
Adisti menepikan mobilnya sejenak, dia bingung harus kemana lagi mencari pesanan bosnya. Dia mengeluarkan ponsel dari sakunya dan melihat ada pesan masuk dari Selena.
Adisti tidak kembali membalas pesan itu, dia hanya membacanya saja. Dia terpikir untuk bertanya pada Lina, karena biasanya Lina tau..
Drt.. Drt..
"Hallo Lin ?" ucap Adist
"Iya Ada apa dis ?" tanya Lina dari sebrang telpon.
"Lo tau ga dimana tempat yang jual asinan buat, Ariana lagi ngidam pengen asinan mangga katanya " ucap Adisti menjelaskan apa tujuannya.
"Oh, kalau gak salah sih waktu itu ada dideket Rumah Sakit Permata Bunda. Kalau masih ada sih biasanya sih ada disitu ." ucap Lina
"Okeh, nanti gue telpon lagi yah. Gue nyari dulu pesenan bumil." ucap Adisti
"Okeh." Lina mematikan telponnya. Setelah selesai menelpon Adisti menjalankan kembali mobilnya menuju alamat yang diberikan Lina..
***
__ADS_1
Selena masuk keruangan meeting bersama Siska, mereka akan membahas proyek yang sedang dikerjakan tim Selena.
"Cepet, Rapatnya bentar lagi mulai. Kamu siap siap ya Sel." ucap Siska saat orang orang sudah mulai masuk keruangan rapat
"Baik ." Selena bersiap untuk maju ke depan menjelaskan tentang rencana proyek timnya.
Rapat sudah dimulai, Selena maju kedepan menjelaskan secara rinci dan mudah dimengerti. Dia tidak merasa gugup, dia menjelaskannya dengan sangat lancar.
Setelah beberapa jam akhirnya rapat selesai, semua orang keluar dari ruangan itu termasuk Selena. Dia berjalan menuju kantin untuk makan siang, saat berjalan menuju kantin dia bertemu kembali dengan temannya.
"Andri, kamu mau kemana ?" tanya Selena saat dia berada tepat dibelakang laki laki itu
"Aku juga mau ke kantin, aku baru aja kelar meeting langsung kesini." ucap Selena
"Yaudah ayo kita ngobrol disana. Aku traktir kamu yah karena kamu masih inget aku,." ucap Andri sambil tersenyum kepada Selena
"Kamu kan baru kerja, biar aku aja yang traktir kamu yah." ucap Selena
"Udah ayo kita ke kantin aja dulu." Ucap Andri, Mereka berdua berjalan menuju kantin. Banyak mata yang tertuju pada mereka berdua saat berjalan bersamaan.
__ADS_1
"Kenapa orang orang ngeliatin kita sampai segitunya." ucap Selena heran
"Udahlah mungkin kita emang cocok yakan, buktinya mereka sampai terheran heran. Hahaha." ucap Andri, dia tertawa kecil
"Ishh dasar kamu. Ayo kamu mau makan apa ?" tanya Selena. Mereka duduk saling berhadapan, padahal ini baru pertama kalinya mereka bertemu lagi tapi mereka nggak merasa canggung sama sekali, mereka seperti orang yang sering bertemu setiap hari.
Sambil menunggu makanan mereka bercerita tentang kehidupan masing masing. Waktu sekolah dulu Selena tidak begitu dekat dengan Andri, karena dia dulu sangat pendiam. Sementara Andri adalah orang yang selalu ceria, dia juga sangat pintar.
Siapa sangka mereka akan bertemu dan seakrab ini. Mereka makan terlebih dahulu, setelah itu mereka melanjutkan bercerita nya.
***
"Akhirnya nemu juga nih Asinan mangga, ada ada aja sih lagian bumil ngidamnya. Udah gitu aku pula yang kena." gumam Adisti.
Dia sudah mendapatkan Asinan mangganya dan akan kembali kekantor untuk memberikannya pada bosnya.
Adisti menepikan mobilnya kembali didepan restoran untuk makan siang. Perutnya merasa sangat lapar dan juga dia belum minum kopi pagi ini.
Adisti turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam restoran..
__ADS_1