
Ariana Terbangun, Melihat Sang Suami Ada DiSebelahnyaa. "Kapan Dia Kembalii? Ku Kira Dia Gak Akan Pulangg" Ucap Ariana Dalam Hatii.
Ariana Turun Dari Ranjang Berjalan Menuju Kamar Mandi. Harii Ini Dia Akan Berangkat Ke Kantor. Setelah Selesai Mandi Ariana, Berjalan menuju Meja Rias Mengeringkan Rambutnya Yang Basah.
Ariana Masuk Ke Kamar Rizal, Menyiapkan Baju Kerjanya. Setelah Semua Selesai Ariana Turun Ke Dapur Untuk Membuat Sarapan.
"Aku Bikin Bubur Ayam Ajja Dehhh" Gumam Ariana.
"Non, Biarr Bibi Ajja Yahh.. Non Udahh Cantikk Gtuhh Massa Maasak!" Ucap Bi Srii
"Gapapa Bi, Ariana Mah Udahh Biasa Kok" Ucap Ariana Yang Menampilkan Senyumannya
"Beruntung Bangett Pak Rizal Dapett Istrii Kayak Mbaa Ariana Ini!" Fujii Bi Srii.
"Ahhh Bi Srii Mahh Bisaa Ajja". Ariana Tersipu Saat Bi Sri Memujinya.
Ariana Membuat Ayam Bubur Itu 3 Porsi, Satu Untuknya, Satu Bi Sri, Dan Satu Lagii Rizal. ..
Setelahh Selesai Memasak, Ariana Sarapan Lebihh Dullu, Karena Ada Meeting Pagii Harii Inii. Ariana Membawa Tas Nyaa, Berjalan Menuju Garasi.
Satpam Yang Membukakan Pintu Menyapa Ariana. "Pagii Neng Arin?" Ucap Sang Satpam.
"Ehhh Pagii Pa Satpam" Ucap Ariana.
"Baru Mau Berangkat Neng?" Tanya Pa Satpam.
"Iyaa Nihh Paa" Ariana Pergi Meninggalkan Halaman Rumahh.
***
Rizal Terbangun Melihat Ariana Yang Sudah Tidak Ada Di Ranjang. Rizal Mencarinya Ke Kamar Mandi, Tapii Tidak Menemukannya.
Rizal Keluar Dari Kamar Menuju Dapurr Mencarinya. "Bii Ariana Kemana ?" Tanya Rizal. "Baru Ajja Berangkat Pak, Ada Meeting Pagi Katanya!" Ucap Bi Srii
Rizal Berjalan Menuju Kamarnya Menghela Nafas Kasar. "Sebenernya Gue Ini Kenapa Sihh?" Tanya Dalam Hati
Rizal Berjalan Ke Kamar Mandii, Melihatt pakaian nya Telah DiTata Rapih Oleh Ariana. Setelah Mandi Dan Berpakaian Rizal Turun Ke Meja Makan. "Bikin Apa Sarapannya Bi?" Tanya Rizal
"Inii Lohh Pa Bubur Ayam, Buatan Neng Ariana, Enakk Bangett!" Ucap Bi Srii
Langsung Saja Rizal Menyantap Buburnya, Masakan Ariana Memang Selalu Enak.
"Pak, Beruntung Bangett Dapett Istri Kayak Neng Ariana, Udah Cantik, Mandiri, Pinter Masak . Pokoknyamah Pakett Komplitt Dehh. Kalau Ada Cowok Yang Nyia Nyian Dia Mah Bodohh Bangett Yahh Pak!" Ucapan Bi Sri Membuat Rizal Terdiam Sejenak.
Setelah Memakan Habis Buburnya Rizal Berangkatt Ke Kantor. Dia Terus Memikirkan Omongan Orang Orang Disekitarnya. Rizal Teringat Bahkan Dari Kemarin Dia Tidak mengirim Pesan Pada Ariana.
"Wajar Saja Wanita Itu Mengindariku Terus, Bahkan Aku Aja Gak Ngirimnya Pesan!" Gumam Rizal Dalam Hatii
Tokk tokk..
"Masukk " Rizal Melihat Ke Arah Pintu, Heni Yang Masuk Membawakan Secangkir Kopi.
"Inii Kopi Buatt Kamu" Ucap Heni Seraya Menggoda Rizal
" Ahh Iya Makasihh, Lain Kali Kalau DiKantor Jaga Sikap yahh!" Ucap Rizal
Henii Mengangguk Mengertii, Henii Berjalan Keluar Dari Ruangan Rizal.
