
Ariana Masuk ke Dalam Membawa Obat Dan Bubur.
"Mass Ayo Makan Duluu, Terus Minum Obat!" Ariana Membuka Bungkus Bubur Itu Dan Menuangkannya Ke Mangkok
"Suapinn Sayangg!" Ucap Rizal, Merengek Seperti Anak Kecil
"Yaampunn Mass Manjaa Bangett!" Ariana Mengambil Bubur Itu Satusendok Dan Mengarahkan Ke Mulut Rizal.
"Aaa Masss" Rizal Membuka Mulutnya, Menerima Suapan Bubur Dari Ariana.
"Kamu Jugaa Makan Dong Sayangg,!" Ucap Rizal.
"Iyaa Nanti Aku Makan, Sekarang Kamu Dulu Habisin Buburnya Yahh!" Ucap Ariana Sambil Membelai Tangan Rizal
Rizal Hanya Mengangguk, Menerima Suapan Demi Suapan Bubur Dari Ariana.
Setelah Buburnya Habis, Ariana Menyerahkan Obat Untuk Diminum, Dan Menyuruhnya Beristirahat
"Mass Aku Ngerjain Kerjaan Dulu Yahh, Dikantor Ada Masalah Kata Siska!" Ucap Ariana
"Iyaaa, Tapii temenin Jangan kemana mana!" Lagi Lagi Rizal Seperti Anak Kecil.
"Iya bentar Aku Ngambil Laptop Dulu yahh, Kopernya DiBawain Sama Adisti, Kamu Istirahat Yahh!" Ucap Ariana Sambil Menyelimuti Tubuh Rizal
Tokk.. Tokk...
"Boss Ini Kopernya!" Adisti Berteriak Dari Luar Kamar.
"Suttt Berisikk, Bos Kamu Lagii Sakitt Jangann Ganggu Dia!" Ucap Ariana Yang Tiba Tiba Muncul Dari Balik Pintu
"Hemmm Manjaa Bangett Dia.. Dasarrr Bucin" Ucap Adisti Sampai DiDengar Rizal.
__ADS_1
"Ihhh Kamu Inii yah Jombloo Berisik Bangett, Nanti Aku kenalin cewee ke Kamu Dehh" Ucap Ariana menjahili Adisti
"Gak Usah Saya Udah Punya Pacar Ko, Permisii" Ucap Adisti
Ariana Hanya Tertawa Melihat Expresi Adisti Yang Badmood.
Ariana Mengambil Laptop DiKopernya, Dia Naik Ke Atas Ranjang Menemani Rizal Yang Sedang Terbaring.
"Mass Bobo Yahh, Aku Kerjaa Dulu Bentar" Ariana Mengusap Rambut Rizal
Ariana Fokus Menatap Laptopnya, Banyak Email Yang Masuk
Drtt.. Drtt... Handphonen Ariana Berdering
"Hallo Bos!" Sapa Seorang Wanita Dari Sebrang Telpon
"Gimana Semua Udah Beres ? Saya Baru Buka Emailnya!" Ucap Ariana
"Sudahh, Sisanya Saya Serahkan !" Ucap Wanita Itu
Sambungan Telpon Dimatikan, Ternyata Yang Menelpon Adalah Asisten Ariana.
Ariana Kembali Fokus Menatap Laptop Dan Pekerjaanya.
"Harusnya Sih Ini Uda Bener, Ada Yang Main Main Dengan Meniru Desain Aku Ini" Gumam Ariana
Ternyata Ada Yang Menjiplak Hasil Desain Ariana, Dan Kali Ini Masalahnya Agak Serius, Untung Saja Ariana Masih Menyimpan Salinan Data Tentang Desain Itu.
"Karena Kamu Yang Memulai Maka Aku Dengan Senang Hati Menyambut!" Gumam Ariana
Setelah Menyelesaikan Pekerjaannya, Ariana Meletakan Kembali Laptopnya Ke Koper. Setelah Itu Dia Kembali Ke Ranjang Dan Ikut Berbaring Bersama Rizal Yang Sedang Tidur.
__ADS_1
"Cepett Sembuh Sayangg" Ariana Mencium Kening Rizal
***
"Kamu Mau Makan Apa ?" Tanya Alex
"Aku Mau Makan Ramen Aja!" Ucap Wanita Paruh Baya
"Yaudah Aku Pesenin Yahh!" Ucap Alex
Wanita Itu Hanya Mengangguk. Adisti Yang Baru Masuk Ke Restoran Itu Berpapasan Dengan Alex
"Alex" Sapa Adisti. "Ehh Dis, Mau Makan Jugaa?" Tanya Alex
"Iyaa, Barengg Yukk" Ajak Adisti
Alex Mematung Sekejap "Emm Gak Bisa Dehh Kayaknyaa Emm" Ucap Alex Gugup
"Kenapa Sih Kok Lo Gugup Gitu!" Tanya Adisti Bingung
Dan Saat Adisti Melihat Ke Arah Meja Yang Terus DiLirik Alex, Seketika Adisti Mematung
"Astagaa Lo Lagi Makan Sama Lin..." Barusaja Ingin Mengucap Mulut Adisti DiBekap Oleh Alex
"Suttt ... Diemm Jangan Keras Kerass!" Ucap Alex
"Wahh Parahh Sih Eluu Mahh, Udah Tau Bos Lagi Bucin Dan Lo Malah Ikut Ikutan Pacaran. Terus Gue Nongki Sama Siapa Kalau Ginii!" Ucap Adisti
"Yaudah Mending Lo Cari Restoran Lainn Yahh, Gue Mau Pacaran Dulu. Awass Jangan Ganggu Gue Ya Lohh!" Ucap Alex Memperingatkan Adisti
"Iyahh Bawell Gue Jugaa Mau Carii Cewe Kalau Kayak Gtu!" Adisti Meninggalkan Restoran Itu
__ADS_1
Ternyata Yang Bersama Alex Adalah Lina, Akhir Akhir Ini Mereka Sedang Dekat. Sebenarnya Mereka Sudah Sering Ketemu Saat Ada Event Di Bali.
"Dasarr Para Bucin, Gue Jomblo Harus Pergi Kemana Inihh!" Gumam Adisti