
"Pagii Mahh" Heryanto Menghampiri Sang Istri Yang Sedang Duduk Di Sofa
"Pagii Pahh, Mamah Bikinin Kopinya Dullu Yahh!" Sang Istri Berjalan Menuju Dapur.
Beberapa Menit Kemudian."Inihh Pahh Kopinya" Titi Menaruh Kopinya Di Atas Meja.
"Makasih.Mah Katanya Rizal Sama Ariana Nginep Disinii?" Tanya Heryanto
"Iyahh, Mungkin Mereka Masihh Tidurr Pahhh" Ucap Titi Dengan Santai, Berbeda Dengan Sang Papah Yang Tak Melihat KeBeradaan Mobil Sang Anak
"Tapii Mobilnya Gak Ada DiDepan Loh Mah!" Ucap Heryanto.
"Masaa Sihh Pahh? Bentar Deh Mamah Cek Dullu Ke Atas Yahh Pahh" Titi Berjalan Menaiki Tangga Menujju Kamar Rizal
Tokkk.. Tokk...
Ariana Yang Masih Terlelap Karena Semalam Dia Tidak Bisa Tidur. Mendengar Suara Pintu DiKetuk Ariana Membuka Matanya, Mencari Keberadaan Sang Suamii Namun Tidak DiTemukan.
Ariana Berjalan Menuju Pintu "Ahh Mamah, Maaf Mah Aku Kesiangan!" Ucap Ariana
"Gak papa Sayang, Mamah Boleh Masuk Gak Rin?" Tanya Titi Pada Menantunya
"Boleh Mahh Ayoo Masukk!" Ariana Membawa Titi Ke Arah Sofa
"Ada Beberapa Hal Yang Mau Mamah Tanyainn Sama Kamu Rin!" Ucap Titi
"Iyaa Mah Mau Nanya Apa?" Ariana Jadi Bingung Dengan Mertuanya Yang Tiba Tiba Ingin Bertanya Sesuatu
"Sebelumnya Mamah Minta Maaf Sudah Menjodohkan Kamu Dengan Rizal, Mamah Hanya Ingin Rizal Berubah. Tapii Ternyata Itu Malah Membuat Mamah Merasa Bersalah Menikahkan Wanita Sebaik Kamu, Dengan Anak Seperti Rizal" Titi Menangis DiHadapan Ariana
Ariana Bingung Harus Menjawab Apa, Apakah Harus Jujur Dengan Keadaan Rumah Tangga Nya Saat Ini. "Mahh Sudahlahh Jangan Terlalu DiPikirkan Nanti Mamah Sakit Yahh. Ariana Gapapa Ko, Ariana Akan Belajar Menerima Semua Sikap Rizal Ke Ariana" Ucap Ariana.
Titi Sangat Sangat Beruntung Memiliki Menantu Seperti Ariana. Mereke Berpelukan, Tanpa Mereka Sadari Heryanto Mendengar Pembicaraan Mereka.
Titi Melepas Pelukannya "Kamu Tau Rizal Kemana ?" Titi yang Baru Sadar Kalau Anaknya Tidak Ada Dikamar
"Semalam Temenya Nelpon Katanya Lagi Sakit Mah, Butuh Ditemenin. Jadi Mas Rizal Pergi Semalam, Asistennya Juga nyariin Semalem!" Ariana Berkta Jujur Kepada Sang Mertua
"Kamu Tau Nama Temannya?" Tanya Titi.Setelahh Mendengar Pertanyaan Titi, Ariana Harus Jujur Atau Tidak.
"Emm.. Aku Kurang Tau Namanya mah!" Ariana Berbohong, Takutnya Rizal Akan Dimarahi Habis Habisan.
"Yaudahh, Ayoo kamu Mandi. Mama Tunggu DiBawah yaa Rinn!" Titi Mengusap Bahu Ariana
"Iyamah , Bentar Lagi Ariana Turunn Kok!" Ariana Tersenyum
Titi Beranjak Dari Kursi, Berjalan Menuju Ruang Tamu. Menemui Sang Suaminya Yang Sedang Duduk.
"Aku Udah Bener Bener Capee Nguruss Diaa Mas!" Titii Menangis DiPelukan Sang Suamii, Heryanto Hanya Bisa Menenangkan Sang Istri.
