JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 110. kerja dirumah


__ADS_3

Rizal berangkat ke kantor setelah sarapan, sementara Ariana kembali ke kamar untuk mengambil Laptopnya.


Dia akan bekerja dari rumah, karena suaminya melarangnya keluar rumah. Ariana menurut apa yang dikatakan suaminya itu.


Ariana duduk disofa dan meletakan Laptopnya di meja, disana juga ada beberapa cemilan dan teh manis hangat. Dia duduk dan membuka Laptopnya, banyak sekali notifikasi yang masuk.


Beberapa email yang dikirimkan Siska juga harus dia periksa kembali. Ariana membuka satu persatu email dari sekertarisnya itu, dia membaca kembali dengan teliti.


Drt... Drt.. Ponsel Ariana bergetar, dia beralih menatap Ponselnya terlebih dahulu, dan ternyata Siska yang menelpon..


"Hallo, ada apa sis ?" tanya Ariana, dia mengencangkan speakernya dan masih fokus menatap Laptop.


"Bu, nanti jam 11 siang kita meeting zoom yah. Ibu gak ke kantorkan ?" Siska memberitahu bosnya kalau nanti siang mereka akan meeting


"Iya nanti saya ikut meeting dari rumah. Kamu handel dulu yah sebisa kamu, kalau susah kasih tau saya !" ucap Ariana


"Iya bu, baik. Kalau gitu saya kembali kerja !" ucap Siska. Dia mematikan sambungan telponnya, sementara Ariana masih fokus pada Laptopnya.


***

__ADS_1


Rizal yang baru sampai dikantor, dia tidak masuk keruangannya melainkan masuk keruangan Asisten nya. .


"Adisti ? Gimana, ada kemajuan ?" tanya Rizal saat dia masuk keruangan Asistennya itu.


"Ada bos, beberapa data tentang dia sudah mualai bisa di dapatkan. Ini semua juga berkat bantuan istri bos !" ucap Adisti, karena Ariana yang membantunya dibalik hal ini.


"Yasudah, kamu jangan dulu kasih tau dia kalau saya sudah tau tentang misi rahasia ini !" Rizal meminta Adisti untuk tidak memberitahu Ariana.


"Iyah bos, bos harus hati hati. Kayaknya kalau rencana dia gagal, dia masih punya rencana lain !" ucap Adisti memperingatkan bos nya untuk berhati hati.


"Yasudah, saya keruangan dulu ! Kabari ya kalau ada apa apa yang mencurigakan !" ucap Rizal. Dia keluar dari ruangan Adisti yang tak jauh dari ruangannya.


"Ekhh... Emn Selamat Pagi !" ucap Rizal, dia membuka pintunya dan masuk keruangannya. Dia merasa was was karena sudah tau Alice itu siapa sebenarnya.


"Huh.. Hampir saja !" gumam Rizal, dia duduk dikursi kebangsaanya dengan jamuan pekerjaan yang banyak, dokumen yang menumpuk.


Dia mulai mengerjakan pekerjaanya, membaca satu persatu map yang ada dimejanya itu..


****

__ADS_1


Ariana masih sibuk dengan pekerjaannya, dia terus menatapa layar Laptop dan matanya menggunakan kacamata khusus anti radiasi.


"Kerjaan banyak, belum yang dibutik sama yang direstoran, ditambah lagi ini !" gumam Ariana, dia mengeluh dengan pekerjaannya yang banyak itu..


Drtt... Drt .. Ponselnya berdering kembali, namun dari orang yang berbeda. Kali ini telpon dari sahabatnya Ariana..


"Hallo Lin ? Ada apa ?"tanya Ariana


"Hallo, Lo lagi dimana ?" tanya Lina dari sebrang telpon


"Dirumah, gue lagi ngerjain kerjaan gue yang gak kelar kelar, ada apa ?" tanya Ariana


"Katanya Lo mau cerita ke gue. Gue udah nunggu tau, tapi lo ga cerita cerita !" ucap Lina.


"Yaampun. Maafin gue, gue lupa !" ucap Ariana saat dia lupa kalau ingin bercerita pada sahabatnya itu..


"Yaudah nanti siang lo kerumah gue yah ,!" ucap Ariana, mengingat dirinya yang tak bisa keluar dari rumah..


"Yaudah nanti gue kerumah lo yah, dah.. Gue matiin dulu telponnya !" ucap Lina. Dia mematikan sambungan telponnya. .

__ADS_1


Ariana meletakan kembali ponselnya diatas meja setelah selesai berbicara dengan Lina, dia melanjutkan aktivitasnya mengerjakan pekerjaannya.


__ADS_2