JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Bab 22. Cinta Yang Rumit


__ADS_3

Setelah Sampai DiKantor Rizal Bertemu Dengan Adisti, Mereka Berjalan Berdua Menuju Ruangan Rizal.


"Bos Kayaknya Ada Yang Aneh. Gak Seperti Biasanya?" Adisti Yang Merasa Heran Dengan Bosnya Berprilaku Tak Seperti Biasanya.


"Nantii Gue Cerita DiRuangan Ajja!" Ucap Rizal.


Setelah Sampai Diruangan Rizal, Mereka Berdua Duduk DiSofaa. Baru Saja Rizal Ingin Bercerita


Tokk tok...


"Masukk" Ucap Rizal, Ternyata Heni Membawa 2Gelas Kopi. "Inii Pak Kopinya" Ucap Henii


"Saya Lagii Suka Minum Susu" Ucap Rizal


"Yaudah Taruh Ajja Kopinya, Silakan Keluar !" Ucap Adisti.


Heni Menghentakan Kakinya Saat Berada DiLuar Ruangan, Karena Kesal.


"Boss Sejak Kapann Lu Suka Susu Sihh?" Adisti Merasa Aneh Dengan Sikap Sang Boss


"Sejakk Semalam Gue Minum Susu Tanpa Merek!" Ucap Rizal Tanpa Ragu, Membuat Adisti Mengangah.


"Wowww .... Apakah Aku Tidak Salahh Dengarr Boss?" Adisti Masih Merasa Tidak Percaya Dengan Bosnya.


"Aku Tidak Akan Melepaskan Dia Kali Inii, Dia Benar Benar Berbeda!" Ucap Riza


"Aku Percaya Bos Dia Bisa Meluluhkan Bos Ku Yang Satu Iniihh" Ucap Adisti Percaya Diri.


"Akuu Tidak Bisa Membayangkannya Lagii, Rasanyaa Aku Mau Terbangg Dis. Dia Benar Benar Membuatku Sangatt Sangattt Gilaa!" Ucap Rizal.


Adisti Yang Mendengar Kata Kata Sang Bos, Seketika Merinding. "Sudah Bos Jangan DiBahas Lagii, Aku Mau KeRuangan Ku!" Ucap Adisti Yang Berlari Menuju Pintu.


"Aku Belum Mengabari Istriku" Gumam Rizal.


****


Drtt Drtt ... Ariana Yang Sedang Tiduran Bangkit Mengambil HP yang Bergetar.


..."Suamiku, Sudah Sampai " Tanya Ariana. "Sudahh Sayangg Inii Baru Sampaii,Barusan Ngobrol Dulu Bentar Sama Adisti" Ucap Rizal....


"Yasudah Sukur Deh Kalau Udah Sampe, Aku Mau Tidur Dulu Bentar!" Ucap Ariana


"Yasudah Aku Tutup Dulu Telponnya Ya Sayang" Rizal Mematikan Sambungan Telponnya. Dan Kembali Melanjutkan Pekerjaanya


***


Tokk.. Tokk... tokkk..


"Masukk "Ucap Rizal. Rizal Menatap Fokus Pada Layar Laptopnya, Tetap Fokus Dengan Pekerjaannya.


"Pak Ini Berkas Yang Harus DiTandatangani!" Ucap Heni


"Taruh Disitu!" Rizal Menunjukan Tempat Dimana Heni Harus Meletakan Dokumennya, Setelah Meletakannya Heni Tidak Juga Pergi Membuat Rizal Bertanya Tanya.


"Kenapa Masihh Disini?" Tanya Rizal. "Emm Sayaa Emm Tidakk Pa Saya Keluar!" Heni Merasa Heran Dengan Sikap Rizal Yang Tiba Tiba Dingin, Padahal Beberapa Hari Lalu Dia Masih Care.


"Lihatt Saja, Aku Akan Buat Istrimu Itu Kabur Zal!" Gumam Heni.

