
"Bii Kopernya Pakek Yang Ini Ajja Yahh,Saya Gak Banyak Bawa Barang Kok!" Ucap Ariana, Dia Berjalan Menuju Kamar Mandi.
"Non, Sebaiknya Jangan Berendam Yahh. Udah Malem Ini, Takutny Masuk Angin!" Ucap Bi Sri.
,"Iya Bi, Nanti Boleh Pulang Kalau Udah Beress Yah Bi!" Ariana Berjalan Kembali Ke Kamar Mandi. Air Shower Yang Menyiram Kepalanya Membuat Nya Sedikit Lebih Fres. Saat Keluar Dari Kamaar Mandi, Di Sudah Tidak Menemukan Keberadaan Bi Sri.
Ariana Berbaring Di Atas Ranjang, Dia Melihat Jam Menunjukan Pukul 11 malam, Tapi Suaminy Belum Juga Kembali
***
Rizal Terbangun Dari Tidurnya "Zall Ayo Makan !" Ajak Heni
"Jam Berapa Sekarang ?" Tanya Rizal.
"Jam 11 Malam!" Ucap Heni, Rizal Melihat Arloji Ditangannya. Dia Menghembuskan Nafas Kasar.
"Kamu Udah Mendingankan, Saya Pulang Dullu. Kalau Ada Apa Apa Telpon Saya Aja" Ucap Rizal.
Dia Meninggalkan Kontrakan Heni Tergesa Gesa..
Drtt. Drtf..
Adisti:[Belum Pulang Bos?"]
Rizal:[Pulang Dari Mana ?]
Adisti:[Pulang Dari Kantor, Kata Ariana Lo Lagi Lembur. Tapi Gue Sendirian DiKantor Lembur]
Rizal:[Maksud Lo]
Adisti:[Tadi Ada Mama Lo KeRumah, Tapi Istri Lo Bisa Bisanya Ngelindungin Orang Yang Bahkan Nyakitin Dirinya]
Rizal Terdiam Sejenak Mencerna Kata Kata Adisti. Sambungan Telpon Pun Mati, Rizal Berjalan Menuju Mobil, Mengemudi Pulang Ke Rumah.
Saat Tiba DiRumah Nya Sangat Sepi, Rizal Mencari Keberadaan Ariana, Mungkin Istrinya Sudah Tidur.
Saat Rizal Ingin Masuk Ke Kamar Ariana, Pintunya Terkunci Dari Dalam. Dia Menghela Nafas Kasar, Membuatnya Frustasi.
Rizal Masuk Ke Kamarnya Dan membaringkan Tubuhnya Di Ranjang..
***
Ariana Bangun Pagi Pagi Sekali, Dia DiJemput Oleh Dinar.
Bi Sri Yang Baru Datang Kaget Saat Majikannya Sudah Mau Berangkat.
"Non Gak Mau Sarapan Dulu?" Tany Bi Sri. "Enggak Bi, Udah Mepett Nih?" Ariana Berjalan menuju Ke Luar Pintu Gerbang, Dinar Sudah Menunggunya Disana.
"Sini Biar Aku Yang Angkat Koperny" Dinar Memasukan Kopernya Ke Bagasi
"Maaf Ya Ngedadak Gini, Mobil Aku Lagi di Bengkel!" Ucap Ariana
"Santaii Ajja, Kita Kan Satu Team!" Ucap Dinar. "Kamu Bisa Kan Bantu Aku Cari Modelnya, Aku Udah Harus Berangkat Ke Bali Besok, Nanti Kamu Nyusul Ajja!" Ucap Ariana.
"Iyahh Tenang Aja, Aku Udah Kumpulin Model Terbaik Aku. Dan Masalah Ke Bali, Aku Udah Siapin Privat Jet" Ucap Dinar.
"Maaf Yah Ngerepotin Kan Jadiny!" Ucap Ariana. "Udahlahh Santaij Aja Rin!" Dinar Tidak Merasa DiRepotkan, Dia Malah Senang Karena Bisa Dekat Dengan Ariana.
Setelah Beberapa Menit Mereka Sampai DiButik. "Rin Nanti Siang Aku Kesini Lagi Yahh!" Ucap Dinar. Ariana Mengangguk Mengerti..
