JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 86. Salah Faham ?


__ADS_3

Ariana dan Selena masih berada diTaman, mereka masih bercerita dan bersantai santai..


"Mba kalau ada apa apa jangan dipendem sendirian,mba bisa cerita sama saya yah. Saya tau rasa sakit kalau dipendam malah akan membuat kita semakin sakit !" Selena mencoba membuat Ariana merasa tidak sendirian.


"Kamu tau dikantor suami saya ada sekertaris baru ? Adisti tau ? " tanya Ariana saat mengingat kalau Adisti sering bercerita pada Selena.


"Jujur ya Mba, Adisti baru tau kemarin kalau ada sekertaris baru, karena waktu itu Adisti izin pergi dengan teman temannya jadi dia tidak tau kedatangan sekertaris baru itu. Dan saya juga baru tau dari dia kemarin, dan adisti nanyain keberadaan Mba !" Selena mencoba menjelaskan dengan jujur semua yang dia tau


"Andai aja di ngomong lebih dulu, mungkin aku sama dia gak akan berantem. Bisa saja ini salah faham atau apa, tapi dia sendiri menolak untuk menjleskan. Dia lebih memilih membela orang lain !" ucap Ariana mengutarakan perasaannya.


"Kita cari tau ya Mba asal usul wanita itu, mba kan punya banyak orang disisi mba untuk andelin mereka. Setelah kita tau kebenarannya pasti kita akan merasa damai !" ucap Selena mencoba memberikan Ariana saran.


Sebelumnya Ariana tak memikirkan hal ini, namun dia tidak mau jika dirinya harus terus jauh dari suaminya hanya karena satu orang baru.


"Ada benarnya juga, lebih baik aku bertindak terlebih dahulu !" Ariana mulai bersemangat kembali


"Nah gitu dong, Sini peluk dulu mba !" Selena merentangkan tangannya agar ariana dapat memeluknya, mereka berpelukan selama beberapa detik.


Drt... Drt... Ariana merogoh ponselnya didalam tas..


"Hallo sis ?" Ucap Ariana


"Bu, pak Rangga mengundang anda ke pestanya. Anda menjadi tamu VVIP nya !" ucap Siska disebrang telpon


"Eumm... Baik nanti saya akan coba datang. Kamu handel dulu yah semua pekerjaan saya, saya masih ada urusan !" ucap Ariana


"Baik Bu !" ucap Siska.


Ariana mematikan sambungan telponnya, dan menaruhnya kembali ke dalam tas.


"Kamu mau ke kantor, atau mau kemana ?" Tanya Ariana


"Kalau boleh saya hari ini gak masuk, saya mau ketemu temen lama saya Mba !" Ucap Selena


"Yausudah ayo saya antar, makasih ya kamu udah nemenin saya hari ini loh. Lain kali kita jalan jalan lagi deh, saya masih ada urusan sekarang !" Ucap Ariana.

__ADS_1


Mereka merapikan bungkus makanan dan melipat kembali tikar yang disewanya. Setelah semua rapi, mereka berjalan ke parkiran. Ariana akan mengantarkan Selena terlebih dahulu, kemudian Ariana akan kerumah Lina.


"Tujuan kamu kemana ?" tanya Ariana saat menjalankan mobilnya keluar dari taman.


"Ke Cafe Bambo ya mba, yang sebelum butik itu loh mba !" ucap Selena


"Ohh disitu, kamu jangan bilang sama Adisti kalau kita abis main bareng yah !" Ucap Ariana


"Iya mba tenang aja. Aku ngerti kok !" Selena menunjukan senyum manisnya pada Ariana.


***


"Alice, nanti kamu ikut saya ke pesta yah !" Ucap Rizal


"Baik pak. Mau jam berapa pak ?" tanya Alice


"Jam 8 malam, saya jemput kamu !" Ucap Rizal. Alice menganggukan kepalanya, setelah itu dia keluar dari ruangan Rizal.


Rizal kembali fokus dengan pekerjaannya, sesekali dia melirik ke arah Ponselnya berharap istrinya akan menelpon dan mengingatkan makan.


***


Disepanjang perjalanan Ariana mendengarkan lagu lagu galau yang membuat hatinya semakin melow, dan mengingat suaminya terus.


Ariana mencoba mengganti lagu yang diputarnya, mencari lagu yang sedikir rilex dia juga ikut bernyanyi didalam mobil. "Banyak yang mengatakan jika bernyayi adalah salah satu cara mengurangi tekanan Stress".


Setelah 20 menit Ariana sampai diApartemen Lina, dia turun dari mobil dan berjalan menuju Apartemennya.


Saat di Lift dia bertemu dengan kakaknya Lina.


"Rin ?" tanya laki laki itu


"Ehh kak, mau pulang yah ?" tanya Ariana


"Iyah. Kamu mau ketemu Lina ?" tanya Laki laki itu penasaran

__ADS_1


" Iya kak. Lina masih belum tau ya kak ?" tanya Ariana


"Belum, kamu jaga rahasia ini dulu yah. Menurut kamu laki laki bernama Alex itu bagaimana ?" laki laki itu bertanya tentang Alex.


"Iya. Menurut aku Alex itu laki laki baik dan jujur, dia gak seperti yang kalian pikirkan kok. Dia bertanggung jawab, dia mau kesini hanya sekedar untuk memastikan Lina baik !" ucap Ariana..


Laki laki itu hanya mengangguk, kemudia mereka keluar dari Lift berbarengan.


Laki laki itu adalah kakaknya Lina, dia yang menyelamatkan Lina saat sakit waktu itu..


Ting nong.... Ting nong...


Ariana memencet bel nya terus menerus..


"Iya bentar !" Ada suara Lina menyaut dari dalam


Dia membukakan pintu untuk Ariana.


"Tumben sendirian kesini ?" ucap Lina yang barusaja bangun tidur


"Lo baru bangun jam segini ? emang lo gak ada kerjaan ?" tanya Ariana saat melihat Lina masih memakai piama, dan rambut yang sangat berantakan..


"Gue lagi males kerja !" Ucap Lina.. Mereka duduk di Sofa, bersama..


"Gue butuh bantuan lo, lo inget kan waktu kita bertiga direstoran trus suami gue bawa cewe !" ucap Ariana


"Iya terus kenapa ?" tanya Lina penasarann


"Gue pengen nyari tau tentang cewe itu, firasat gue gak baik deh tentang dia !" ucap Ariana


"Lo takutnya ada Salah Faham gitu ?" tanya Lina meyakinkannya kembali


"Iya. Gue pengen tau niat cewe itu apa !" ucap Ariana


"Okey, besok gue nyuruh temen gue buat selidikin dia ! Siapa namanya ?" tanya Lina

__ADS_1


"Namanya Alice, gue cuman selalu kepikiran aja sama suami gue, khawatir banget gue !" ucap Ariana


"Yaudahlah, jangan banyak pikiran nanti lo sakit !" Ucap Lina


__ADS_2