
Drtt... Drt ... Handphone Rizal bergetar..
"Hallo, gimana Bos keadaanya sekarang ?" tanya Alex semakin cemas, terdengar dari suaranya dia begitu cemas.
"Dia baik baik aja, dia udah gue bawa kerumah sakit. Sekarang dia sedang Dirawat !" ucap Rizal menjelaskan
"Bos 1 jam lagi jemput gue diBandara !" ucap Alex dengan PD
"Apah, Lo kesini ?" Tanya Rizal merasa terkejut
"Iya tadi pas nelpon juga gue udah dipesawat !" ucap Alex.
"Yaudah, kabarin aja kalau udah nyampe Bandara Oke!" ucap Rizal.
Sambungan telpon terputus, " Siapa lagi mas yang nelpon ?" tanya Ariana penasaran
"Alex udah dipesawat, satu jam lagi dia Landing. Aku mau jemput dia kesana, kamu tungguin dulu Lina sendiri gapapa kan ?" tanya Rizal
"Gapapa mas, kasian juga kan Alex kalau gak dijemput. Siapa tau kalau ada Alex disini, Lina sembuhnya cepet !" ucap Ariana menyampaikan pikirannya.
"Iya juga yah sayang!" ucap Rizal saat memikirkan ada benarnya juga ucapan sang istri.
"Mas kamu jangan bilang ke siapa siapa tentang Romi yah, aku gak mau memperburuk keadaanya !" ucap Ariana mengingatkan suaminya.
"Iya sayang, gak bakalan aku ngomong kesiapa siapa !" ucap Rizal berjanji.
Rizal dan Ariana menunggu Lina sadar, namun sudah hampir setengah jam dia belum juga sadar.
__ADS_1
"Mas katanya mau jemput Alex, udah lebih setengah jam loh. Kamu tau sendiri jalanannya macet, yakan ?" ucap Ariana.
Rizal bangkit dari duduknya dan mencium kening sang istri.. "Aku jemput Alex dulu yah, kamu baik baik disini. Nanti aku bawain kamu makanan yang banyak !" ucap Rizal mencoba membuat istrinya senang.
"Makasih Suamiku sayang !" Ariana merasa senang, karena selalu diperhatikan suaminya.
Rizal keluar dari Ruangan VIP itu meninggalkan istrinya. Ariana mengambil tisu basah, dan membersihkan beberapa bagian badan Lina.
"Lin badan kamu ampe panas gini, cepet sembuhyah. Aku gak ada temen ngobrol nih !" ucap Ariana merasa sedih melihat keadaan Lina yang terbaring lemah.
I***
Bos dimana yah, dia lama banget sih gak nyampe nyampe !" gumam Alex, Tiba Tiba mobil Rubicon itu berhenti pas didepan mata Alex.
"Ayo naik, gue cariin juga lu!" ucap Rizal.
"Dari mana sih Bos lama banget ?" tanya Alex kesal
"Gue beli makanan dulu buat istri gue lah !" ucap Rizal.
"Gimana keadaan Lina sekarang ?" tanya Alex penasaran dengan kondisi sang kekasihnya
"Dia akan baik baik aja, dia udah ditangani dokter terbaik. Panas dia lumayan tinggi, jadi kesadarannya hilang, gtu sih kata dokter !" Rizal menjelaskan apa yang terjadi pada kekasihnya itu.
"Makasih ya bos, gue gak tau lage harus minta tolong siapa !" ucap Alx, dia masih merasa cemas karena belum bertemu dengan kekasihnya.
Setibanya diRumah sakit, mereka berdua langsung menuju keruangan VIP itu. "Yang mana Ruanagannya Bos ?" tanya Alex
__ADS_1
"Ikutin gue aja, dia diruangan VIP!" ucap Rizal, mereka masuk keruangan VIP.
Rizal melihat istrinya tertidur di Sofa, Rizal langsung membuka Jasnya dan menyelimuti sang Istri.
Sedangkan Alex langsung berlari ke arah Lina yang sedang terbaring diatas bangsal.
"Yaampun sayang, kamu pucet banget, badannya juga masih panas banget !" ucap Alex mencium kening Lina.
" Dia masih belum sadar juga yah ?" tanya Rizal
"Bentar lagi dia bakalan sadar, karena lo udah ada disini " ucap Rizal menenangkan Alex.
"Iya Bos, semoga aja dia cepet sadar!" Alex memegang tangan Lina, dan tangannya bergerak. Rizal mulai mencoba membuka matanya untuk bangun
Alex langsung memanggil dokter keruangannya, tak lama dokter datang dan memeriksa keadaan Lina
"Gimana Dok, keadaanya sekarang ?" tanya Alex
"Panasnya masih tinggi, kemungkinan akan meningkat lagi. Jadi Rawat lah beberapa hari disini !" ucap sang dokter.
"Baik dok terimakasih !" ucap Alex, dia duduj disebelah Lina..
"Kamu kapan kesininya ?" tanya Lina bingung melihat kedatangan sang kekasih.
"Aku khawatir jadi aku kesini, aku nyuruh mereka buat cek keadaan kamu !" ucap Alex dengan lembut.
"Terimakasih ya Zal!" ucap Lina ketika melihat Ariana tertidur diSofa.
__ADS_1