JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 75. Sibuk


__ADS_3

Rizal barusaja tiba dikantor dia masuk keruangannya dan menyandarkan tubuhnya disofa. Kepalanya sedikit terasa pusing karena kurang tidur, dia hanya tidur 3jam saja.


"Rasanya kepalaku pusing sekali !" gumam Rizal. Office Boy itu membawakan kopi untuk Rizal dan menaruhnya diatas meja


"Pak Ini kopinya, ruangan nya juga sudah saya rapikan !" Office boy itu keluar ruangan dan menutup pintunya.


Rizal mengeluarkan Laptop dari tasnya, dia mengcek beberapa email yang masuk dari Adisti semalam "Kenapa dia belum datang ?" gumam Rizal, dia belum melihat keberadaan sang sekertarisnya.


Tak lama kemudian Adisti datang, dia nampak lesu dan kantung matanya juga menghitam. "yaampun Bos rajin banget sih, saya masih ngantuk nih bos !" ucap Adisti, dia langsung menjatuhkan tubuhnya disofa yang bersebrangan dengan Rizal


"Malah tidur lagi. Cepet kita selesain, kalau udah selesai kamu boleh pulang deh !" ucap Rizal. Adisti bangkit dari tidurnya dan mulai mengambil Laptopnya juga, dan mengerjakan pekerjaannya.


***


"Sis kamu yakin mereka hari ini langsung dateng ?" tanya Ariana


"Yakin banget bu, Pihak restoran juga yang ngasih tau !" ucap Siska.


Mereka tiba di Restoran itu, Ariana turun dari mobil dan diikuti langkahnya oleh Siska.


"Pagi Bu ?" Sapa meneger restoran itu


"Pagi, saya mau tempat VVIP !" ucap Ariana.


"Baik Bu. Mari ikut saya !" ucap Menegger, Ariana dan Siska mengikuti langkahnya menuju Ruangan VVIP.

__ADS_1


"Kayaknya dia meneger baru ya Bu !" Bisik Siska


"Iya, dia belum tau siapa Aku. Gapapa, asal kerja dia bagus !" Ariana masuk keruangan itu dan duduk bersama Siska.


Sementara meneger itu kembali keluar. Tak lama kemudian ada seorang pelayan masuk, dia adalah pelayan yang sudah lama bekerja. Baru saja masuk, dia langsung mengetahui kalau itu adalah Ariana


"Selamat pagi Bos, Mau pesan apa ?" tanya pelayan itu.


"Kiki duduk dulu, saya masih belum mau pesan !" Ariana ingin mengajak Pelayan bernama Kiki itu berbicara.


"Ah iya Bos !" Kiki duduk berhadapan dengan Ariana.


"Ki kamu tau kan, katanya ada yang mau reservasi restoran ini 3 hari ?" Ariana bertanya pada kiki


"Iya Bos katanya sih gitu, mereka hari ini akan datang !"Ucap Kiki.


"Iya Bos, mungkin dia belum tau bos. Tapi dia baik kok!" ucap Kiki.


Ariana menganggukan kepalanya mengerti. Ariana memesan beberapa hidangan, kiki keluar dari ruangan untuk mengambil pesanan Ariana.


Tak lama kemudian kiki masuk membawa nampan berisikan beberapa makanan, dia meletakannya dimeja. "Bos 15 menit lagi mereka rapat diruang VIP no 5 yah. Saya balik kerja dulu!" Ucap Kiki sebelum pergi


"Oke makasih !" ucap Ariana.


"Bu menurut saya dari data yang saya lihat, penjualan beberapa bulan ini lumayan tinggi. Apakah harus disamakan bu ?" Siska melihat data data penjualan bulan lalu, dia membandingkan penjualannya dan hasilnya lumayan tinggi.

__ADS_1


"Nanti saya pikirkan, kamu makan dulu sekarang. Sebentar lagi kita akan bergabung untuk membahas ini !" Ariana mulai memakan hidangannya, begitupun dengan Siska.


Setelah selesai makan, Ariana dan Siska keluar ruangan menuju Ruangan VIP No 5, seperti yang dibilang oleh Kiki tadi.


Tok.. Tok... Tok...


Ariana mencoba mengetuk pintunya terlebih dahulu, namun tak kunjung dibukakan pintu. Ariana mencoba menerobos masuk.


"Bu Ariana, Siang bu !" ucap salah satu staf disana, dia membungkukan badannya.


"Bu maaf mungkin anda salah ruangan !" ucap meneger itu.


"Pertama tama saya akan memperkenalkan Nama Saya Ariana, dan ini Asisten Saya Siska. Saya pemilik restoran ini, kalau kalian tidak percaya, kalian bisa lihat dokumen ini. Orang yang sudah lama kerja disini mereka pasti tau saya !" ucap Ariana, dia duduk dikursi begitupun dengan Siska.


"Saya sudah dengar berita tentang restoran ini akan direservasi 3 hari. Menurut anda bagaimana pak meneger ? Anda memberikan harga berapa pada mereka ?" tanya Ariana penasaran


"Mohon maaf sebelumnya, saya benar benar tidak tau kalau anda adalah bu Ariana. Untuk hal itu, saya memberikan setengah harga untuk mereka !" ucap meneger itu


"Setengah harga itu tidak bagus loh, sekarang kita keluarkan data penjualan beberapa bulan kebelakang !" ucap Ariana


"Baik bu, ini datanya !" meneger itu menyerahkan dokumen berisikan data penjualan.


"Sebelum itu saya mau tanya dulu kepada kalian. Maksud dari mereservasi restoran kami ini untuk apa ?" tanya Ariana.


"Kami disini punya Villa, kami ingin tinggal beberapa hari. Jadi kami ingin menyewa restoran ini !" ucap Salah seorang dari perwakilan mereka.

__ADS_1


"Saya hanya memberi saran saja. Jika kalian menyewa restoran kami itu akan sangat membebankan biyaya banyak, tapi jika kalian meyewa koki kami mungkin itu akan lebih ringan. Apa lagi kalau jumlah orang yang ada diVilla hanya 20 orang, itu hanya akan menghabiskan banyak biyaya !" ucap Ariana menjelaskan dengan hati hati..


Mereka berpikir sejenak untuk memikirkan kata kata yang disarankan oleh Ariana.


__ADS_2