JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 139.Pria ?


__ADS_3

"Sayang ayo cepetan, mas udah gak kuat nih." ucap Rizal, dia terus mengganggu istrinya yang masih kerja


"Sebentar lagi mas, ini dikit lagi ya sayang." Ucap Ariana.


Namun Rizal terus menganggunya membuat nya menjadi tidak fokus bekerja, Ariana menutup Laptopnya dan meletakannya dimeja.


Rizal sangat antusias setelah istrinya menyimpan Laptopnya.


"Sekarang mau apa ?" tanya Ariana, dia mencoba menggoda suaminya yang ingin sesegera mungkin menuntaskan hasratnya


"Kok kamu nanya lagi, seperti yang mas bilang tadi. Bantuin mas yah." ucap Rizal dengan wajah memelas nya.


"Iya mas sayang." ucap Ariana, Suaminya turun dari ranjang dan membuka celananya, dan hanya menyisakan boxer.


Dia langsung melompat keatas ranjang dan bersembunyi dibawah selimut, Ariana tertawa melihat tingkah suaminya yang seperti anak kecil.


"Ayo sayang cepetan." ucap Rizal. Ariana mulai melakukan permainan yang diingan suaminya, karena kandungan Ariana masih muda dia hanya bisa membantu suaminya sebisanya.


Ariana mulai memasukan tangannya kebawah selimut, memegang area sensitif suaminya.


Sementara itu Rizal berbaring sambil merasakan kenikmatan yang beberapa minggu tertunda. Ingin rasanya Rizal melakukan bersama sang istri, namun dia masih sadar dengan anak yang ada dikandungannya.


"Ayo sayang, dikit lagii ughh.. Sayang lebih cepat." Rizal terus meracau, dan akhirnya setelah beberapa menit kemudian dia menuntaskan hasratnya.

__ADS_1


"Udah yah sayang, aku cape banget." ucap Ariana, dia langsung membaringkan tubuhnya disebelah suaminya.


Rizal bangkit menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya yang lengket, dia merasa puas dengan pekerjaan tangan sang istri.


Setelah bersih bersih Rizal langsung tidur bersama Ariana, karena besok dirinya masih harus bekerja.


***


Keesokan paginya Adisti bangun lebih dulu dari Selena, dia memasak sarapan untuk Selena dan dirinya.


Selena mendengar bunyi bising dari dapur, suara itu membangunkan dirinya. Dia berjalan menuju dapur, dan melihat pemandangan yang tidak biasa.


Dia melihat Adisti yang sedang membuat sarapan, dia nampaknya belum mandi sama sekali.


"Kak lagi masak sarapan, aku jangan dibikinin sarapan yah. Soalnya aku mau berangkat sama temen aku, katanya dia mau jemput aku." ucap Selena


Selena langsung berjalan menuju kamarnya untuk menghindari perdebatan dengan Adisti.


"Dari pada berantem terus, mending aku mandi aja." gumam Selena, dia langsung mengambil handuk berjalan menuju kamar mandi.


Sementara Adisti masih membuat sarapan, dia merasa bersalah karena omongannya yang terlalu berlebihan pada Selena.


Adisti membuatkan nya bekal untuk Selena walaupun dia meminta untuk tidak dibuatkan sarapan..

__ADS_1


Setelah selesai membuat sarapan, Adisti pergi untuk mandi. Dia buru buru mandi agar bisa melihat Selena dijemput oleh siapa.


Selena sudah selesai mandi dan berpakaian,dia juga mengoleskan make up tipis diwajahnya untuk membuat wajahnya tidak pucat.


Selena keluar dari kamar setelah berdandan, dia melihat Adisti yang sudah rapih dengan baju kerjanya. Padahal tadi dia masih memasak, Selena malah berpikiran kalau Adisti tidak mandi.


"Udah mau berangkat ?" tanya Adisti saat dia melihat Selena sudah menenteng heals nya.


"Iya, temen aku udah jemput. Dia nunggu dibawah katanya." ucap Selena, dia bahkan tidak memperhatikan Adisti


"Ini bawa bekal kamu. Jangan lupa makan." ucap Adisti, dia memberikan kotak makanan yang sudah dimasukan kedalam paper bag.


"Emm.. Tumben banget, makasih kak. Hehehe." ucap Selena. Dia pergi setelah berpamitan pada Adisti..


Adisti segera pergi saat Selena sudah keluar dari Apartmen, dia membuntuti Selena karena penasaran dengan siapa dia berangkat kerja..


"Siapa cowok itu?" gumam Adisti, dia bertanya tanya karena dia belum pernah melihat pria itu sebelumnya.


Adisti melajukan mobilnya mengikuti kemana mereka pergi, Adisti terus mengikutinya karena takut terjadi apa apa pada Selena..


Dia tersadar setelah mereka sampai dikantor Ariana, Adisti berhenti dan menunggu siapa tau pria itu keluar lagi, namun setelah beberapa menit pria itu tidak keluar lagi.


Adisti turun dari mobil menuju pis satpam "Pak, saya mau tanya. Mereka berdua itu karyawan disini yah pak ?" tanya Adisti pada pak satpam

__ADS_1


"Iya pak mereka kerja disini." Ucap pak satpam.


"Terimakasih pak." ucap Adisti. Dia kembali kemobil dan melanjutkan perjalanannya menuju kantor sebelum terlambat.


__ADS_2