****
" Ughhh... Dimanaa Aku?" Rizal Barusaja Bangun Dari Tidurnya
"Kamu Ada DiKontrakan Aku Zal!" Ucap Henii, Dia Merasa Puas Karena Telah Membuat Rizal Menginap DiTempatnya.
"Aku Harus Pulang Dullu" Rizal Bangkit Mencari Ponselnya.
"Kamu Gak Mau Sarapann Dullu!" Tanya Henii
"Enggak Usah, Kamu Udah mendingan kan ?" Tanya Rizal
"Masih Pusing Sihh, Tapi Gapapa kalau Kamu Mau Pulang!" Rizal Duduk Kembali Memegang Dahi Henii
"Padahal Udah Gak Demam Lohh!" Rizal Malah Teringat Pada Ariana Yang Saat Sakit Selalu Manja
"Kamu Tinggal Sebentar Lagi Disini Yahh!" Ucap Henii
Rizal Berpikir Sejenak, Tapii Dia Kembalii Meletakkan Jasnya DiSofaa.
"Kenapa Hpnya Matii Padahal Batrenya Masih Full" Rizal Bergumam Dalam Hatii
Saat Ponselnya DiNyalakan, Banyak Notif Darii Adisti
Adisti:[Nyesel Gue Bawa Dia Balik, Tau Gini Mending Gak Kemaren Kemaren]
Mamah: [Nyesel Itu Belakangan, Jangan Salahin Siapapun Kalau Nanti Dia Ninggalin Kamu Zal, Mamah Udah cape Ngadepin Kamu]
__ADS_1
Rizal Membaca Pesan Dari Sang Ibu Dan Asistennya Yang Membuatnya Terpaku Seketika.
"Pesan Dari Siapa Zal ?" Henii Penasaran Siapa Yang Mengirim Pesan, Yang Membuat Rizal Langsung Terdiam.
"Mamah Sama Asisten Saya !" Ucap Rizal Tanpa Menoleh ke Arah Henii
****
"Mahh,Pah Mau Makan Apa? Hari Ini Aku Yang Masakin yahh!" Ariana Yang Baru Turun Mengahampiri Sang Mertua Yang Sedang DiRuang Tamu
"Kamu Dah Mandi Rin?" Tanya Sang Mertua
"Udahmahh" Ariana Ikut Duduk DiSofaa
"Mamah Lagi Pengen Soto Nihh Rin, Bolehkann?" Tanya Titi
"Boleh Lah Mah, Aku Bikinin Yahh!" Ariana Beranjak Dari Ruang Tamu Menuju Dapur.
Setelah Semua Bahan Bahannya Terkumpul, Ariana Mulaii Memasak.
"Kayaknya Aku Jangan Terlalu Berharap Deh Sama Dia, Buktinya Dia Gak Ada Ngabarin Sama Sekalii" Gumam Ariana Dalam Hatii
Setelah Setengah Jam Memasaka, Soto Buatan Ariana Sudah Siapp Dimakan.
"Wahh Harum Bangett Rin,Bikin Laparr Dehh!" Ucap Heryanto
"Hehe Ayoo Mahh, Pahh Makann Dullu. Sotonya KeBuru Dingin Loh!" Ucap Ariana
Titi Dan Heryanto Langsung Menyantap Soto Buatan Ariana. "Wah Enaak Bangett Rinn Sotonyaa, Kamuu Tuhh Yangg Emangg Paling The Best" Ucap Titi
"Iyaa Mahh, Gak Salahh Pilihh Menantu Kita Ya Mahh!" Ucap Heryanto.
Mereka Makan Dengan Sangat Lahap. Tiba Tiba Rizal Datang Dengan Wajah Kusutnyaa, Kedua Orangtuanya Tidak Menghiraukan Keberadaan Rizal
Setelah Rizal Membaca Pesan Sang Mamah, Dia Memutuskan Untuk Pulang KeRumah.
"Baru Pulang Mas, Gimana Temennya Udah Sembuh ?" Tanya Ariana
"Iyahh Udah Mendingan Ko!" Ucap Rizal
"Yaudah Ayoo Makan Dullu Mas!" Ariana Mengajak Rizal Makan
Ariana Tak Menghiraukan Rizal, Dia Kembali Ke Meja Makan Melanjutkan Makannya.
