JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 118. Ke Dokter


__ADS_3

"Alice, hari ini kosongkan semua jadwal Pak Rizal. Dia tidak masuk kerja, kamu tolong urus yah beberapa pekerjaan yang belum selesai !" Adisti memberitahu Alice kalau bosnya tidak akan bekerja hari ini.


"Baik pak, kalau gitu saya kembali keruangan saya !" Alice pergi meninggalkan ruangan Adisti


"Ratu Drama !" gumam Adisti. Dia menyebut Alice ratu drama karena dia pandai berekting.


Adisti kembali melanjutkan pekerjaannya, dia masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dikerjakan.


***


"Permisi mba ? Hari ini bu Ariana gak masuk kantor lagi yah ?" tanya Selena pada sekertaris Ariana


"Enggak Sel, kamu ada perlu yah ?" tanya Siska


"Enggak Mba, Nanti saya kerumahnya aja !" ucap Selena. Dia meninggalkan Siska yang masih berdiri dekat pintu ruangannya.


"Aduhh, aku pengen curhat tadinya sama mba Ariana !" gumam Selena, dia duduk kembali dikursinya.


Drrt... Drt...


"Hallo ?" ucap Selena


"Kamu udah kerja ?" tanya Adisti dari sebrang telpon

__ADS_1


"Iya ini udah mau kerja, ada apa ?" Selena penasaran karena tak biasanya Adisti menelponnya


"Enggak papa, aku cuman khawatir aja sama kamu. Jangan lupa makan yah !" ucap Adisti, dia khawatir karena semalam Selena menangis.


"Emm iyaa, kamu juga jangan lupa makan yah !" ucap Selena, dia merasa aneh dengan sikap Adisti yang perhatian.


Sambungan telpon dimatikan, Selena masih merasa bingung dengan sikap Adisti yang tak biasa itu. "Mimpi apa aku semalam !" gumamnya dalam hati.


***


"Dokternya udah ada Mas ?" tanya Ariana, mereka sudah sampai dirumah sakit dan membuat janji dengan dokternya.


"Udah sayang, ayo namanya dokter Nita dia temen aku waktu kuliah dulu !" ucap Rizal, dia memberitahu dokter yang akan memeriksanya.


"Temen apa Demen. Hehemm ?" ucap Ariana dengan nada memojokan.


Mereka masuk keruangan dokter Nita "Hallo Dok !" Sapa Ariana lebih dulu


"Hallo Mba, Kenalin nama saya Dokter Nita. Temennya Rizal !" ucap Nita


"Ahh Iya dok, tadi suami saya udah cerita kok !" ucap Ariana.


Tanpa basa basi, Ariana langsung naik ke atas kasur dan melakukan USG terlebih dahulu untuk melihat pertumbuhan bayinya.

__ADS_1


"Ini udah masuk 2 bulan yah mba. Bayinya sehat, untuk saat ini kita gak bisa ngelihat jenis kelaminnya !" ucap Dokter Nita


Ariana tersenyum bahagia karena bisa melihat janinnya, begitu juga dengan Rizal yang juga bahagia.


"Nanti aku jadwalin yah buat Mba Ariana Chek-up nya. Terus makannya juga harus dibanyakin ya mba !" ucap Dokter Nita.


"Iya dok, saya udah hampir sebulan kurang makan, karena makannannya selalu keluar lagi !" ucap Ariana


"Iya Mba, nanti juga kalau udah lewat bisa makan enak lagi !"ucap Dokter Nita.


Setelah selesai pemeriksaan mereka pamit , sebelum pulang Rizal menebus dulu beberapa vitamin untuk Ariana dan membeli susu juga.


Setelah itu mereka keluar dari rumah sakit menuju parkiran, setelah didalam mobil "Kamu mau kemana lagi sayang ?" tanya Rizal


"Kita belanja buah buahan dulu yah. Kita ke supermarket !" ucap Ariana, dia ingat kalau stok buah buahan hampir habis.


"Siap bu bos, mari kita belanja !" ucap Rizal, dia menjalankan mobilnya menuju super market


"Kamu laper gak sayang ?"tanya Rizal


"Aku masih kenyang, kamu laper ? Aku mau escream ?"ucap Ariana


"Emang kata dokter boleh ?" Rizal tidak tau apa yang harus dan tidak dimakan oleh istrinya. Dia tidak mendengarkan semua apa yang dikatakan dokter Nita.

__ADS_1


"Boleh kok, Yah mas !" Ariana memohon pada suaminya untuk membelikannya Escream


"Emm iya boleh. Tapi jangan banyak banyak yah !" Rizal mengizinkan istrinya untuk memakan Escream, dari pada dia harus merusak mood istrinya itu .


__ADS_2