
Ariana dan Lina keluar dari rumah sakit, mereka masuk ke dalam mobil "Kamu yakin mau merahasiakan kehamilan kamu terlebih dahulu ?" Lina merasa khawatir dengan sahabatnya itu
"Beneran Lin, kamu percaya yah sama aku. Aku gak mau kalau seseorang tau dan dia nyakitin anak aku !" ucap Ariana.
"Yaudah kamu harus jaga kesehatan yah, kalau ada apa apa kamu tinggal bilang sama aku !" Lina memeluk Ariana karena terus merasakan khawatir. .
"Kita kemana sekarang ?" tanya Lina sesaat setelah melepaskan pelukannya. .
"Aku pengen mangga muda Lin, tapi dimana yah yang ada ?" Ariana berpikir dimana dia bisa mencari mangga muda.
"Kita ke kebun mangga aja, temen aku punya kebun mangga.. Siapa tau mangganya lagi berbuah !" Ucap Lina
"Emm... Yaudah ayoo !" Ariana sangat bersemangat, dia sudah membayangkan tentang rujak mangga muda.
***
"Kemana Istriku yah, kenapa gak balas balas pesan ku ?" gumam Rizal, dia meninggalkan istrinya pagi pagi sekali dan tidak sempat mengecek keadaanya lagi.
Adisti masuk tanpa mengetuk pintu, dia membawa map ditangannya.
"Bos ini laporan yang bos minta, bos tadi Selena telpon dan nanyain Ariana kemana ? Apa dia masih sakit bos ?" tanya Adisti
"Ariana gak bales pesan aku dari pagi, aku coba telpon kerumah deh !" ucap Rizal merasa khawatir.
__ADS_1
"Yasudah saya balik lagi ke ruangan !" Adisti keluar dari ruangan dan menutup pintunya.
Dia melihat Alice mengendap seperti mau melakukan sesuatu, Adisti mengikutinya diam diam karena ingin tau maksud dari Alice.
"Siap bos, saya sudah tau, semuanya akan saya bereskan !" ucap Alice yang sedang mengangkat telpon dari seseorang, dia celingukan karena takut ada orang yang akan melihatnya..
"Siapa dia sebenarnya !" gumam Adisti, setelah Selena pergi dia pun pergi ke ruangannya, Adisti masih memikirkan Alice yang memalsukan nama Aslinya dan menutup semua data tentang dirinya.
***
Ariana tertidur dalam perjalanan menuju perkebuanan mangga milik teman Lina yang lumayan jauh jaraknya.
Sementara Lina fokue menyetir dan membiarkan sahabatnya itu beristirahat.
"Hallo sayang ?" ucap Alex
"Hallo, ada apa ?" tanya Lina
"Sayang kamu lagi dimana ?" Alex mendengar suara kebisingan
"Aku lagi dijalan, aku mau nganterin Ariana belanja katanya bette !" Lina mengalihkan telpon nya menjadi Video Call dan menunjukan ke arah Ariana.
"Yaudah kalian hati hati yah, kamu jangan lupa makan yah sayang , Laffyuu !" ucap Alex
__ADS_1
"Iyahh". Lina mematikan telponnya dan fokus menyetir kembali. Setelah lamanya perjalanan akhirnya mereka sampai, Ariana bangun saat mobilnya berhenti
"Kita udah sampe yah ?" tanya Ariana, dia meregangkan dulu badannya dan keluar dari mobil. Ariana terkejut saat dia melihat begitu banyak mangga yang masih berada di pohonnya.
"Wahh banyak banget !" Ariana mengembangkan senyumnya, begitupun dengan Lina yang ikut senang melihat temannya tersenyum kembali.
"Ayo ketemu temen gue dulu yah !" Lina berjalan bersama Ariana menuju rumah pemilik kebun itu
"Heyy Lin. Apakabar ?" tanya bernama Sendi itu, mereka sudah lama saling kenal
"Baik. Lo sendiri gimana ?" tanya Lina
"Gue juga baik kok !" Ucap Sendi..
"Oh iya, kenalin namanya Ariana, dia lagi ngidam pengen mangga katanya !" ucap Lina
Ariana menyodorkan tangannya, begitupun dengan Sendi, mereka berkenalan terlebih dahulu. Setelah itu mereka pergi ke kebun dan didampingi oleh Sendi langsung.
Pohon mangga yang pendek mampu Ariana gapai, dia nampak senang bisa memetik buah mangga itu..
"Are you happy ?" tanya Sendi
"Yes, I'am Very Happy!" ucap Ariana, dia memetik beberapa mangga yang mentah dan beberpaa mangga yang mulai matang.
__ADS_1
"Jangan banyak banyak, nanti kalau udah habis kita bisa kesini lagi !" ucap Lina, Dia hanya mengikuti Ariana mengambil mangga.