JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 69. Kerjaan Numpuk


__ADS_3

Rizal baru tiba dikantor, semua orang sudah fokus pada pekerjaan mereka. Rizal berjalan menuju ruangannya dan duduk di sofa.


"Kemana tuh bocah jam segini belum dateng ?" gumam Rizal saat tidak melihat Adisti dikantor. Rizal baru ingat jika Adisti harus mengantarkan Selena ke kantor istrinya.


"Oh iya hari ini kan, hari pertama kerja Selena. Yasudahlah aku kerjakan dulu yang ada !" gumam Rizal, dia berjalan menuju meja nya. Mulai menghidupkan Komputer yang ada diMejanya .


tokk.. Tok...


"Masuk!" Rizal melihat ke arah pintu untuk memastikan siapa yang datang ..


"Pagi Bos, Maaf telat. Hari ini saya ada penumpang baru, jadi saya antarkan dulu !" ucap Adisti yang baru tiba


"Oh begitu, sekarang kamu jadi Grab ! Haha dasar kamu ini. Mana buruan ambil berkas berkasnya !" ucap Rizal yang sudah tidak sabaran ingin bekerja.


"Ini Bos, Kalau gitu saya keruangan dulu. Jadwal nya sudah saya atur Bos !" ucap Adisti, Dia meninggalkan ruangan Bos nya. Dia berjalan menuju ruanganya untuk mengerjakan beberapa dokumen penting.


***


Tokk .. Tok... "Permisi Bu !" Siska masuk keruangan Ariana


"Iya ada apa Siska ? !" Tanya Ariana. "Ini Laporan bulan ini. Bu di Bawah ada yang nyariin ibu !" Ucap Siska saat mengingat ada seorang gadis yang mencari Bosnya.


"Siapa ?" tanya Ariana bingung sepagi ini ada yang mencarinya. "Namanya kalau gak salah Sele.... Eee.. !" Ucap Siska yang sedang memikirkan nama gadis itu..

__ADS_1


"Selena ? Suruh dia masuk yah !" ucap Ariana.


"Ah iya Bu" Siska keluar dari ruangan Ariana untuk memanggil Selena masuk ke ruangan Bos nya.


Tokk... tokk....


"Selamat pagi Bu !" Sapa Selena yang baru saja masuk.


"Pagi, Ayo duduk ! Gimana keadaan kamu sekarang ?" tanya Ariana.


"Baik Bu, terimakasih sebelumnya sudah mau memberikan saya pekerjaan !" ucap Selena


"Udah seharusnya kita saling membantu. Kamu nanti akan diantar oleh siska yah, ke tempat duduk kamu !" ucap Ariana..


"Yasudah kamu boleh bekerja sekarang, selamat bergabung yah !" Ucap Ariana


Selena keluar dari ruangan Ariana, sementara Selena duduk ditempat kerja barunya.


"Ini tempat duduk kamu, semangat kerjanya yah !" ucap Siska pada Selena yang baru saja duduk.


"Terimakasih Mba, siapa namanya saya lupa lagi hehhe !" ucap Selena


"Siska !" Ucap Siska pada Selena. Setelah itu mereka kembali fokus pada pekerjaan mereka. Ariana sangat sibuk bekerja, pekerjaannya begitu menumpuk..

__ADS_1


"Kerjaan ku gak bakal kelar ini, banyak banget !" gumam Ariana ketika melihat dokumen yang nenumpuk diMejanya.


"Siska tolong undur dulu jadwal pertemuan hari ini yah ! Saya lagi gak mau diganggu !" ucap Ariana lewat telpon


***


"Gimana ini kerjaan gue banyak gini, bisa bisa gue lembur nih !" gumam Rizal, dia mencoba mempercepat pekerjaannya supaya tidak lembur.


Tiba tiba Adisti masuk membawa berkas baru. " Namanya juga libur seminggu kerjaannya jadinke tunda, Ini padahal udah saya kerjain separuhnya !" ucap Adisti dia meletakan berkas itu di meja tamu, karena meja kerjanya sudah penuh.


"Bos Selena bakalan betah gak yah ?" Tanya Adisti pada Bos nya. .


"Ya mana saya tau, kamu tanyain sama orangnya langsung. Lagian dia kan baru aja masuk !" ucap Rizal merasa aneh, padahal jelas jelas Adiasti adalah kekasihnya kenapa harus bertanya pada dirinya.


"Hehe Iya juga ya Bos, yaudah aku balik dulu ke ruangan . Bentar lagi tuh berkas pasti numpuk lagi Bos !" ucap Adisti, Rizal langsung menatap tajam Adisti, dia keluar dengan ketakutan.


"Huh untung saja saya kabur !" ucap Adisti yang baru keluar dari ruangan Bosnya.


***


"Bu ini dokumen yang harus di tandatangani. Dokumen Exspor yang sudah dijanjikan oleh Pak Alexander !" ucap Siska, dia membawa dokumen kerjasama.


"Sini saya baca dulu, saya belum membacanya dengan benar kemarin !" Ucap Ariana, dia membawa dokumen itu dari tangan Siska.

__ADS_1


"Emm Baiklah, lumayan juga sih. Kalau Pak Alexander mengambil lebih dari ini, kita kasih dia Diskon yang agak tinggi Oke. !" ucap Ariana pada Asisten Siska.


"Baik Bu, kalau gitu saya keluar dulu !" ucap Siska. Setelah dokumennya ditandatangani Siska keluar dari ruangan dan kembali duduk dimejanya.


__ADS_2