"Sekarang Dia Udah Gak Kayak Duluu Lagii, Gimana Aku Bisa Dapetin Hartanya!" Gumam Henii.
Setelah Heni Keluar, Adisti Masuk Ke Ruangan Rizal. "Bos Ini Laporannya" Tak Lama Adisti Langsung Keluar. Rizal Merasa Prustasi, Karena Orang Orang Yang Ada DiSekitarnya.
****
Tokk tokk...
__ADS_1
"Masukk" Ucapp Ariana.
"Bu Siska Bawain Kopi Nih, Biar Ibu Semangat Lagi Kerjanya!" Siska Meletakan Secangkir Kopi DiMeja Kerja Ariana
"Wahh Makasihh Ya Sis, Tau Ajja Lagii Kurang Vit!" Ucap Ariana
"Ohh Iya Bu, Katanya Kantor Kita Bakalan Ada Gatering Yah Buu?" Tanya Siska
"Iyaa Tapii Gatau Mau Kemana, Menurut Kamu Kemana Nihh?" Tanya Ariana
"Kalau Saya Si Bali Bu" Siska Memilih Bali. karena Teman Teman Dikantornya Bercerita Kalau Mereka Pengen Ke Bali
"Baliii yahh?" Ariana Berpikir Sejenak. "Kalau Gituu, Bolehh Jugaa Nih Ke Bali. minggu Depan Kita Brangkat, Nantii Saya Siapain Private Zet Dehh" Ucap Ariana
"Wahh Makasihh Yaa Buu" Siska Nampak Kegirangan Saat Mengetahui Gatering Kali Ini Ke Pulau Bali. Siska Keluar Dengan Senyuman Merekah.
Teman Temannya Yang Melihat Tingkah Siska, Langsung Saja Mereka Menghampirinya.
"Adaa Apa Sis Kamu Kayaknya Seneng Bangett Nihh?" . "Ada Kabar Apa Nihh?" . "Wahh Ada Berita Bagus Nihh,?" Teman Teman nya Terus Bertanya, Siska Belum Sempat Berbicara Menjawab Pertanyaan Mereka.
"Minggu Depan Kita Akan Liburan Ke Pulau Bali, Kita Bakal Liburan !" Ucap Siska
Parakaryawan Bersorak Gembira, Ariana Yang Melihat Dari Ambang Pintu Tersenyum Melihat Karyawan nya Bahagia.
Ariana Kembali Melakukan Pekerjaanya Yang Masih Menumpuk
Rizal : [Kamu Mau Makan Siang Bareng Gak?]
Rizal : [Maaf Yahhh!]
Ariana Melihat Notifikasi Pesan Yang DiKirim Rizal. Dia Tidak Membalas Pesan Rizal, Karena Masih Merasa Kesal.
"Masihh Ingett Sama Aku Dia, Kirain Dahh Lupaa!" Gumam Ariana.
****
Adisti Berpapasan Dengan Rizal
"Mau Kemana Bos?" Tanya Rizal
"Mau Ke Kantor Ariana, Ada Urusan" Ucap Rizal
"Baru Sekarang Disamperinn" Ucap Adisti.
Rizal Tidak Menghiraukan Ucapan Adisti, Dia Berjalan Terus Ke Arah Mobill. Henii Yang Mendengar Pembicaraan Rizal Dan Adisti, Mengcibikan Bibirnya.
Rizal Berjalan Menuju Kantor Ariana, Sebelum Ke Kantornya Rizal Membeli Beberapa Makannan Untuk Makan Siang DiKantornya.
Setelahh Sampaii DiKantor Ariana, Rizal Menuju Resepsonis Menanyakan Ruangan Ariana.
"Permisii, Ruangan Bu Ariana Sebelah Mana Yahh ? Saya Suaminya!" Ucap Rizal
"Ohh Pak Rizall Yah?, Ada Di Lantai 12 Pak Silakann Naikk" Ucap Resepsonis Menunjukan Ke Arah Lift.
Rizal Menuju Ke Lantai 12, Saat Keluar Dari Lift Rizal Berpapasan Dengan Siska.
"Pak Rizal ? Mau Cari Bu Ariana Yahh, Marii Pa!" Siska Mengajak Rizal Ke Ruangan Ariana.
Tokk... Tokkk...
"Masukkk Sis" Ucap Ariana Tanpa Melihat Ke Arah Siska, Ariana Masih Fokus Dengan Laptopnya.
"Masih Sibuk Yahh?" Suara Rizal Mengagetkan Ariana, Ariana Melihat Ke Arah Pintu Dan Sumber Suara.
