
"Kamu udah siap Rin ?" tanya Lina saat dirinya sudah siap berangkat
"Bentar yah, aku nelpon dulu Rizal !" ucap Ariana dari dalam kamar.
Drt.. Drt...
"Mas udah berangkat ?" tanya Ariana saat Rizal mengangkat telponnya.
"Baru berangkat, kenapa sayang ?" tanya Rizal
"Enggak, hari ini aku ada acara sama temen, aku izin yah !" ucap Ariana,
"Iyah " .. Tut .... Ariana langsung mematikan sambungan telponnya, padahal suaminya belum selesai bicara.
Dia keluar dari kamar dengan sempurna "Wow cantik banget lo yaampun !" Ucap Lina saat Ariana keluar dari kamar.
Ariana menggunakan gaun berwarna pink muda yang senada dengan kulit putihnya, dia juga memakai healls membuatnya menjadi sedikit lebih tinggi.
"Yu berangakat !" Ajak Ariana, mereka berjalan keluar dari Apartemen. Disepanjang perjalanan menuju keluar, banyak mata yang menatap Ariana karena kecantikannya.
"Wah banyak banget yang liatin lo tuh, sahabat gue ini emang paling cantik sih !" Ucap Lina mencoba menggoda sahabatnya itu.
"Apaan sih, yang ada mereka liatin lo tau !"Ariana merasa malu karena banyak mata memandang mereka.
Mereka buru buru masuk kedalam mobil, mereka mengguankan mobil milik Lina, sedangkan mobil Ariana disimpan disana.
"Yuhuu... Kita pesta !" Teriak Lina dan langsung menjalankan mobilnya menuju tenpat pesta.
"Sebenarnya sih ini bukan terlalu ke pesta pribadi yah, tapi kayaknya ini pesta bisnis gak sih ?" tanya Ariana
"Iya juga sih, kan dia baru balik lagi kesini. Lebih tepatnya sih nyari koneksi lagi yakan ?" ucap Lina mengungkapkan pemikirannya.
"Ya begitulah, kita lihat saja nanti !" Ucap Ariana. Lina mulai fokus kembali menyetir, dan Ariana menyalakan musik.
"Kenapa ini lagu galau semua sih ?" ucap Ariana merasa kesal
"Lah kan emang itu lagu kesukaan gue tau !" ucap Lina.
"Kenapa gak suka lagu dangdut aja gitu ?" ucap Ariana
"Ini ada langu dangdut, mau denger ?" tanya Lina
"Iyah, dari pada harus galau, mau ngegalauin apa coba gue ?" ucap Ariana
Lina memutar musik dangdut favoritenya, Ariana merasa lebih baik karena mereka bernyanyi dan tertawa bersama didalam mobil.
***
"Alice, kamu tetap berada disamping saya ya, jangan kemana mana !" Ucap Rizal saat mereka tiba dipesta
"Baik pak !" Ucap Alice. Mereka berdua turun dari mobil dan berjalan dikarpet merah.
__ADS_1
"Bukannya itu pak Rizal yah, kenapa gak sama istrinya yah ?" ucap seorang lelaki
"Iyah, itu siapa lagi ?" Banyak orang yang sudah tau dengan hubungan Ariana dan Rizal.
Mereka membicarakan Rizal karena tidak datang bersama sang istri, melainkan bersama orang lain .
"Hallo, saya Rangga pemilik acara ini. Kamu Rizal suaminya Ariana kan ?" ucap Rangga mengajak berkenalan
"Hallo saya Rizal, ini Sekertaris saya Alice !" Ucap Rizal saling menjaba tangan. Setelah itu mereka berbincang bincang.
Ariana dan Lina akhirnya sampai dipesta, seseorang langsung melapor kepada Rangga kalau tamu VIP nya sudah datang.
"Saya permisi dulu, kalian sangat serasi !" Ucap Rangga saat akan pergi..
Rizal mengirimkan pesan pada Adisti, untuk mengawasi Ariana, dia ikut keluar melihat apakah itu istrinya atau bukan...
Lina turun lebih dulu dan membukakan pintu untuk Ariana. Semua orang melihat ke arah mobil dan mereka terpukau saat Ariana keluar dari mobil..
"Wow.. Bukannya itu Ariana !" "Wah Cantik banget !" "Wah Bidadari dari mana tuh !" ucap para tamu undangan, mereka memuji kecantikan Ariana.
"Mari tuan putri !" Rangga menjulurkan tangannya saat Ariana keluar dari Mobil
"Terimakasih pangeran !" ucap Ariana sambil tersenyum, membuat hati Rangga semakin deg degan.
