JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Episode 107. Tenang


__ADS_3

"Kamu mau pulang Rin ?" tanya Ayahnya saat Ariana mulai beranjak dari duduknya


"Iya yah, bentar lagi Ariana pulang. Ini mau kedepan dulu, Lina nganterin mobil !" ucap Ariana, dia berjalan menuju keluar


"Lin, mau masuk dulu gak ?" tanya Ariana saat sahabatnya itu memberikan kunci mobil


"Enggak deh, itu Alex nunggu didepan soalnya. Nanti kalau mau cerita telpon aja yah !" ucap Lina pada sahabatnya itu..


"Yaudah, bentar lagi gue juga balik kok !" ucap Ariana, dia mengambil kunci dari tangan Lina. Setelah itu sahabatnya pergi meninggalkan Ariana..


"Ayah aku pulang dulu yah. Kapan kapan aku kesini lagi yah !"ucap Ariana, dia mengambil tasnya dan berpamitan pada Mbok Yati dan Ayahnya.


Dia menjalankan mobilnya keluar dari halam an rumah itu, Ariana menjalankan mobilnya memecah jalanan kota.


***


"Bos gimana ? Udah ada tanda tanda belum tentang Anton ?" tanya Adisti, dia merasa khawatir dengan apa yang sedang mereka hadapi saat ini

__ADS_1


"Kita akan gunakan wanita ini untuk memancing dia keluar !" Rizal berencana menggunakan Alice sebagai umpan untuk Anton musuhnya itu.


"Kita harus tetap berhati hati bos !" ucap Adisti, dia berjalan keluar dari ruangan Rizal menuju ruangannya. Dia akan melakukan pekerjanannya terlwbih dahulu sebelum melakukan misi nya kembali.


"Bos udah tau sekarang, gue harus kasih tau Ariana !" gumam Adisti, dia ingat kalau Ariana juga termasuk dari rencana misi rahasianya.


Adisti fokus memeriksa beberapa email yang masuk di Laptopnya, dia juga mengecek ponselnya takutnya ada pesan masuk.


***


Ariana mengambil keranjang belanjaan, dia berkeliling mengintari mini market itu. Dia memasukan beberapa bahan untuk membuat cake.


Setelah semuanya terkumpul, Ariana membawa keranjang itu menuju kasir dan membayar belanjaannya. Bahan bahan yang dibelinya lumayan banyak.


Setelah selesai belanja, dia memasukan belanjannya ke bagasi terlebih dahulu. Sstelah itu dia naik ke mobil dan mulai menjalankan kembali mobilnya.


Rumahnya tidak jauh lagi dari mini market haya membutuhkan waktu beberapa menit saja Ariana sudah sampai dirumahnya.

__ADS_1


Saat yang pertama Ariana lihat dia sepertinya mencari mobil suaminya, ternyata suaminya itu belum pulang.


Ariana meminta mang Ujang untuk membantu membawa belanjaannya kedalam rumah, dan meletakannya diatas meja makan.


Ariana mulai menata dan membereskan barang barang yang barusaja dibelinya, dia tidak merasa lelah saat hatinya senang begitu sebaliknya.


Bi Sri yang baru datang dari halaman belakang terkejut saat majikannya sedang membereskan barang belanjaan


"Ehhh Non biar bibi aja yang beresin, non duduk aja yah !" ucap Bi Sri


"Udahlah bi gapapa cuman dikit kok !" ucap Ariana, dia menolak tawaran Bi Sri. Pembantunya itu pun tidak bisa melawan karena majikannya itu memang rajin


Setelah semua beres, Ariana berjalan menuju kamarnya untuk mandi karena hari semakin sore. Dia mengambil handuk terlebih dahulu, setelah itu berjalan menuju kamar mandi..


Dia menyalakan shower air, dan berdiri dibawah air air yang jatuh membuatnya sedikit merasa tenang. Tiba tiba dia teringat lagi dengan kejadian tadi pagi saat suaminya marah, Ariana berpikir kalau Rizal masih marah padanya makannya dia belum pulang


Setelah mandi, Ariana berdandan dengan makeup naturalnya. Dia berdiam diri menatap cermin, dia berdiri melihat ke cermin sambil mengelus perutnya yang rata

__ADS_1


__ADS_2