JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 65. Sakit


__ADS_3

"Mas kamu laper akhir akhir ini kamu sering banget laper gak sih ?" tanya Ariana ketika teringat dirinya sering lapar apalagi saat tengah malam.


"Iya sering, apalagi kalau abis berhubungan yakan ? Aku sering ngerasa laper, cuman karena udah ngantuk berat dan ga tega nyuruh kamu !" ucap Rizal membenarkan perkataan istrinya.


"Padahal kalau kamu mau apa apa tinggal bilang aja mas, kayak sama siapa aja sih !" ucap Ariana.


"Yakan kasian kamu nya juga cape sayang !" ucap Rizal mengelus puncak kepala istrinya.


"Berarti kita harus nyetok cemilan ya mas !" ucap Ariana.


"Iya nanti kita mampir ke minimarket yah !" ucap Rizal, dengan lembut. Rizal berubah terastis setelah bersama dengan Ariana, sikap cuek, dingin, pemabuk, pemain wanita, sekarang semuanya tidak lagi.


Drt... Drt...


"Hallo Alex, ada apa ?" tanya Rizal saat telpon baru terhubung. " Bos, cewe gue gak aktif dari kemaren, katanya dia lagi sakit. Coba deh bos gue minta tolong buat liat dia baik baik aja apa enggak !" ucap Alex cemas disebrang telpon.


"Iya bentar lagi gue kesana sama istri gue deh, lo jangan panik dulu yah !" ucap Rizal menenangkan sahabatnya


"Iya Bos Thaks yah, kalau ada apa apa kabarin gue ok !" ucap Alex


Sambungan telpon pun terputus. "Siapa mas ?" tanya Ariana penasaran


"Itu Alex, katanya Lina gak bisa dihubungi dari kemarin sampe sekarang, dia khawatir terjadi apa apa sama Lina. Jadi dia nyuruh kita buat liat keadaannya gimana sekarang ?" ucap Rizal menjelaskan tentang pembicaraan tadi..


Ariana merasa khawatir dia mengeluarkan ponselnya dari tas, dan menelpon seseorang. Namun sepertinya sambungan telponnya tidak terhubung.

__ADS_1


"Kamu nelpon Lina ?" tanya Rizal


"Iya setelah telpon kemarin kayaknya dia langsung matiin hpnya, Yaudah sekarang kita kesana ya mas !" Ariana mulai merasa panik, memikirkan hal hal yang tidak diinginkan.


"Sudah kamu tenang dulu yah, jalanannya macet gini !" Rizal merasa prustasi dengan jalan yang macet.


"Mas lewat sini. Aku tau jalan ini kok !" Ariana menunjuk ke arah jalan yang cukup hanya untuk satu mobil saja.


Tanpa.pikir panjang Rizal mengikuti perkataan istrinya, melewati jalan kecil itu. Mereka keluar dari jalan itu, dan keluar juga dari kemacetan..


"Sepertinya ini jalan VVIP kan sayang ?" tanya Rizal penasaran, karena sebelumya dia tidak pernah melihat jalan itu. Dia hanya melihat gerbang yang selalu tertutup..


"Nanti aku akan membahasnya jika sudah dirumah, Ayo agak cepet dikit!" ucap Ariana yang merasa panik.


Setelah sampai diparkiran Apartemen Lina, mereka keluar dari mobil dan langsung menuju Apartemennya.


"Tidak ada cara lain untuk saat ini Dobrak !" Rizal memanggil seorang yangbaru keluar dari Apartemen disebelah Lina..


"Permisi, boleh saya minta tolong. Bantu saya mendobrak pintu ini, teman saya ada didalam dia sedang sakit ,!" Ucap Rizal menjelaskan Alasannya mendobrak pintu.


"Ayo, pantas saja dia tidak ada keluar dari kemarin !" ucap.Laki laki itu. Dengan hitungan detik "Duarr..." betapa terkejutnya Ariana ketika dia masuk mencari keberadaan sahabatnya..


"Lina" .. Ariana berteriak, sontak Rizal dan laki laki itu langsung masuk ke dalam kamar. Melihat lina yang terjatuh dari ranjang dan tersungkur.


"Sepertinya dia Demam, ayo bawa kerumah sakit !" ucap Laki laki itu, dia menggendong Lina, sepertinya mereka sudah akrab karena dia sudah tau kegiatan Lina..

__ADS_1


"Ayo,cepat !" Setelah mereka masuk ke mobil,.mereka membawanya keRumah Sakit terdekat.


Mobil tiba didepan Rumah sakit, dan saat itu juga laki laki itu langsung membawanya ke Bangsal dan memanggil Suster.


Ariana merasa sedikit heran namun dia tak mungkin membahasnya sekarang


Ariana dan Rizal mengikuti langkah Laki laki itu, Dia mencemaskan Lina.


"Ariana apakah kamu sudah tidak mengenali aku?" tanya Laki laki itu membuat Ariana bingung.


"Sebentar, Siapa yah ?" tanya Ariana penasaran


"Ini Aku Romi !" ucap Laki laki bernama Romi itu.


"Hah... Yaampunn kak Romi, kamu banyak berubah. Oh iya kak, kenalin ini suami aku namanya Rizal !" ucap Ariana memperkenalkan suaminya..


"Kamu jangan beritahu dia aku yang membawanya kesini. Aku selalu berada didekatnya, namun aku belum siap menemuinya !" ucap Romi dengan wajah yang sendu.


"Sudahlah kak, semua itu salah paham. Nanti dia juga akan tau sendiri, kalau sudah waktunya tiba !" ucap Ariana pada Romi


" Yasudah aku pulang dulu, semua tagihannya udah saya bayar untuk 2 hari kedepan !" ucap Romi, dia meninggalkan Rumah Sakit.


"Siapa dia sayang ?" tanya Rizal penasaran.


"Dulu aku masih kecil, aku belum terlalu mengingat wajahnya. Dia saudara kandung Lina, namun Ibunya memisahkan mereka berdua karena mengira Romi adalah pembawa sial. Lina sering sakit sakitan saat bersama Romi !" ucap Ariana.

__ADS_1


"Oh begitu yah!" ucap Rizal. Mereka masuk kedalam menemui Lina yang masih belum sadar.


__ADS_2