JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Part 8


__ADS_3

Randi dan Winda juga akan segera beristirahat. sekarang Winda tidak lagi menginap di kamar tamu, melainkan tidur dikamar Randi.


" Randi, kamu ajak Winda istirahat ya yak, pasti dia capek " pinta Ningsih


Randi hanya menjawab dengan senyum tipis terpaksa di bibir nya.


" Malam ini kamu tidur di kasur, dan aku tidur di sofa " jelas Randi pada Winda


" Jangan mas, biar aku saja yang tidur di sofa, kamu tidur di kasur " Ucap Winda dengan penuh senyum ikhlas.


" Terserah kamu, yang penting kamu tau, aku gak bakal tidur 1 kasur sama kamu, sampai kapan pun. camkan itu " tukas Randi kasar.


Winda hanya membalas dengan senyuman. Ke esokan paginya, Winda sudah membantu mbok Mina untuk menyiapkan sarapan, gadis cantik itu hanya memakai daster rumahan dengan rambut tergerai sepinggang.


" Loh Winda, kamu udah bangun nak, kamu istirahat saja biar mbok Mina yang siap kan sarapan " ucap Ningsih sambil menuruni anak tangga.


" Gapapa mah, Winda udah biasa kok " sambut Winda dengan penuh senyum.

__ADS_1


" Randi mana ? " tanya Ningsih pada Winda


" Belom bangun mah, masih di kamar " nanti Winda panggil buat sarapan.


" Yasudah kita sarapan bareng, kamu panggil Randi yak " pinta Ningsih lagi.


Winda melepas celemek berwarna hijau muda itu dan mulai menaiki anak tangga untuk memanggil Randi yang kini menjadi suaminya.


" Mas ..mas ayo bangun, mamah udah nunggu di bawah buat sarapan " ucap Winda lembut sembari menyentuh pundak Randi.


" emmhhh...kamu duluan saja, aku masih ngantuk " jawab Randi sambil menarik selimut dan memeluk guling.


Pagi itu Ningsih berniat mengajak Winda untuk jalan jalan ke mall terdekat dari rumah mereka, Winda pun menyetujui permintaan mertuanya itu.Sebelum pergi, Winda membawakan sarapan di atas nampan, dan kopi susu jahe buatan nya untuk di antar kekamar Randi.


" Ayo mah kita berangkat, Winda udah siap " ajak Winda pada Ningsih


Ningsih yang sudah siap dan menunggu Winda di ruang tengah pun bergegas mengangkat badan nya, mereka pergi ke mall hanya untuk sekedar jalan jalan dan Ningsih berniat akan makan siang di Restaurant yang ada di mall, untuk memperkenalkan Winda pada teman teman arisan nya.

__ADS_1


" Winda, kita ketemu temen temen mamah dlu yak, baru nanti belanja " ucap Ningsih


" Iya mah, Winda ngikut aja "


Dari kejauhan sudah terlihat beberapa orang wanita paruh baya yang sudah duduk di kursi rastaurant sambil berbincang bincang, ada banyak berlian dan emas yang berkilauan di badan mereka, saat sampai disana, Ningsih langsung memperkenalkan menantu kesayangan nya itu. karna teman teman Ningsih tak dapat hadir pada acara pernikahan Randi dan Winda.


" Halo jeng... " Sapa Ningsih


" Hai jeng, " jawab salah satu teman nya.


" ciye bawa menantu jalan jalan, sekarang sudah gak sendirian lagi , udah gak perlu kita lagi nih kayak nya " tukas yang lain


" Ah gak jeng, ini kenalin menantu saya, Winda namanya, cantik kan " puji Ningsih pada Winda membuat dia tersipu malu dan hanya tersenyum manis.


" Kalo ini mah cocok sama Randi, Randi nya ganteng, istrinya cantik mungil gini, Aduh gak kebayang nanti anak nya secantik dan seganteng apa yakan jeng "


" Iya bener ya jeng " sambung yang lain

__ADS_1


Setelah kurang lebih 1 jam mereka berbincang, Ningsih pamit dan akan mengajak Winda berbelanja.


__ADS_2