"Wah serasi banget mereka yah !" "Wah kenapa dulu mereka gak nikah aja yah !" ucap para tamu undangan, Rizal kesal saat mendengar pembicaraan para tamu undangan..
"Suami kamu ada disini juga loh ?" ucap Rangga saat mereka duduk dikursi yang telah disiapkan
"Loh, kamu udah tau ?" Ucap Rangga
Ariana hanya bisa menghela nafas kasar, Lina mencoba menenangkannya kembali.
Sementara Rangga bangkit dari duduknya dan menyapa beberapa investor kaya, untuk meningkatkan kerjasamanya.
"Gue pergi dulu bentar yah !" Ucap Rangga, dan meninggalkan mereka berdua.
***
"Dis, Baru dateng ?" tanya Rizal saat melihat Adisti yang baru muncul
"Iya tadi selena demam !" ucap Adisti
"Ariana udah ada didepan, lo bantuin gue yah awasin dia !" ucap Rizal.
"Bos orang orang udah pada tau kalau suaminya Ariana itu bos, Bos yang ada kalau saya yang ngawasin mereka bisa aja nyangka kalau kalian udah pisah. Apalagi dalam satu acara tapi tidak bersama, semua orang akan bertanya tanya !" ucap Adisti
Rizal mencerna kembali apa yang dikatakan Adisti, dan ada benarnya juga ucapannya. Kemudian Rizal memikirkan kembali apa yang harus dilakukkan nya.
"Okeh untuk kali ini saya bakal ngawasin Ariana, tapi cuman mengawasi yah !" ucap Adisti. Dia masuk kedalam dan mencari keberadaan Ariana duduk.
"Aneh banget,punya istri speak Bidadari disakitin terus. Kalau udah gak ada baru tau rasa deh !" gumam Adisti.
__ADS_1
"Hey dis, kebeteluan banget loh disini !" ucap seorang laki laki yang baru menghampirinya.
"Eh Bro, disini juga yah !" ucap Adisti
"Iya, ini nemenin bokap gue. Lo sendirian ?" tanya Laki laki bernama Bara itu
" Temen gue lagi ketoilet tadi !" Ucap Adisti, padahal dirinya pergi sendirian kesini.
"Oh kirain sendiri, lo masih kerja sama Rizal kan ?" tanya Bara
"Iya masih !" ucap Adisti.
"Bukannya yang pakek gaun pink itu istrinya Rizal kan ?" tanya Bara semakin penasaran
"Iyah, dia Ariana !" Ucap Adistk sambil melihat ke arah Ariana.
"Kenapa mereka gak pergi bareng ?" tanya Bara semakin jauh
"Gue gak tau juga sih. Tadi bos gue sama sekertarisnya, sedangkan Ariana kan tamu VIP !" ucap Adisti.
Mereka berdua berbincang lumayan lama, sampai acara inti dimulai mereka baru berhenti berbicara.
"Para Tamu Undangan Yang Terhormat, acara akan segera dimulai !" ucap MC
Para tamu undangan mulai menduduki kursi merekka masing masing.
"Terimakasih semua yang telah hadir malam ini. Saya senang anda semua mau datang kesini, hanya untuk sekedar hidangan kecil.
Kali ini saya merayakan kepulangan saya kembali dari Jerman, dan saya akan menetap kembali disini..
(Suara tepuk tangan)
Baik, hari ini saya kedatangan dua orang special dalam hidup saya.
Dua orang ini menemani perjalanan bisnis saya, mereka berjuang bersama sama dengan saya sampai kita bertiga mencapai kesuksesan.
Terimakasih untuk Ariana dan Lina pada malam ini yang sudah memenuhi undangan dari saya.
(Tepuk tangan) ".
Ariana sangat antusias melihat sahabatnya yang sudah sukses sekarang, dia ikut bahagia melihat kebahagian sahabatnya itu.
Ariana dan Lina naik kepanggung bersama untuk berfoto..
Rizal melihat Ariana naik kepanggung, membuat semua orang melihat kecantikan sang istri.
"Bukannya itu istri bapak yah, caper banget dia.. Pake naik ke atas panggung segala. " ucap Alice menambahkan api pada Rizal membuatnya semakin merasa cemburu.
"Ada yang gak beres nih sama cewek !" gumam Adisti, saat melihat Alice berbisik sesuatu pada Rizal dan seketika wajah Rizal berubah..
Adisti bersiap siap untuk menahan Rizal, takutnya dia akan nekat dan membuat Ariana semakin marah padanya.
__ADS_1