
"Mas ?" tanya Ariana yang melihat suaminya masih menonton tv
"Apa sayang ?" Rizal langsung melihat ke Arah istrinya begitu dia memanggil dirinya.
"Emm... Menurut kamu mamah cocok pakek baju yang mana buat peragaan busana ?" tanya Ariana, dia mengeluarkan ponsel dari sakunya dan menunjukan baju hasil desainnya sendiri.
"Emm... Menurut aku sih mamah jangan yang terlalu terbuka. Mamah kasih yang ini ajah, ini simpel tapi bagus kan ?" Rizal memilihkan baju berwarna biru muda dengan desain simpel namun bajunya nampak anggun.
"Emm boleh juga. Yaudah nanti aku kirimin mamah potonya dan bilang kalau ini pilihan anak nya. Hihihi !" Ariana mengirimkan poto baju itu lewat Whatsap.
Setelah lama mereka mengobrol, tiba tiba Rizal mematikan TVnya. Tanpa aba aba dia menggendong Ariana dan membuatnya kaget "Mas ishhh, turunin... " ucap Ariana.
"Gak mau, ayo ke kamar sayang !" Rizal berjalan menuju kamar sambil menggendong Ariana
Dia hanya bisa pasrah digendong suaminya "Mash ayo turunin, aku bisa jalan sendiri kok !" ucap Ariana, Rizal hanya tersenyum ke arah Ariana.
Saat tiba dikamar, Rizal meletakan istrinya diatas ranjang dan menindihnya.
__ADS_1
"Aku masih lapar sayang , tapi aku mau makan kamu !" Rizal meletakan wajahnya diwajah Ariana, hidung mereka bersentuhan.
"Mas-hh... " Ariana mencoba memanggil suaminya yang mulai melakukan pemanasan, tubuh Ariana mulai merasakan getaran yang tak biasa.
"Sayang...!" ucap Rizal, dia mulai melucuti pakaian istrinya begitupun dengan pakaianya. Ariana masih ada sedikit rasa malu walaupun ini bukan pertamakalinya.
Rizal melanjutkan pemanasannya, dia mulai menyentuh bagian sensitif yang dapat membuat istrinya terbang tinggi. Ariana menikmati permainan yang suaminya sedang mainkan..
"Saya-ngg euhh... " Ariana mulai merasakan panas diseluruh tubuhnya. Rizal melanjutkan permainnannnya, dia mulai memainkan permainnan intinya. Dan saat pelepasan mereka bersama sama meraung kenikmatan..
***
Adisti baru saja pulang, dia pulang dalam keadaan mabuk. Dengan jalan sempoyongan dia masuk kedalam Apartemen, disaat bersamaan ada Selena yang sedang minum didapur.
Dia langsung berlari menuju pintu saat dirinya melihat Adisti yang berjalan sempoyongan "Kamu mabuk yah ?" tanya Selena
Selena membawanya masuk ke kamarnya dan meletakan Adisti diatas ranjang. "Aduh sakitt pinggangku... Berat banget sih kamu !" gumam Selena.
__ADS_1
Dia membuka kancing baju satu persatu untuk dilepaskan, karena baju nya bau Alkohol.
Dia mengambil baskom berisan air dan handuk kecil untuk membersihkan tubuh adisti. Selena mulai mengelap tubuhnya saat adisti sudah mulai tenang. "kamu lucu juga kalau abis mabuk gini, pipi kamu merah merona gitu !" ucap selena yang masih membersihkan bagian wajah adisti.
Adisti tiba tiba memegang tangan Selena dan bergumam "Enak dingin !" gumamnya. Dia terus memegang tangan Selena dengan erat, membuat dirinya tidak bisa bergerak.
Karena sudah tidak kuat mengantuk, selena jatuh di tubuh adisti yang tertutup selimut. Adisti masih memegang tangan selena, membuat selena tidak bisa bergerak, membuat tanpa sadar selena tidur bersamanya.
***
"Kamu harus pergi besok yah ?" tanya Lina yang masih belum tertidur karena gelisah, Alex harus pergi ke Bali besok.
"Iya sayang, aku janji aku bakalah sering kesini nemuin kamu !" ucap Alex menenangkan kekasihnya
"Yaudahh iyaa !" ucap Lina
"Kamu tidur yah ini udah malem !" ucap Alex, Lina pun akhirnya memutuskan untuk pergi tidur.
__ADS_1