"Biar Mamah Ajja Yang Cuci Yahh Rin!" Titi Membantu Ariana Membereskan Piring..
"Gak Usahh Mah, Ini Biar Ariana Ajja Yahh, Mamah Sama Papah Nonton Tv Ajja Yahh!" Ariana Membawa Piring Kotor Ditangan Titi..
Titi Hanya Bisa Menghela Nafas, Kenapa Menantunya Sangat Baik, Bahkan Menutupi Kebohongan Suaminya.
Rizal Mengambil Pakaian DiLemari Dan Meletakannya Di Atas Ranjang. Sebelum Mandi Dia Mengehela Nafas Panjang, Rasanya Banyak Yang Mengganjal DiHatinya.
Setelah Beberapa Menit Rizal Sudah Selesai Mandi Dan Berpakaian. Ariana Masuk Ke Kamar Membawa Segelas Jus Jeruk.
"Aku Bawain Kamu Jus Jeruk DiMinum Yahh, Akuu Pulang Duluan. Kamu Gak Usah Anter Aku" Ariana Pergi Membawa Tasnya Tanpa Menunggu Rizal Membalas Ucapannya. ..
"Rinnn" Ucap Rizal. Namun Ariana Terus Berjalan Tanpa Menoleh Ke ArahNya.
....
"Mahh , Pahh Ariana Pulang Duluan Yah, Katanya DiButik Ada Masalah Mah. Aku Akan Sering Nginep Disinii Ko" Ucap Ariana
" Padahal Mamah Sama Papah Masih Kangen Kamu Lohh Rinn. Kamu Di Anter Mang Yahya, Jangan Nolak!" Ucap Sang Mertua
"Iyaa Mahh, Pahh. Aku Pulang Dullu Yahh!" Ariana Bergegas Masuk Ke Dalam Mobil, Rizal Hanya Melihatnya Darii Jendela Kamar. ..
Mengusap Kasar Wajahnyaa.
***
"Mangg Anterinnya Ke Butikk Ajahh Ya, Gausah KeRumahh!" Ucap Ariana Dengan Ramah
"Baikk Neng, Kita Berangkatt Sekarangg!" Mobilnyaa Mulai Berjalan Keluar Dari Halaman Rumah Yang Sangat Besar Itu.
Ariana Menyandarkan Tubuhnya Ke Jok Mobil, Merasa Hari Harinya Sangat Lelah, Ariana Memejamkan Matanya.
Setelahh Beberapa Menit Berlalu, Mereka Sampai Di Butiik. " Makasihh Yaa Pak" Ucap Ariana "Masama Neng, Saya Pulang Lagi Yah!" Mang Yahya Kembali Ke Rumah Mertuanya
__ADS_1
***
"Kamu Mau Pulang Zal?" Rizal Yang Baru Turun Dari Kamarnya DiKagetkan Dengan Suara Sang Mamahnya
"Ahhh Iyaa Mah. Ada Apa?" Tanya Rizal. "Inii Tadi Bajunya Ariana Ketinggalan Cuman Mau Nitipp" Ucap Sang Mamah
"Ahh Iyy"... Drtt... Drtt...
Rizal Melihat Panggilan Masuk Dari Heni, Sang mamah Sudah Tau Panggilan Itu Dari Siapa. Titi Berlalu Dari Hadapan Sang Anaknyaa, Tanpa Memperdulikannya.
Dalam Hati Rizal Merasa Bersalah Karena Tidak Pernah Mendengarkan Perkataan Orangtuanya.
Henii : [Kamu Dimana ? Katanya Mau Makan Siangg?]
Rizal :[Aku Brngkat Skrangg]
Rizal Berjalan Meninggalkan Rumah Orangtuanya, Menuju Ke Kontrakan Henii.
Rencannaya Mereka Akan Makan DiRestoran Bintang Timur Siang Inii
***
Drtt... Drtt... Telpon Ariana Berdering, Ariana Berharap Rizal Yang Menelponnya, Namun Ternyata Bukan.
