JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 137. Asinan mangga


__ADS_3

Rizal pulang lebih awal setelah Adisti memberikannya Asinan mangga itu. Sementara Adisti harus lembur untuk mengerjakan pekerjaan nya yang tertunda.


"Ahh iya gue lupa belum ngasih tau Selena kalau gue gak bisa jemput dia." gumam Adiasti. Dia langsung merogoh sakunya dan mengeluarkan ponselnya untuk mengirimkan pesan pada Selena.


***


Hampir semua karyawan sudah pulang, Selena bergegas membereskan barangnya untuk pulang.


Baru saja dia ingin memasuka ponselnya tiba tiba ponselnya bergetar, seseorang mengirimkan pesan padanya.


Selena mengurungkan niatnya untuk memasukan ponsel kedalam tas, dia membaca pesan yang baru saja masuk itu.


"Aku gak bisa jemput, lembur." Isi pesan dari Adisti. Mau tidak mau dia harus memesan gojek, untuknya bisa pulang ke Apart.


Setelah selesai membereskan mejanya, Selena keluar dari ruangan menuju Lift, dia antri bersama temannya yang lain.


Setelah keluar dari perusahaan Selana menunggu pesanan gojeknya, namun semua dibatalkan. Mungkin karena waktunya pulang kerja, banyak yang memesan.


Setelah bebera menit, Andri muncul dari belakang menganggetkan Selena yang terdiam di halaman perusahaan..


"Sel." Ucap Andri sambil memegang bahu Selena.


"Ehh kaget tau." ucap Selena sambil memegang dadanya.


"Malah ngelamun, nungguin apa disini, cepet pulang udah sore." ucap Andri

__ADS_1


"Iya dari tadi pengennya pulang, tapi gojek, grab car, semua gak ada yang nyangkut satupun." ucap Selena dengan wajah memelasnya.


"Ohh yaudah ayo bareng aku aja, rumah kamu dimana ?" tanya Andri.


Selena berpikir dulu sejenak, dia akan dalam bahaya kalau tau dirinya diam dengan seorang pria.


"Emnm.. Dijalan merdeka." ucap Selena gugup


"Yaudah ayo. Kita satu arah kok." ucap Andri.


Selena bangkit dari duduknya, dia menunggu Andri yang sedang mengambil motornya diparkiran.


"Akhirnya aku bisa pulang." gumam Selena dalam hati


"Ayo naik." ucap Andri. Selena menurut apa kata Andri, dia naik motor bersama Andri.


***


" Iya sayang, kerjaan mas udah beres. Muachhh." Rizal mencium kening Ariana dan mengelus perutnya yang masih rata


"Itu apa mas dikeresek, banyak banget kereseknya?." tanya Ariana saat dia melihat keresek di tangan suaminya.


"Ini pesanan kamu sayang, manisan buah ada, Asinan mangga. Ayo kita masuk, kita makan ini." ucap Rizal.


Mereka berdua masuk kedalam dan membuka manisan itu. "Mana mas sini." ucap Ariana

__ADS_1


Rizal memberikan keresek itu pada istrinya, dan membiarkan istrinya memilih ingin memakan yang mana. Setelah istrinya memilih, Rizal membukakan manisan itu untuk istrinya


"Ini , kamu cobain enak apa engganya." ucap Rizal.


"Eumm.. Enakk mas. Kamu mau ?." tanya Ariana saat dia sudah mencicipinya.


"Nanti aja, mas keatas dulu yah mau mandi. Kamu makan disini sendirian gapapa ?." tanya Rizal saat dia akan pergi ke kamar


"Gapapa mas, kamu mandi dulu aja. Nanti kita makan malem yah." ucap Ariana..


Rizal menganggukan kepalanya sambil mengelus kepala Ariana. Dia pergi ke kamar untuk mandi, sedangkan istrinya berada dimeja makan menikmati Asinan mangga.


Setelah Ariana memakan habis Asinan mangga nya, dia menyimpan sisanya dikulkas untuk dimakan lagi nanti. Dia kemudian menyiapkan piring untuk suaminya makan nanti..


Ariana pergi keruang keluarga untuk menonton tv sambil menunggu suaminya selesai mandi. Sambil tiduran disofa Ariana menonton Film kesukaannya, dia nampak senang bisa menikmati hidupnya yang sekarang..


"Sayang." panggil Rizal saat dia tidak melihat Ariana didapur.


"Iya mas, aku lagi nonton tv." ucap Ariana pelan, namun suara itu masih bisa didengar


"Udah makan Asinannya ? Kamu mau apa lagi sekarang ?."tanya Rizal, barang kali istrinya itu masih ngidam sesuatu


"Emm.. Gak ada. Nanti kalau aku ngidam lagi aku kasih tau kamu. Kamu udah lapaer mas ?" tanya Ariana pada suaminya.


"Belum, bentar lagi deh makannya. Nongton tv dulu aja, itung itung Me Time sayang. Kita kan jarang keluar." ucap Rizal

__ADS_1


Dia ikut duduk bersama istrinya dan menonton tv.


__ADS_2