__ADS_1


Setelah Heni Pergi Rizal Melihat Dokumen Yang DiBawa Heni, Dan Mulai Membacanya Dengan Teliti, Setelah Aman Baru DiTanda


Tanganni nyaa.


****


Drtt.. Drt.. Titi Mamahnya Rizal Yang Sedang Meminum Teh Dikagetkan Dengan Suara HP Nya Yang Berdering.


Bi Sri :[Hallo Nyonya, Apakabar?"]


Titi:[Baik Bi, Adaa Apaa Bi?]


Bi Sri:[Tadi Pagi Saya Pergi Ke Kamar Non Ariana, Terus Yang Bukain Pintunya Pak Rizal. Pas Sayah Liat Rambut Mereka Basah, Truss Lehernya Non Ariana Merah Merah, Non Ariana Juga Gak Ke Kantor]


Titi:[Wahh Senengg Bangett Akuu, Bentar Lagi Bocah Inii Bakall Luluh Sama Ariana, Terus Gimana Lagii Bi?]


Bi Sri:[Sekarang Mah Nyonya, Pak Rizal Manggil Non Ariana Istriku, Gtuu Nyonya]


Titi:[Yaudah Nanti Malem Saya Kesitu Dehh, Saya Mau Desak Mereka Agar Lebih Rajin Membuat Cucu Untuk Saya]


Bi Sri :[Baik Nyonya, Saya Tutup Dulu Telponnya]


Titi Merasa Bahagia , Akhirnya Mereka Mau Bersatu Walaupun Memang Sulit. "Beruntung Sekali Aku Punya Menantu Yang Baik Hati" Gumam Titi.


***


"Udahh Jam 12 Nih, Udah Gak Sabar Ketemu Istri Dehh" Gumam Rizal.


Dia Bangkit Dari Kursinya, Mengambil Tas Kerjanya. Saat Baru Keluar Dari Ruangan Tiba Tiba


Rizal Terdiam Sejenak "Yasudah Ayoo" Rizal Membawa Heni Masuk Ke Dalam Mobil, Orang Orang DiKantor Menatap Heni Jijik, Banyak Orang Yang Mencibirnya.


"Udah Tau Punya Istri, Masih Ajja DiGodain Gak Tau Malu Banget Yahh!" Ucap Salah Satu Karyawan..


"Pakk Makasih Yah Udah Nganterin Saya, Jadi Bapak Gak Makan Siang DiRumah Gara Gara Saya!" Ucap Heni.


Tiba Tiba Rizal Ingat Dia Sudah Janji Pada Sang Istri Untuk Pulang Siang Ini. Dan Tiba Tiba Hpnya Bergetar.


Drtt.. Drt..


Ariana :[Mass Gak Jadii Pulang?]


Rizal :[Enggak Sayang, Kerjaannya Banyak Bangett]


Ariana: [Yaudah Aku Izin Jenguk Temen Yah]


Rizal:[Yaudah Hati Hati].


Setelah Sambungan Telpon DiMatikan , Rizal Melanjutkan Perjalannannya.


****


Sebelumnyaa...


Drtt.. Drtt..


Viona:[Bu Aku Gak Masuk Kerja, Aku Jatuh Dari Motor Sekarang Lagi Di RS]

__ADS_1


Ariana:[Yaudah Jangan kemana Mana Saya Kesitu]


Viona:[Gak Usa...] Telpon Langsung DiMatikan Ariana Sebelum Viona Menjawab.


Aku Izin Dulu Deh Sama Mas Rizal, Katanya Tadi Mau Pulang DiTungguin Kok Gak Ada Yaa. Yaudahlahh Telpon Ajjaa.


Setelah Mendapat Izin Dari Suaminya, Ariana Berganti Pakaian Memggunakan Dress Selutut Berwarna Peach, DiLapisi Cardigan, Rambut Nya Di Cempol Membuatnya Terlihat Seksi.


"Bii Aku mau Jenguk Temen Kecelakaan Nih!" Ariana Berpamitan duluu pada Bi Sri. "Yaudah Non Hati Hati YahhhDijalannya" Ariana Mengangguk , Dia Berjalan Menuju Garasi.


