
Ariana masih berada diruangannya, dia masih bergelut dengan pekerjaannya yang menumpuk. Ariana mengambil ponsel dari dalam tas da melihat pesan masuk dari suaminya
Mas Rizal : Sayang nanti makan siang bareng yah, nanti aku jemput kamu ke kantor yah
Ariana : Iya mas, kamu tinggal ke sini aja. Kerjaan aku masih banyak mas, maaf jadi pesan nya baru aku baca.
Ariana membalas pesan dari suaminya yang mengajak dirinya makan siang. Dia belum sempat melihat ponselnya dari tadi, pikirannya sudah begitu sangat kacau.
"Bu, ini semua data yang ibu minta. Saya juga sudah menyuruh Selena untuk mengurus rapat nanti !" Siska masuk keruangan dengan dokumen ditangannya.
"Yasudah, kamu bantu dia juga yah. Siang ini saya ada janji yah Sis !" Ariana memberitahu asistennya kalau siang ini tidak bisa diganggu karena ada kepentingan.
"Baik bu, kalau gitu saya kembali keruangan !" Siska menutup pintunya kembali, Ariana mulai mengerjakan pekerjaannya satu persatu..
Tiba tiba dia ingat perkataan Adisti, kalau data diri Alice sangat tertutup dan data yang diberikan ke kantor adalah data palsu. Ariana memikirkan cara agar identitas Alice segera terbongkar, dan Ariana akan memberitahukan kehamilannya.
"Sabar ya sayang, mamah bakal jagain kamu dong !" Ariana mengelus perutnya yang masih rata itu.
__ADS_1
Dia mengiangat teman nya Lina adalah seorang hacker handal yang tidak diketahui orang lain.
"Iyah Lina pasti bisa bantuin gue, waktu itu dia juga bantuin gue !" gumam Ariana. Dia akan menghubungi Lina setelah pekerjaannya selesai
***
"Iya bos, saya akan segera dapatkan data proyek itu !". Ucap Alice sedang menelpon seseorang disebrang sana
Adisti mengurungkan niatnya ke kamar mandi saat dia melihat Alice sedang menelpon seseorang di dekat gudang. Adisti bersembunyi dibalik tumpukan kardus kosong.
Setelah Alice pergi Adisti keluar dari tumpukan kardus itu, dia mengikuti langkah Alice kemana. Adisti berhenti di tempat yang jaraknya tak jauh dari ruang File, dia melihat Alice masuk ke sana padahal hari ini pekerjaannya sudah selesai semua.
"Huh.. Untung gue udah nyimpen di lemarinya Selena, kalau disembarangan tempat pasti udah dapet !" gumam Adisti, tapi dia ingat kalau data palsunya ada didalam juga..
Adisti berjalan menuju ruang cctv, dia melihat dari cctv saat Alice mencari dokumen itu. Dia segera menyalin rekaman ini sebelum seseorang menghapusnya dan menghilangkan jejak..
Setelah semua rekaman tersalin ke dalam Flashdick, dia keluar dari ruangan cctv karena perkiraan nya Alice pasti akan menghapus setiap jejaknya. Dia masuk keruangannya dan menyimpannya kedalam brangkas diruangannya.
__ADS_1
Setelah menyimpannya dia kembali ke tempat dimana ia melihat Alice tadi, Adisti mengawasnya kembali. Alice keluar dari ruangan File menyelinap seperti seorang pencuri.
Dugaan Adisti memang benar kalau Alice akan melakukan sesuatu pada Rizal, dia harus mengumpulkan bukti lebih kuat lagi untuk membuat Rizal yakin.
***
Rizal dan Ariana sudah berada direstoran yang tak jauh dari kantor Ariana. "Ayo sayang kamu mau makan apa ?" tanya Rizal dia memberikan buku menu pada Ariana
"Emm aku mau makan ini sama ini... !" Ariana menunjukan beberapa makannan itu pada pelayan, begitupun dengan Rizal dia memesan makanan yang sama .
Mereka menunggu terlebih dahulu pesanan mereka "Sayang kamu sibuk banget yah ?" tanya Rizal.
"Iya mas, kerjaan aku banyak banget. Semoga aja nanti sore selesai !" ucap Ariana
"Iya sayang, kalau ada apa apa kamu bisa hubungi mas yah !" ucap Rizal.
"Iya mas. Nanti sore jemput yah mas, mobil aku dipinjem Lina, katanya sih mau jemput Alex. Nanti sekalian kita kesana !" Ariana meminta suaminya untuk menjemputnya nanti sore.
__ADS_1
"Iya nanti mas jemput kamu yah, soalnya hari ini mas gak banyak jadwal !" ucap Rizal, hari ini jadwal nya kosong, ini alsan kenapa dia mengajak istrinya makan siang bersama .