***
__ADS_1
Rizal Baru Bangun, Dia Mengumpulkan Kesadaranya Dan Berjalan Menuju Ke Kamar Mandi.
Setelah Selesai Mandi, Dan Berpakain Rapi Rizal Berjalan Menuju Kamar Ariana.
Cklek...
Kamar Itu Sudah Kosong,Rizal Memicingkan Matanya Merasa Heran, Kemana Pagi Sekali Arian Pergi.
Rizal Berjalan Ke Arah Dapur "Bi Kemana Ariana ?" Tanya Rizal
"Ohh Non Udah Berangkat, Katanya Ada Pekerjaan Mendadak!" Ucap Bi Sri.
Rizal Terdiam Sejenak. Rizal Mencoba Menelpon Ariana Tapi Ponselnya Tidak Aktif. "Yasudah Bi, Bikininn Saya Sarapan." Ucap Rizal. Bi Sri Membuatkan Sepiring Nasi Goreng
Rizal Ingat Perkataan Adisti Semalam. "Bii Kemarin Mamah Ada Kesini ?" Tanya Rizal.
"Iya Nyonya Pulang Saat Non Ariana Pulang" Ucap Bi Sri, Bi Sri Berjalan Ke Belakang Meninggalkan Rizal Yang Sedang Sarapan.
Setelah Sarapan Rizal Berangkat Ke Kantor, Dia Menyuruh Adisti Menunggu DiRuangannya. Tapi Adisti Hari Ini Tidak Masuk.
Setibanya DiRuangan Kantor Rizal Menyandarkan Tubuhnya DiKursi. Dia Mengghela Nafas Kasar.
***
Ariana Sedang Mengemas Baju Baju Yang Akan DiBawanya Ke Bali Untuk Pameran 2 Hari Lagi.
"Aku Belum Minta Izin Sama Mas Rizal, Gimanapun Dia Masih Suami Aku!" Ariana Berpikir Akan Pergi Ke Kantornya
Bentar Lagi Deh Aku Kesana, Sekalian Nganterin Dokumen Kerjasama, Ariana Menelpon Lina, Memintanya Untuk Menemaninya.
Setelah 20 Menit Lina Tiba DiButik Ariana , Mereka Langsung Berjalan Menuju Ke Kantor Rizal
"Adaa Perlu Dikitt. Lin Gue Ngantuk, Bangunin Kalau Dah Sampe!" Ariana Menyandarkan Tubuhnya.
Setelah Sampai DiKantor Rizal, Ariana Turun Dari Mobil. Orang Orang Sudah Tau Kalau Ariana Istrinya Rizal.
Banyak Karyawan Menyapa Ariana
"Siang Bu Ariana" Sapa Seorang Karyawan
"Siang Mbak" Balas Ariana Dengan Ramah. Orang Orang Memuji Keramahan , Kecantikan, Dan Keanggunan Ariana.
Ariana Tadinya Ingin Mengetuk Pintu Terlebih Dahulu, Namun Ariana Memilih Menerobos Masuk
Cklekk...
Ariana Terkejut Saat, Heni Sedang Berada DiPangkuan Sang Suami. Rizal Kaget Saat Melihat Ariana DiBalik Pintu ,Rizal Ingin Mengejarnya Namun Arianaa Sudah Jauh Berjalan meninggalkan Ruangannya. Orang Orang Mencibir Perilaku Heni Yang Tidak Tau Malu.
Sebenarnya Rizal Sudah Menghindar, Namun Heni Terus Mendesaknya Untuk Duduk DiPangkuan Rizal, Heni Melihat Saat Ariana Turun Dari Mobil. Jadi Heni Sengaja Memaksa Untuk Duduk DiPangkunnya Beberapa Menit Saja.
***
" Lohh Kok Udah Lagii Sihh?" Tanya Lina.
"Udah Ayo Jalann !" Lina Menjalankan Mobilnya, Lina Tidak Banyak Tanya Pasti Asa Sesuatu Yang Terjadi.
