
Setelah Rizal mandi, kini giliran Ariana yang mandi. "Sayang, itu bajunya udah ada diatas ranjang. Aku mandi dulu yah!" Ariana masuk ke kamar mandi, dia membawa handuk dan juga baju gantinya.
Rizal memakai baju yang dipilih kan Ariana, kemudian dia duduk disofa kamar dan menyalakan TV. Rizal menonton TV sambil menunggu Ariana selesai mandi. Setelah beberapa menit, Ariana sudah keluar dengan pakaian rapih.
Ariana duduk dimeja rias, dia merias wajahnya dengan riasan tipis agar tidak terlihat pucat. Setelah berdandan Ariana turun ke bawah, karena sudah janji pada sang mertua aka membantunya memasak.
Rizal juga ikut turun bersama Ariana, Ariana berjalan ke arah dapur sedangkan Rizal ke Ruang keluarga untuk menonton TV.
Ariana membuka kulkas untuk mengumpulkan bahan bahan yang akan dimasaknya, setelah semua siap Ariana mulai memotong sayurannya.
"Eh sayang kamu udah didapur aja!" ucap sang mertua yang baru datang.
"Ah iya mah, aku baru aja motongin sayur!" ucap Ariana
"Sini mamah aja yang cuci sayurannya, kamu yang masak yah!" ucap Mertuanya. Sang mamah mertua mengambil sayuram dari tangan Ariana, sedangkan Ariana menyiapkan bumbu bumbunya.
"Mah, Gula nya belum direfil yah?" tanya Ariana . "Ah iya , gulanya ada dilaci bawah!" ucap sang mertua.
Ariana langsung mengambil gula diaci bawah dan memasukannya ke wadah..
Setelah beberapa menit mereka begulat didapur, akhirnya masakan mereka selesai juga.
Ariana dan mertuanya memasak Sayur Sop, tempe goreng, tumis kangkung, ikan Asin, Sambal, dan goreng ayam. Masakan sederhana namun nikmat..
Ariana memanggil mertua dan suaminya untuk makan.."Mas , Pah ayo makan dulu. Nanti keburu dingin loh!" ucap Ariana. Mereka mengikuti langkah Ariana menuju meja makan
"Wah Masakannya enak enak nih!" ucap sang papah mertua
"Iya kan ini semua mamah yang masak!" ucap Ariana
__ADS_1
"Enggak kok, mamah cuman cuci sama potong sayuran doang. Ini masakan kamu!" ucap sang mamah mertua
"Masakan istri aku itu emang selalu enak mah, pah. Ayo makan!" Rizal dan mereka semua duduk dikursi masing masing. Ariana mengambilkan Nasi beserta lauknya untuk sang suami tercinta.
"Makasih istriku!" ucap Rizal. "Emm..Pass banget!" ucap Rizal, "Makasih loh mas!" ucap Ariana. Mereka makan dengan tenang tanpa mengeluarkan percakapan, sampai mereka selesai makan..
Setelah selesai makan, Ariana membereskan meja makan dan mencuci piring kotor, Mertuanya sudah melarang namun Ariana tetap ngeyel.
"Udah sayang biar nanti mamah yang nyuci piring, kamu kan udah masak !" ucap sang mertua
"Enggapapa mah kan Ariana gak tiap hari juga kayak gini, mamah tunggu aja disana yah!"ucap Ariana
Akhirnya sang mertua menyerah, Dia berjalan menuju ke ruang tamu dan ikut duduk bersama suami dan anaknya.
"Kemana Ariana mah?" tanya Rizal saat sang mamah ikut duduk
"Dia lagi nyuci piring, padahal mamah udah larang loh!" ucap sang mamah
"Pantesan dia kayak udah biasa banget, bersyukur banget mamah tuh punya menantu kayak Ariana!" ucap sang mamah
"Iya mah, segala bisa ya mah!" ucap sang papah
Ariana datang dengan membawa nampan berisikan teh,dan biskuit. "Nah biar enak ngobrolnya ditemenin sama teh dan biskuit!" ucap Ariana sambil meletakan nampan itu di meja..
"Makasih sayang, ayo sini duduk!" ucap Rizal sambil menepuk sofa
"Kamu gak boleh kecapean sayang, kalau kamu mau apa apa tinggal bilang aja sama mamah!" ucap sang mamah mertua
"Gapapa mah aku udah biasa kok!" ucap Ariana
__ADS_1
"Makasih yah, kamu malah direpotin disini!" ucap sang papah.
"Enggak kok pah!" ucap Ariana.
Mereka Fokus melihat televisi, dan sesekali berbincang, Tak terasa waktu sudah larut malam. Mamah dan papah sudah pergi ke kamar terlebih dahulu. .
"Ayok mas tidur!" ajak Ariana. Rizal mematikan TV dan ikut melangkah menuju kamar. Saat sampai dipintu, Rizal menggendong Ariana masuk ke kamar.
"Mas turunin ih, apaan sih kamu!"ucap Ariana sambil tersipu malu..
"Ayo sayang, dilemari ada kado dari mamah waktu pas pertama nikah. Tapi aku gak ngasih tau kamu, jadi kamu harus lihat sekarang!" ucap Rizal, sambil menurunkan Ariana DiDekat Lemari.
Ariana penasaran, dia membuka lemari itu dan melihat sebuah baju dinas berwarna peach..
"Ini mas?" tanya Ariana sambil mengeluarkan baju itu..
"Iyah sayang, pakek yah sekarang. Plisss!" ucap Rizal sambil memohon pada Ariana.
Ariana berjalan menuju kamar mandi untuk mengganti bajunya, Dan saat keluar dari kamar mandi betapa terpesonanya Rizal.
Tanpa basa basi dia menggendong Ariana dan menjatuhkannya diatas ranjang.
"Mass aduhh, pelan pelan!" ucap Ariana
"Maaff sayang, aku terlalu bergairah. Baju nya sangat pas sekali, membuat kamu terlihat begitu menggoda!" ucap Rizal ditelinga Ariana..
Ariana malu sampai sampai pipinya merah merona, Rizal mulainmelancarkan Aksinya dia mulai meraba raba area sensitif Ariana..
"Mashh pelan!" ucap Ariana.
__ADS_1
Rizal tak mengiraukan perkataan sang istri, karena dia sudah tidak bisa menahan hasratnya.
Pertempuran inti dimulai dengan begitu panas, dan saat mereka sudah sampai dipuncaknya masing masing.. "ughh sayangg" mereka merebahkan tubuh mereka sejenak , sebelum kembali bertempur.. Ariana berada dipelukan sang suami dengan penuh keringat