JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 114. Bukti Kuat


__ADS_3

Adisti baru keluar dari mobil, dia sepertinya habis dari luar. Dia terburu buru berjalan masuk kedalam kantor, dia naik menggunaka Lift banyak orang menyapa nya namun Adisti hanya tersenyum.


Setelah keluar dari Lift, dia berjalan terburu buru menuju keruangan Rizal. Rizal kaget saat Adisti yang tiba tiba masuk dan celingukan, dia juga mengunci pintu nya dan menutup tirai tirai.


Tak hanya itu, dia juga membalikan papan didepan pintu kalau Bosnya sedang tidak ada dikantor.


"Lo kenapa sih dis ? Bikin kaget aja !" ucap Rizal yang menatap heran pada Asisten sekaligus sahabatnya itu..


Adisti duduk dengan lesu, dia menarik nafas dalam dalam karena merasa engap berjalan terburu buru. Dia minum terlebih dahulu sebelum menceritakan yang terjadi.


"Jadi gini bos ! Tadi saya abis ngambil coffe dibawah. Saya ngeliat ada mobil Anton yang terparkir gak jauh dari situ, pas saya mau balik ke sini tiba tiba Alice masuk ke mobil itu. Karena gak sempet ngambil mobil, jadi saya pake taksi " ucap Adisti.


Flasback ON


"Taxi !" Adisti tidak sempat mengambil mobil, dia menaiki taxi yang diberhentikannya. Adisti mengikuti kemana Alice dan Anton akan pergi, dengan segelas coffe ditangannya.


"Pak, ikutin terus mobil itu yah ! Jangan sampai kita kehilangan jejak !" ucap Adisti pada sopir taxinya itu.


Setelah beberapa menit perjalanan, mobil Anton berhenti disebuah Restoran dan beruntungnya Restoran itu milik temannya. Adisti membayar taxi terlebih dahulu, kemudian dia turun untuk mengikuti mereka


"Bodyguard nya lumayan ketat juga !" gumam Adisti, dia menelpon teman yang punya Restoran itu untuk membantunya melakukan sesuatu.

__ADS_1


Adisti menunggu sejenak setelah menelpon temannya itu, tak lama kemudia dia datang "Hallo Bro, Apakabar ?" tanya Adisti


"Kabar baik bro. Perlu bantuan apa nih ?" tanya temannya yang bernama Daris itu.


Adisti membisikan rencananaya pada Daris, dia mengerti apa yang dikatakan temannya itu..


Mereka masuk kedalam Restoran, Adisti mencari keberadaan kedua orang itu. Adisti menutupi wajahnya dengan topi dan masker pemberian dari Daris.


Alice dan Anton duduk dibangku yang bersebelahan dengan Adisti, membuat Adisti sedikit lebih hati hati. Dia menyiapkan camera kecil untuk merekam pembicaraan mereka nanti.


Adisti terkejut saat mengetahui percakapan antara Alice dan Anton, mereka bekerjasama untuk menghancurkan Rizal mereka juga berencana menggunakan Adisti untuk menjadi pancingan.


Setelah hampir setengah jam mereka berbincang, mereka keluar lebih dulu. Adisti menunggu temannya untuk mengucapkan terimakasih..


"Penting kenapa ?" tanya Daris bingung


"Mereka mau musuh Bos gue, mereka mau manfaatin istrinya yang lagi hamil buat ngancam bos gue !" ucap Adisti


"What ? Parah banget. Yaudah lo hati hati !" ucap Daris.


Adisti kembali kekantor, dia pulang menggunakan taxi..

__ADS_1


Flashback OFF


"Ini Bos rekamannnya, bener bener parah banget sih !" Adisti menunjukan hasil rekamannya tadi..


"Sial, berani berani nya mereka mau menyentuh Ariana. Lihat saja kalau kalian berani menyentuhnya !" Rizal emosi setelah melihat rekaman itu.


"Secepatnya kita harus menyusun rencana yang dapat mengecoh mereka bos !" ucap Adisti.


"Benar, kita harus memikirkan cara yang dapat mengecoh mereka!" Rizal hawatir pada Ariana dan calon anaknya.


Dia memerintahkan Adisti memperketat keamanan dirumah dan diluar rumah. Setidaknya itu akan membantu melindungi istrinya dari bahaya.


***


"Kalian udah mau balik aja ?" tanya Ariana saat Lina dan Alex pamit pulang.


"Iya, kita mau ke mall beli bahan makanan yang udah pada mau abis !" ucap Lina


"Kalau ada apa apa kabarin kita yah ? Kita siap bantuin lo kok !" ucap Alex pada Ariana


"Iya makasih ya kalian udah maen kesini, jadinya gue ada temen ngobrol !" ucap Ariana

__ADS_1


"Yaudah kita pulang yah !" ucap Lina. Ariana mengantarkan mereka sampai kedepan pintu depan.


__ADS_2