"Lo Makan Ya, Kan Tadi Pagi Gak Sarapan !" Lina Menepikan Mobilnya DiRestoran
"Yukk Makann!" Ariana Dan Lina Turun Dari Mobil. Mereka Berjalan Menuju Restoran ,"Ariana" Panggil Adisti
"Lohh Kok Gak Kerja?" Tanya Ariana
__ADS_1
"Lagii Males"Ucap Adisti. Saat Adisti Melihat Lina Dia Merasa Tidak Asing.
"Emmm Kamu Yang Waktu DiPesta Pengusaha Waktu Itu Kan?" Tanya Adisti Ragu
"Emm Iyaa. Ohh Kamu Yang Waktu Itu Bantuin Saya Gendong Ariana Kan? Wahh Dunia Ini Memang Sempit!" Ucap Lina
"Wahh Ternyata Yang Waktu Itu Saya Tolong Ariana Yahh!" Ucap Adisti.
"Ohhh Jadi Pas Aku Mabuk Waktu Itu, Adisti Yang Bawa Aku Ke Mobil Yahh!" Ucap Ariana.
Adisti Ikut Bergabung Bersama Ariana, Dan Lina, Mereka Makan Tanpa Ada Pembicaraan. Setelah Selesai Makan Barulah Mereka Bercerita.
"Katanya Kamu Ada Proyek DiBali Yahh?" Tanya Adisti
"Haha Bukan Proyek, Lebih Tepatnya Pameran. Tiap Taun Aku Selalu Ikut Pameran Di Berbagai Daerah, Dan Hasilnya Selalu Memuaskan!" Ucap Ariana
"Wahh Benar Benar Berbakat!" Ucap Adisti
"Dia Emang Dari Dulu Berbakat Bangett!" Ucap Lina
"Kapan Kamu Berangkat?" Tanya Adisti
"Besok Aku Udah Berangkat, Karena Harus Urus Prosedur Dulu!" Ariana Menjelaskan Dengan Detail Sehingga Adisti Mengerti.
***
Rizal Merasa Bersalah Pada Ariana, Tapi Rizal Bingung Harus Bagaimana, Dia Yakin Kalau Ariana Akan Marah Padanya.
Terlebih Lagi Rizal Belum Menjelaskan Pada Ariana, Apa Yang Sebenarnya Terjadi. Rizal Merasa Frustasi Memikir Kannya.
***
Sore Hari. DiButikk...
Setelah Pulang Dari Restoran Ariana Dan Lina Melanjutkan Mengemas Baju Baju Yang Akan DiBawa.
"Lin Lo Ikut Ke Bali Yaa, Lagiann Lo Kan Udah Banyak kenalan DiSana!" Ariana Mengajak Lina Ke Bali
"Iyaa Gue Ikut, Gak Tega Gue Ninggalin Lo Lagi Kayak Gini!" Ucap Lina
"Yaudah Besok Pagi Jemput Gue, Awass Jangan Sampe Telatt!" Ucap Arian
"Iyaa Bawell. Gue Balikk Dullu!" Lina Meninggalkan Butik, Karena Harus Berkemas Untuk Ikut Ariana Besok.
Setelah Lina Pergii, Dinar Membawa Beberapa Bungkus Makanan. "Kamu Bawa Makanan Banya Banget , Aku Udah Makan Loh Sama Lina!" Ucap Arianaa
"Gapapa Buatt Nantii, Rin Modelnya Udah Siap Semua. Tinggal Kita Berangkatin Mereka Besok!" Ucap Dinar.
"Wahh Makasihh Yahh Nar, Aku Jadi Repotin Kamu Terus,!" Ucap Ariana Merasaa Senang
"Iyaa Gapapa Rin, Aku Balik Duluu Udah Malem Juga!" Dinar Pamit Pergi Setelahh Selesai Berbicar dengan Ariana
.***
Rizal Baru Pulang Dan Tak Menemukan Satu Orangpun DiRumahnya, Bi Sri Sudah Pulang Dan Ariana Yang Tak Pulang. Rizal Mengacak Rambutnya Frustasi, Kemana Istrinya Pergi.
Rizal Masuk Ke Kamar Ariana, Dan Menemukan Baju Ariana Yang Tinggal Sedikit, Dan Satu Kopernya Tidak Ada.
Rizal Merebahkan Tubuhnya DiRanjang, Rizal Merasa Sepi Saat Ariana Tak Ada.
.
__ADS_1