JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Bab 25.BALI


__ADS_3

Ariana Terbangun Jam 5 Pagi, Karena Keberangkatannya Pukul 7 Pagi. Ariana Sudah Bersiap Siap, Dia Juga Memesan Sarapan Lewat Grabfood.


"Rinn, Lo Udahh Siapp?" Tanya Lina.


"Udah, Lo masukin Koper Guee Yahh, Gue Mau Ambil Sisa Barang!" Ariana Berlari Ke Arah Butik


Setelah Selesai Dengan Semua Barang Baranya, Ariana Dan Lina Naikke Mobil Tak Lupa Ariana Membawa Makanan Yang DiPesan Tadi.


"Rin Lo Yakin Gak Izin Suami Lo Duluu Gituhh?" Tanya Lina Ragu.


"Tenang Ajja, Amann. Nihh Sarapan Buat Lo. Ayoo Jalann Nantii Kesiangan!" Mereka Berjalan Menuju Bandara.


***


Rizal Yang Baru Bangun Langsung Berjalan Menuju Kamar Sang Istri. Ternyata Istrinya Belum Pulang Juga


"Bii, Ariana Gak Pulang Yah?" Tanya Rizal


"Kan Pak Rizal Yang DiRumah, Kenapa Nanya Bibi Yahh?" Bi Sri Pun Ikut Khawatir Karena Ariana Semalam Tidak Pulang.


Rizal Kembali Ke Kamarnya , Dia Mandi Terlebih Dahulu Sebelum Pergii Ke Butik Menemui Ariana.


Setelah Selesai Mandi Dan Berpakaian, Rizal Berjalan, Menuju Dapur


"Bii, Saya Gak Sarapan DiRumah. Saya Mau Nyusul Ariana Dullu" Rizal Berjalan Keluar Dari Rumah .

__ADS_1


Rizal Mencari Ariana DiButik Tapi Tidak Ada.


"Apakah Kamu Tau Ariana Kemana?" Tanya Rizal Pada Salah Satu Karyawan Butik


"Bu Ariana Sedang Melakukan Perjalanan Bisnis, Dan Melancarkan Pameran Busananya Di Bali" Ucap Karyawan Itu. ..


Rizal Keluar Dari Butik Mengehela Nafas Kasar, Dia Memutuskan Untuk Kembali Ke Kantornya, Dan Akan Meminta Bantuan Adisti


***


Ariana Dan Lina Sudah Terbang Ke Bali. Saat DiDalam Pesawat Ariana Menatap Ke Luar Jendela


"Andai Aja Kamu Jelasin, Mungkin Aku gak Akan Kayak Ginii!" Gumam Ariana Dalam Hati


"Rinn" Panggil Lina.. Ariana Yang Melamun Tak Menyadari Lina Memanggilnya.


"Aghhh, Maaaf Lin Maaf Aku Gak Denger!" Ucap Ariana


"Rin Kamu Kalau Ada Beban, Coba Deh Cerita Sama Aku!" Ucap Lina.


"Enggak Kok Lin, Aku Cuman Lagi Kepikiran Mas Rizal Aja. Kenapa Dia Tega Bangett Sama Gue Yahh!" Ucap Ariana, Matanya Mulai Berkaca Kaca.


Lina Memeluk Ariana. "Rin Lo Tuh Harus Semangat, Ini Tuh Bukan Ariana Yang Gue Kenal Deh. Ariana Yang Gue Tau Tuhh, Tegas , Pemarah Dan Bawell!" Ucap Lina.


Ariana Melepaskan Pelukannya Dan Menghapus Air Matanya, Ariana Harus Kuat.

__ADS_1


**


Rizal Berada DiRuangan Adisti.


"Tumben Bangett, Bini Lo Kabur Yahh?" Tanya Adisti


"Dis Bantuin Gue, Gimana Caranya Supaya Ariana Maafin Gue Dong!" Rizal Meminta Pertolongan Pada Adisti


"Salah Lo Sendirii. Lo Harus Bisa Tegas Sama Perasaan Lo Sendirii, Kalau Lo Mau Si Krikil Itu Lo Gak Boleh Ngasih Harapan Sama Ariana. Wanita Itu Berperasaan, Gak Kaayak Lo!" Ucap Adisti


"Terus Sekarang Gimana?" Tanya Rizal.


"Ya Itu Ke Putusan Lo. Lo Mau Susulin Dia, Atau Tetap DiSini Dengan Penyesalan !" Ucappan Adisti Semakin Membuatnya Frustasi.


Setelah Beberapa Menit Berlalu Rizal Menerima Usulan Sang Sahabatnya , Rizal Akan Pergi Ke Bali Dan Menjelaskannya.


"Diss, Siapinn Zet Kita Besok Beragkat Ke Bali.


****


"Akhirnyaa Kita Bisa Mendarat Dengan Selamat Rin. Bentar Lagi Jemputannya Datangg!" Ucap Lina


"Iyaaa Lin, Ayo Kita Ke Depan Nyari Makan Dulu, Smabil Nungguin Jemputan. !" Ariana Dan Lina Mencari Makanan Yang Dapat mengganjal Perutnya..


Setelah Makan Mereka DiJemput Oleh Sopir Suruhan Temannya Lina.

__ADS_1


"Rin Mobilnya Udah Ada, Ayoo Buruan Makannnya!" Ucap Lina Menunjuk Ke Arah Mobil Putih.


"Iyaa Udahh Ayoo Lin!" Mereka Berlari Menuju Ke Arah Mobil Itu


__ADS_2