih ada di dapur.
"Belum non, bibi nungguin kalian pulang. Makan malamnya udah bibi siapin, non mau apa lagi ?" tanya Bi Sri.
"Gausah bi, bibi pulang aja nanti keburu malem !" Ariana sering menyuruh Bi Sri untuk tinggal namun dia tetap tidak mau, karena dia masih punya anak kecil.
"Yasudah kalau gitu, bibi pulang dulu yah !" Bi Sri pergi meninggalkan Ariana yang masih berdiri didapur, tak lama kemudian suaminya dan pak satpam itu membawa belanjaannya.
Rizal meletakan belanjaannya dimeja dekat Ariana berdiri. " Udah semuanya ini mas ?" tanya Ariana
"Udah kayaknya sayang, aku mandi dulu yah !" ucap Rizal.
"Yaudah kamu mandi duluan, nanti aku nyusul yah. Aku mau beresin dulu ini !" Ariana mulai membuka belanjaannya dan mulai meletakan belanjaannya ke tempatnya.
Dia mencuci terlebih dahulu buah buahan, dan sayuran nya sebelum dimasukan ke dalam pendingin. Karena belanjaanya tidak terlalu banyak, jadi dia mengerjakan nya dengan cepat.
"Huh Akhirnya selesai juga !" Ariana menutup kembali pendingin nya dan membereskan kembali keresek bekas buah dan sayur.
Ariana masuk ke kamar setelah dia selesai membereskan belanjaan, dia terkejut saat suaminya masih duduk disofa dan belum mandi karena masih memasai pakaian yang sama.
"Mas, kamu belum mandi ?" tanya Ariana saat dia masuk
"Belum, tadi pas mau mandi Adisti nelpon katanya ada email yang harus dilihat, jadi mas lihat dulu !" ucap Adisti
Ariana duduk disebelah suaminya, dia menunggu Rizal menyelesaikan pekerjaannya. "Kamu gak mandi sayang ?"tanya Rizal, dia heran karena istrinya malah ikut duduk
"Nungguin kamu mas !" ucap Ariana sambil tersenyum
__ADS_1
"Ohhh okey kalau gitu, mau mandi bareng kan ? Tunggu yah !" Rizal mengerjakan pekerjaanya dengan semangat karena Ariana mengajaknya mandi bersama.
Tak lama kemudian Riza menutup Laptopnya dan menyimpannya di atas meja. "Ayo sayang !" Rizal tiba tiba bangun dan menggendong istrinya masuk ke kamar mandi.
Mereka membuka pakaian mereka, setelah itu mereka mandi dibawah sower. Air yang tadinya begitu dingin, sekarang berubah menjadi hangat dan ruangan nya pun ikut hangat, karena ada dua insan yang sedang bercinta.
"Mas gak akan masukin dulu, kata bu dokter kan masih rawan yah. Jadi kamu bantuin mas keluar yah !" bisik Rizal ditelinga istrinya
"Iya mas !" ucap Ariana. Mereka melakukan olahraga tangan, semakin lama semakin panas. Apalagi Rizal yang sudah semakin panas, dia menyuruh istrinya berjongkok dan membuka mulutnya. .
Rizal mulai memaju mundurkan bokongnya, dia sudah tidak tahan ingin sampai kepuncaknya. Sebelum keluar dia mengeluarkan kepunyaannya dari mulut sang istri dan menjatuhkannya kelantai..
"Sekarang giliran kamu sayang ,!" Ucap Rizal.
Ariana mulai merasa panas, dia terus menggeliat saat suaminya menciumminya dibagian tertentu. Membuatnya seakan terbang melayang, merasakan kenikmatan .
"Masshhh Emhhh Ahhhh " Ariana tidak bisa menahan lagi saat tangan suaminya masuk ke sana. Dia terus mengeluarkan suara suara merdunya, membuat Rizal bangkit lagi.
Rizal mendudukan istrinya diranjang, sementara dia memakai pakaian terlebih dahulu, barulah dia memberikan istrinya pakaian dan membantunya memakainya.
"Cape banget mas pengen tidur !" ucap Ariana
"Kamu belum makan malam, ayo makan dulu !" ucap Rizal mengingatkan Ariana .
Ariana menahan dulu rasa kantuknya, dia digendong suaminya turun ke bawah untuk makan malam..Mereka duduk dimeja makan berdua saja, tanpa mengeluarkan suara ataupun pembicaraan.
Setelah selesai makan, mereka kembali ke kamar. Ariana mampu berjalan karena tenaganya sudah terisi kembali.
"Kamu tidur duluan yah sayang, mas mau kerja dulu bentar !" ucap Rizal
"Iya mas, aku tidur duluan yah !" Ariana naik ke atas ranjang dan merebahkan tubuhnya. Sementara suaminya duduk disofa, masih dengan Laptopnya.
__ADS_1
***
 Adisti sedang dalam perjalanan menuju Restoran yang di Share Lina, mereka akan bertemu disana
Drtt.. Drtt...
"Lo dimana dis ?"tanya Lina dari sebrang telpon
"Ini gue udah deket kok !" Adisti mematikan telponnya, karena dia sudah hampir sampai.
Adisti sampai direstoran itu, dia keluar dari mobil bersama Selena. Dia hanya diam saja dari semenjak Adisti menjemputnya dikantor.
"Ayo masuk !" Ajak Adisti, Selena mengikuti langkah Adisti ikut masuk kedalam Restoran itu.
Terlihat dimeja paling ujung ada Lina dan Alex yang sedang duduk, Adisti dan Selena mendekat ke arah mereka.
"Kalian udah lama ?" tanya Adisti memulai pembicaraan
"Belum kok, gimana kabar lo ?" tanya Alex, Mereka duduk dikursi yang masih kosong.
"Hallo Sel, apa kabar ?" tanya Lina pada Selena
"Hallo mba, Baik !" ucap Selena sambil tersenyum. Mereka memesan makanan dan minuman terlebih dahulu, apalagi Adisti yang setengah kelaparan karena tak sempat makan siang.
"Gimana nih ? Udah ada kemajuan belum ?" tanya Lina, mereka sedang menunggu makanan
"Banyak kemajuan dan yang parahnya lagi Rizal udah tau, dan gue yang ngasih tau !" ucap Adisti.
"Hah ? Dia udah tau ?". Lina terkejut
"Iyah, karena waktu itu Rizal sama Ariana berantem ! Lo juga gak ngasih tau gue kalau Ariana lagi hamil !" ucap Adisti
__ADS_1
"Ya Maaf, gue kan nurut aja sama Ariana !" Lina juga bingung karena Ariana melarangnya memberitahu semua orang.