
Setelah hampir 30 menit mereka di perjalanan, kini tibalah di sebuah Restaurant yang mewah.
" Permisi mas, mba, Mau makan dan minum apa ?" tanya salah satu pelayan yang menghampiri mereka.
" Saya kamu kerang asam manis, dan potato cheese " Pinta Mita pada pelayan itu.
" Dan saya mau minum nya Jus lemon saja " pintanya lagi.
" Mas nya mau makan dan minum apa ?" tanya pelayan itu sopan.
" Saya kopi Bali 1, dan roti bakar 1 ya " Pinta Randi.
" Baik mas, mba, mohon tunggu sebentar " pelayan itu belalu sambil membawa catatan pesanan Randi dan Mita.
Sambil mengobrol hal yang tidak terlalu penting, tiba tiba suara ponsel Randi berbunyi.
" kreeng,...krengg.."
" Iya halo mah " ucap Randi
" Randi, mamah cuman mau bilang, Winda gak jadi datang hari ini, katanya ada pekerjaan mendadak yang harus di selesaikan, katanya Minggu depan baru kesini " jelas Ningsih
" Oh gitu, yasudah mah " jawab Randi singkat karna tidak mau Mita curiga.
" Kamu pulang nya jangan malam malam ya " pinta Ningsih pada putra semata wayang nya itu.
__ADS_1
" Iya bidadari ku, love you " sembari menutup telpon Randi tersenyum, karna merasa senang hari ini bisa seharian menemani kekasihnya Mita.
" Dari mamah ya beb ? " tanya Mita
" Iya " jawab Randi singkat.
" apa kata nya " tanya Mita lagi
" katanya aku jangan pulang malam, karna ada om yang mau datang " jelas Randi berbohong.
Tam berapa lama 2 orang pelayan membawakan makanan serta minuman yang mereka pesan.
" Selamat makan sayang ku " ucap Randi
" Nanti habis makan jalan jalan yuk " Ajak Randi sambil memotong roti di hadapan nya.
" Ayok..." dengan semangat Mita menjawab ajakan Randi dengan di barengi anggukan darinya, karna Mita memang orang yang suka jalan jalan, dan tidak tahan jika harus seharian dirumah.
Kurang lebih 1 setengah jam mereka habiskan waktu di Restaurant itu, akhirnya acara makan mereka telah selesai, Randi pun segera membayar makanan dan minuman yang mereka pesan.
" Kita ke mall saja beb, aku mau liat liat heels dan tas keluaran terbaru " Pintanya pada kekasihnya itu.
" Siap tuan putri " sambil mencubit hidung Mita yang memang mungil dan mancung.
Sesampainya di mall Mita mulai masuk ke toko langganan nya, yang dimana disana semua isinya adalah heels yang bermerk, sambil memilih milih,Randi hanya memperhatikan tingkah kekasihnya itu sembari ikut memberikan masukan kepada Mita, Setelah selesai membeli beberapa heels dan mita pun langsung berpindah toko untuk melihat lihat tas keluaran terbaru, dan juga membeli 2 tas yang menurut nya pantas dengan nya. Randi hanya tersenyum melihat kelakuan Mita yang suka belanja, dan hidup mewah, meski sadar akan kelakuan Mita yang kadang terlewat batas ketika sudah belanja, Randi pun tidak bisa melarang nya untuk tidak melakukan hal tersebut, selain rasa sayang dan cinta pada kekasihnya, Randi juga menghindari pertengkaran di antara mereka.
__ADS_1
" Sayang, besok malam mamah dan papah mengundang kamu dan mamah Ningsih makan malam " terang Mita sambil berjalan menuju parkiran mobil.
Dimas yang mendengar hal itu menjadi tak karuan dan juga senang, dia sekaligus akan berniat melamar Mita pada malam itu, berharap Ningsih tidak akan menjodoh jodohkan nya lagi dengan Winda. itulah harapan Randi ketika Mereka makan malam bersama.
setelah mengantar Mita sampai depan rumah nya yang cukup besar, Randi segera pulang kerumah karna rasanya ingin cepat cepat memberi tahu kepada Ningsih tentang ajakan orang tua Mita.
" Mah..mamah " panggil Randi setiba dirumah.
" Ibu ada di atas den " terang mbok Mina.
Randi bergegas menaiki lantai anak tangga untuk menghampiri Ningsih.
" Mah.." Randi membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu.
" Mah, Randi ada kabar baik buat mamah " terang nya
" Kabar baik apa ?" tanya Ningsih penasaran.
" Besok malam kita di undang makan malam di rumah nya Mita mah " terang Randi lagi
" nggak randi, mamah kan sudah bilang, mamah nggak suka sama Mita " jawab Ningsih dengan nada sedikit sinis.
" Mah, sekali ini saja mah, kan Randi sudah menuruti kemauan mamah untuk jemput Winda "
Mendengar hal itu Ningsih jadi tak tega kepada puteranya itu, dan dengan berat hati dia mengiyakan permintaan putranya untuk makan malam di rumah Mita.
__ADS_1