"Kamuu Kesinii? ngapainn?" Tanya Ariana Bingung. "Emang Aku Gak Boleh KeSinihh Yahh Rin?" Tanya Rizal
__ADS_1
Ariana Menghela Nafas Kasar. "Yaudahh Ayo Duduk!" Ucap Ariana. Rizal Mengikuti Langkah Ariana Duduk Di Sofa.
"Inih Aku Bawain Kamu Makanan, Kita Makan Bareng Yahh!" Ucap Rizal, Ariana Merasa Bingung Dengan Sikap Suaminya.
"Ayoo Makann!" Rizal Membukakan Sebuah Nasi Kotak. Ariana Masih Terdiam Herann.
Rizal Yang Sudah Menyantap Lebih Dullu Makanannya. Ariana Hanya Melihat Rizal Makan.
"Aa.... " Rizal Menyodorkan Satu Sendok Nasi, Membuat Ariana Tiba Tiba Membuka Mulutnya. Rizal Tersenyum Pada Ariana.
Ariana Mulai Memakan Makanannya Sendirii, Pipinya Merah merona Karena Salah Tingkah. Rizal Yang Melihat Wajah Ariana Mulai Memerah Tersenyum Puas.
"Kamu Masih Marah Yaa?" Tanya Rizal.
"Marah Kenapa? Soal Kamu Mentingin Temen Kamu?" Tanya Ariana
"Iyaa Pasti Kamu Marah" Ucap Rizal. .
Ariana Terdiam Melanjutkan Makannya Tanpa Menghiraukan Perkataan Rizal.
Setelah Selesai Makan Ariana Mengambil HP Nya Dari Atas Meja Kerjanya.
"Besok Besok Aku Yang Anter Jemput Kamu Ke Kantorr Yahh!" Ucap Rizal
"Enggak Usah Aku Bawa Mobil Sendiri Aja!" Ariana masih Merasa Kesal Dengan Sikap Sang Suami Yang Masih Plin Plan.
Drtt.. Drt... Henii Menelpon Rizal, Ariana Memberikan Tatapan Tajam Pada Rizal.
Dia Mengangkat Telpon Dari Heni, Ariana Beranjak Dari Sofa Menuju Meja Kerjanya.
Rizal Menghela Nafas Kasar, Dan Meninggalkan Ruangan Ariana.
****
Waktu Sudah Menunjukan Pukul 20.00, Ariana Malas Untuk Pulang, Dia Menelpon Lina Yang Baru Pulang Dari Luar Negri
"Hallo Lin? Ketemu Yah DiBAR Casino 2" Ucap Ariana. "Ahh Iya Bentar Lagi Gue Berangkat " Ucap Lina.
Ariana Berjalan Ke Luar Dari Ruangan, Dia Memutuskan Untuk Pergi Ke BAR Bersama Sang Sahabatnya..
***
Di BAR...
"Hallo Rin Apakabar Kamu?" Tanya Ariana
"Gue Sih Okey. Tumben Banget Lo Ngajakin Gue Ke BAR.!" Tanya Lina.
"Gue Lagii Bette Ajja Makannya Ke BAR" Ucap Ariana. Mereka Mulai Meneguk Segelas Wine.
Rizal Yang Tak Melihat Kedatangan Sang Istri, Menjadi Khawatir. Biasanya Ariana Akan Pulang Lebih Dullu, Tapii Sudah Jam 11 Dia Belum Juga Pulang.
Setelah Jam 12 Malam, Akhirnya Ariana Pulang. Ariana Masih Kuat Membawa Mobil Walau Sedikit Oleng.
Rizal Yang Mendengar Suara Mobil Langsung Mendekati Ariana.
"Kamu Mabuk yahh, Bau Alkoholl Ginii, Cepett Mandii Gihh" Rizal Yang Mencium Bau Alkohol Dari Tubuh Ariana
Ariana Hanya Terdiam Tanpa Menjawab, Rizal Membantunya Berjalan Menuju Kamarnnya.
Rizal Membantu Ariana Membersihkan Tubuhnya Dan Mengganti Bajunya. "Gue Harus Tahan Godaan Inihh" Rizal Bergumam . Bagaimanapun Rizal Pria Normal.
Setelah Mengganti Baju Ariana, Rizal Ikut Berbaring DiSisi Ariana. Ariana Bukan Tipe Orang Pemberontak, Saat Mabukpun Ariana Masih Tetap Elegan.
Barusaja Merebahkan Tubuhnya DiSisi Ariana, Tangan Ariana Memeluk Pinggang Rizal, Rizal Mencoba Menahan Hasratnya. Dia Mulai Memejamkan Matanya.
__ADS_1