
Winda penasaran dengan hadiah yang di berikan Randi, sambil menyelesaikan pekerjaan rumah nya, tiba tiba Randi turun menggunakan celana pendek selutut dan kaos oblong berwarna putih.
" Loh kamu mau kemana mas ? " tanya winda.
" Aku mau beli makan dulu, kamu gak usah ikut, nanti selingkuhan aku cemburu liat kamu " jawab nya sambil bercanda
" oh kamu sekarang punya cewek lain , pantesan mandi nya cepat banget " jawab Winda dengan kesal.
" Hehe... gak ah, kamu gampang banget aku godain, yaudah aku berangkat dulu, kamu mending mandi dan jangan lupa buka hadiah aku, sama dandan yang cantik ya " bisik Randi di telinga Winda.
__ADS_1
Mendengar perkataan suaminya itu, Darah Winda mulai berdesis , Dan dia mulai kembali mengingat hadiah Randi. Setelah selesai melakukan pekerjaan nya, Winda mulai menaiki anak tangga dan akan melakukan acara mandinya, badan nya yang sudah bau keringat, karna melakukan aktivitas dirumah mewah itu seharian.
Winda mulai melakukan acara mandi nya dan dia kembali mengingat muka genit Randi saat mengakatan untuk menyuruh dirinya berdandan. Winda memang gadis mungil yang cantik alami, tapi bukan berarti dia tak bisa memoles make up ke muka nya.
Setelah selesai mandi, Winda mulai merias muka putih nya, dia menggukan bedak yang masih senada dengan warna kulit nya, menggunakan lipstik berwarna nude dan menggunakan blush on sebagai pelengkap, sambil memandangi wajah nya di cermin, sesekali dia tersenyum malu melihat dirinya sendiri, Winda mengeringkan rambut nya dan menguncir nya tinggi, karna itu adalah tampilan favorit Randi. tak lupa dia tambah nya wewangian di bagian leher dan badan nya. Setelah selesai dengan seluruh badan nya, Winda kembali tertuju pada kotak hitam yang di bungkus dengan Pita berwarna kuning itu. dengan masih menggunakan handuk, dia membuka kotak tersebut, karna dia ingat Randi menyuruh nya membuka bingkisan itu setelah selesai mandi.
Dengan penuh rasa penasaran, Winda membuka kotak hitam itu, dan Winda sangat terkejut dengan apa yang ada didalam kotak itu. Itu adalah sebuah Lingerie berwarna Merah cerah, lengkap dengan pakaian dalam nya, dia tak pernah menduga bahwa Randi akan memberikan nya hadiah seperti itu, Dan Winda mulai bingung bagaimana dia bisa berpakaian seperti ini dihadapan Randi. Tapi Winda tak mau menyia nyiakan kebaikan Randi, bagaimanapun juga ini adalah hadiah pertama dari Randi, entah bagaimana nanti malu nya dia, dia harus tetap memakainya.
" Tok tok tok.. Win aku udah pulang "
__ADS_1
Tak terdengar suara istrinya itu, Randi tersenyum membayangkan betapa gemas nya muka Winda saat tersipu malu di hadapan nya ketika memakai hadiah darinya.
Randi meletakkan makanan yang ia beli di atas meja makan. dan dia mulai menaiki anak tangga untuk menuju kekamar nya.
" tok tok tok.. win, aku boleh masuk gak ?" sengaja Randi bertanya untuk menggoda Winda.
" Iii..iyaa masuk aja mas " jawab Winda tergagap.
Saat Randi masuk, Winda menutup tubuh nya menggunakan selimut karna merasa malu yang luar biasa.
__ADS_1
" Kamu kenapa ? kedinginan ? kok pake selimut " goda Randi sambil mendekati Winda.
Winda hanya menutup matanya dan terasa tangan Randi mulai melingkar di pinggang nya, sambil berusaha melepaskan selimut yang melekat pada tubuh Winda.