***


Rizal Dan Heni Sudah Berada DiRuang Pemeriksaan, Mereka Menunggu Dokternya. Tak Lama Dokterpun Datang Dan Memeriksa Heni, Dia Berbisik Pada Sang Dokter Agar Memberi Tau Kalau Heni Mempunyai Penyakit Yang Akan Lama DiSembuhkan.


Dokter Itu Menerima Amplop Berisikan Uang, Heni Melakukan Ini Karena Ingin DiPerhatikan Oleh Rizal.


"Bagaimana Dok Keadaannya Sekarang ?" Tanya Rizal


"Asam Lambung Nya Semakin Parah, Ketika Dia Berpikiran Berlebihan, Telat Makan, Kurang Istirahat Maka Penyakitnya Ini Akan Langsung Bereaksi"Ucap Dokter


"Terus Apa Yang Harus DiLakukan Dok?" Tanya Rizal


"Sebisa Mungkin Jangan Sampai Dia Merasa Sendirian,Sedih Takutnya Dia Akan Nekad" Ucap Dokter


"Baiklah Dok, Terimakasihh!" Ucap Rizal.


Rizal Mengajak Heni Keluar, Saat Keluar Dari Ruangan Rizal Berpapasan Dengan Ariana Yang Akan Menuju Ke Arah Ruangan Sebelahnya


"Lohh Mas Rizal!" Ariana Sedikit Terkejut Saat Sang Suami Berada DiRumah Sakit Dengan Wanita Lain, Padahal Baru Saja Tadi Suaminya Bilang Banyak Pekerjaan.


"Loh Rin, Kamu Kok Kesini ?" Tanya Rizal Gugup. "Lohh Kan Aku Udah Bilang Tadi mau Jenguk Temen Sakit!" Ucap Ariana .


"Ohhh Iyaa Yahh!" Ucap Rizal. "Hallo Mbak, Saya Asistennya Pak Rizal " Heni Mengulurkan Tangannya Untuk Menerima Perkenalan Dengan Heni.


"Hallo Mbak Saya Ariana" Ucap Ariana, Sebenarnya Ariana Merasa Sedikit Kesal. Tapi Dia Masih bisa Menahannya.


"Ohh Iya Mas Aku Mau Jenguk Temen Dullu!" Ucap Ariana


"Ahh Iyaa Rin Ituu, Mas Kayaknya Pulang Agak Malem Dehh , Kerjaan DiKantor Masih Banyak!" Ucap Rizal Gugup.


"Gapapa Mass, Gak Pulang Juga Gak Apa Apa Kok" Ucap Ariana Dengan Menampilkan Senyum Keterpaksaanya.


"Rin, Kalau Keluar Jangan Pake Baju Seksi Gtu Yah Lain Kali!" Ucap Rizal Dengan Wajah Datarnya, Heni Yang melihat Merasa Bahagia.


"Iyaa Mass, Ini Makannya Aku Pakek Cardigan!" Ucap Ariana. Dia Masih Bingung Dengan Perasaan Suaminya, Yang Kemaren Sangat Baik Dan Lembut. Sekarang Jadi Dingin Lagi.


"Yaudah Mas Kamu Antar Sekertarismu Gih, Nanti Aku Minta Jemput Adisti. Mobil Aku Mogok Soalnya!" Ariana Melangkah Pergi Menuju Ke Ruangan Viona.


Rizal Malah Tidak Mengejarnya, Dia Malah Melangkah Pergi Bersama Heni.


***


Brukkk... Ariana Menjatuhkan Tubuhnya Yang Lemass DiSoffa, Membuat Viona Kagett..


"Bukk Kenapaa, Saya Panggilin Dokter Yahh?" Tanya Viona Hawatir. "Emm Gak Usah Vi ,Saya Gapapa tadi Mobil Saya Mogok Jadi Rada Cape Aja" Ucap Ariana, Dia Kembali Tersenyum.


Viona Merasa Kega Setelah Sang Bos Nya Tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2