"Hallo Rin, Ayoo Makan Siang, Aku Traktir Yuu. Aku Abiss Dapett Tender Nihhh.Aku Jemput Yahh" Dinar Mengajak Ariana Makan Siang Karena Mendapat Proyek Besar.
"Wahh Beneran Nihh, Yaudah Aku Lagii DiButikk Nihh. Kamu Jemputnya Ke Butik Yahh!" Ucap Ariana
."Yaudah Aku Otwe Nihh!" Dinar Mematikan Telponnya.
Setelah Beberapa Menit Dinar Datang Menjemput Ariana DiButik. "Rinn Ayo, Udah Siapp?" Tanya Dinar. "Udahh, Ayo Brangka" Ariana Dan Rizal Pergi Ke Sebuah Restoran Yang Tak Jauh Dari Kantor Suaminya.
"Sebentarlagi Kita Sampe, Ini Tuhh Restoran Temen Aku Rin" Ucap Dinar
"Ohhh Yahhh?" Tanya Ariana
Dinar Mengagukkan Kepalanya, Mengiyakan Kata Katanya.
Setelah Beberapa Menit Mereka Sudah Sampai DiRestoran. "Kamu Mau Pesenn Apaa ?" Tanya Dinar
" Mba Aku Mau Jus Jeruk 1, Spagetti Bolognes Nya Satu, Silky Pudingnya 1, Udah Itu Ajja Mba" Ariana Memesan Beberapa Makanann
"Saya Mau Nyobaa Kayak Kamuu Dehh, Samainn Ya Mbaa" Ucap Dinar Pada Pelayan.
****
"Kamu Mau Makan Apa Hen ??" Rizal Dan Henii Baru Saja Tiba Direstoran
"Aku Mau Yang Kayak Biasa Ajja Dehh". Ucap Henii
"Mbaa Saya Mau, Nasi Goreng Nyaa 1, Sotoo 1 2 Jus Jeruk.Udah Itu Ajja Mbaa" Pelayan Itu Pergii Mengambill Pesanan.
"Sayangg Bukannya Itu Istrii Kamu Yahh" Ketika Heni Melihat Kesekitar, Heni Menemukan Ariana Dan Dinar
"Emm... Kayaknyaa Iyaa Dehhh!" Rizal Acuh Tak Acuh, Padahall Hatinya Ngerasa Gelisah Ngeliat Ariana Sama Cowok Lainn.
Saat Ariana Akan Keluar Restoran Ariana Melihat Rizal Dengan Henii.
"Wahh Pak Rizal, Sedang Makan Siang Pa" Dinar Yang Melihat Rizal Langsung Menyapanyaa.
" Hmmm Iyaa. " Rizal Sekilas Melirik Ke Arah Ariana Yang Hanya Diam. " Saya Sama Ariana Duluan Yah Pak" Rizal Dan Ariana Pergii Darii Hadapan Rizal, Ariana Nampaknya Kesal Dengan Rizal.
Setelah Pulang Dari Restoran Di Antar Dinar. Ariana Memutuskan Untuk Tidur Siangg, Karena Semalam Dia Kurang Tidurr.
****
Rizal Mengantarkan Heni Pulang, Sedari Tadi Rizal Hanya Melamun Entah Memikirkan Apaa.
Setibanya DiRumah Rizal Mencari Keberadaan Sang Istrinyaa " Berani Beraninya Dia Jalan Sama Cowok" Gumam Rizal Yang Setengah Emosii Dan Cemburu.
" Dimana Ariana Bi?" Tanya Rizal.
"Dikamarnyaa Pak!" Rizal Berjalan Menuju Kamar Istrinya
Cklek....
Ariana Sedang Terlelap, Rizal Yang Melihatnya Seketika Terdiamm. " Lagii Tidurr Ajja Kamuu Cantikk" Gumamnya Dalam Hatii.
__ADS_1
Rizal Mendekat ke Arah Ariana, Membenarkan Posisi Tidurnya, Rizal Merasa Tak Enak Dengan Ariana, Padahall Dia Istrinyaa. Rizal Mngecup Kening Ariana Dan Mengusap Pelan Rambutnya. Rizal Ikut Membaringkan Tubuhnyaa Di Sisi Ariana.