
Setelah semua dibereskan Ariana kembali ke kantor bersama Siska. "Bu besok saya libur ya, besok saya harus ngantee ibu saya ke dokter !" Siska meminta izin libur besok pada Ariana.
"Iya Sis, kamu udah cape banget 2 hari ini.. Jadwalnya juga gak padetkan, kamu tinggal siapin aja susunan jadwal besok yah !" ucap Ariana
"Iya bu, besok saya siapin semuanya. Makasih ya Bu !" ucap Siska merasa senang, karena selama bekerja dengan Ariana siska tidak pernah merasa dipersulit oleh Ariana.
"Sis kita ke Butik dulu, saya udah lama gak kesana !" Ariana mengajak siska untuk pergi keButik terlebih dahulu sebelum mereka ke kantor.
"Iya Bu, saya ngikut ibu aja" ucap Siska.
***
"Bos gue balik duluan yah, gue ada urusan bentar nih !" Adisti meminta izin untuk pergi sebentar.
"Yaudah sana, emang lo mau kemana ?" tanya Rizal penasaran
"Kepo banget sihh... Urusan pribadi inimah bos !" Adisti pergi meninggalkan Rizal.
Tok.. Tok..
"Masuk !" ucap Rizal tanpa melihat ke arah sumber suara.
"Pak dibawah ada yang mau bertemu, katanya calon sekertaris baru !" ucap Seorang resepsionis
"Oh baik. Suruh dia kesini yah, buatkan juga kopi untuk saya !" ucap Rizal.
__ADS_1
"Baik pak!" Resepsionis itu pergi dari ruangan Rizal. .
Tak lama kemudian seorang wanita masuk, dia menggunakan rok yang sangat minim dan baju yang sangat ketat.
Tok.. tokk..." Siang pak" wanita itu masuk setelah mengetuk pintu.
"Siang, silakan duduk !" Rizal mempersilakannya duduk dikursi yang bsrhadapan dengannya.
"Nama kamu siapa ?" tanya Rizal.
"Nama saya Alice gresia , saya lulusan S1 Pak !" ucap wanita itu menjelaskan dirinya.
"Yasudah mulai besok kamu sudah boleh bekerja, dan tolong kamu perhatikan pakaian kamu. Jangan terlalu ketat, takutnya orang ngira kamu mau ngegoda orang !" Rizal mengomentari penampilan sekertaris barunya, agar sekertaris barunya berpakaian lebih sopan..
"Ah iya pak. Terimakasih pak !" Ucap wanita bernama Alice itu, dia keluar dari ruangan Rizal.
"Dia sudah pulang belum yah ?" gumam Rizal. Tadinya dia ingin menghubungi istrinya, namun istrinya sudsh bilang kalau dia sudah sampai akan menelpon dirinya. Rizal kembali melanjutkan pekerjaannya, agar dirinya bisa pulang lebih cepat.
***
Setelah lamanya perjalanan Ariana tiba di Butik bersama Siska, mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam Butik.
"Selamat Sore Bu !" Sapa seorang penjaga butik didepan
"Sore. Viona dimana yah ?" tanya Ariana saat tidak melihat keberadaan Viona..
__ADS_1
"Viona sedang mengurus beberapa pesanan, dia ada dikantor mungkin bu !" ucapnya.
"Yasudah, saya ke atas dulu yah !" Ariana dan siska naik menggunakan Lift menuju ruang kantor Ariana..
"Ituh kayaknya Viona !" Siska menunjuk ke arah seorang gadis yang sedang memilih kain dilantai 3.
"Yasudah biarin aja, nanti dia juga ke atas !" ucap Ariana. Mereka tiba dilantai 4, saat ingin masuk mereka berpapasan dengan Viona yang membawa sampel kain..
"Loh Bu. Selamat sore !" ucap Viona, dia terkejut saat melihat Ariana yang sudah berdiri didepan pintu.
"Sudah dari tadi bu ?" tanya Viona
"Belum. Ayo masuk dulu, kita bicara didalam !" Ariana mengajak mereka masuk, untuk berbicara didalam kantor.
"Maaf ya bu kantornya berantakan, pesanan bulan ini banyak banget !" ucap Viona.
"Gapapa Vi. Lagian kamu udah aku tinggalen hampir 2 minggu, kamu udah kerja keras banget loh !" ucap Ariana.
"Gapapa Bu, itu kan udah tugas saya. Oh yang ini aku belum bisa bikin jaitannya Bu, Payetnya juga gak tau gimana cara jaitnya !" ucap Viona menjelaskan pekerjaanya yang agak sulit..
"Kamu ambil gunting, benang putih, sama jarum yah. Kayaknya kita harus bikin model yang agak beda dari yang lain !" ucap Ariana .
Viona mengambil barang barang yang diminta Ariana dan menyerahkannya.
Ariana mulai menggunting dan membuat desain baju yang bagus. "Wah tangan Bu Ariana memang ajaib !" ucap Viona saat melihat keterampilan tangan Ariana..
__ADS_1
"Kamu harus lebih banyak belajar lagi Vi !" ucap Ariana..
Setelah semua selesai, Viona menyelesaikan bagian akhirnya dan sementara Ariana sedang memilih beberapa desain untuk pergaan busana selanjutnya.