JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 115. Menjaga


__ADS_3

Setelah Lina dan Alex pulang, Ariana kembali ke kamarnya untuk beristirahat karena pinggangnya terasa panas terlalu lama duduk.


Dia menjatuhkan tubuhnya ke ranjang untuk memulihkan kembali pinggangnya yang terasa panas itu. Ariana meletakan ponselnya di nakas dipinggir ranjang.


Dia mulai memejamkan matanya saat kantuk mulai menghampirinya.


***


"Alice kamu keruangan saya sekarang !" Rizal memerintahkan wanita itu untuk menghadapnya.


"Baik pak !" ucap Alice dari telpon kantor.


Tak lama kemudian dia datang, Rizal menyuruh nya mengurus dokumen penting tetapi dia tidak tau kalau itu dokumen palsu.


"Kali ini mereka pasti akan bertindak cepat !" gumam Rizal dalam hatinya


Setelah Alice keluar, Rizal menelpon Adisti dan anak buahnya yang lain untuk memperhatikan gerak gerik nya.


Adisti yang sudah mendapat perintah dari bosnya segera melakukan misinya, dia sudah memasang banyak cctv dikantor agar memudahkan nya mencari keberadaan Alice.


Drt.. Drt.... Saat Adisti mencari keberadaan Alice dari cctv, tiba tiba Ponselnya bergetar.


"Hallo !" ucap seseorang disebrang telpon

__ADS_1


"Hallo, ada apa ?" tanya Adisti


"Gue mau ketemu lo ! Kita harus bahas sesuatu yang penting !" ucap seseorang disebrang telpon


"Oke nanti sore kita ketemu !" ucap Adisti, dia langsung mematikan ponselnya.


Setelah melihat dari layar monitor, Adisti mendapati Alice sedang berbicara dengan seseorang di telpon, dia melihat gerak gerik Alice yangbmencurigakan.


"Wanita Iblis !" gumam Adisti, setelah itu dia melaporkan nya pada Rizal.


***


"Non mau kemana ? Ini udah sore ?" tanya Bi Sri


"Aku mau beli cemilan bi !" ucap Ariana, saat dia akan ke luar tiba tiba Bi Sri muncul dan menanyainya..


"Gausah biar aku aja bi, cuman ke depan kok !" Ariana terus memaksa, namun Bi Sri tetap tidak mengizinkan.


Tiba tiba mertuanya datang saat mereka masih berdebat.


"Ada apa ini bi ?" tanya mamah


"Ini bu, Non mau ke luar tapi saya tahan karena ini perintah dari pak Rizal. Tapi non maksa terus !" ucap Bi Sri

__ADS_1


"Emang kamu mau beli apa sayang ?" tanya mamah nya


"Aku mau beli cemilan mah, sama yang lainnya juga udah pada abis !" ucap Ariana.


"Ayo duduk dulu !" Ajak mamahnya, mereka duduk disofa sedangkan Bi Sri mengambil minum.


"Sayang, kamu harus nurut sama suami kamu yah. Ini juga demi keselamatan kamu dan anak didalam kandungan kamu. Kamu tinggal bilang ke Bi Sri dan kasih catetan nya !" Mamah mertuanya berbicara sangat halus, membuat Ariana tidak bisa melawan lagi.


"Yang dikatakan mamah ada benarnya juga !"gumam nya dalam hati.


"Yaudah mah nanti aku kasih deh catetannya ke bibi !" ucap Ariana.


"Kamu udah makan ?" tanya mamah mertuanya, karena melihat tubuh Ariana yang agak mengurus sedikit


"Udah mah, tadi ada Alex sama Lina kesini !" Ucap Ariana.


"Wah itu anak udah lama yah gak ketemu sama mamah, sibuk pacaran terus kayaknya !" mamahnya tau kalau anak anak nya sudah dewasa


"Iya mah, mereka lagi bucin bucinnya .. Hahaha !" Ariana tertawa kalau mengingat tentang Alex dan sahabatnya itu.


"Iya yah, gak kerasa mereka udah besar. Mamah tau mereka pas masih kecil kecil, mau itu Alex, Adisti, ataupun anak mamah Rizal. Sekarang mereka udah bisa memilih !" ucap mamahnya.


"Oh iya mah. Espe kapan bisa pulang kesini ?" Ariana ingat tentang Adik ipar perempuannya yang kuliah diluar negri

__ADS_1


"Oh, Espe 2 bulan lagi pulang. Dari dulu dua bulan terus, pulangnya gak jadi jadi !" mamah mertuanya juga baru ingat kalau dia masih punya satu anak lagi yang masih diluar negri.


"Ohh masih lama yah ma !" ucap Ariana, mertuanya menganggukan kepalanya seraya mengiyakan perkataan menantunya itu..


__ADS_2