
"Makasih ya mas, aku gak tau kalau yang beli baju ini kamu !" ucap Ariana
"Kalau aku bilang langsung pasti kammu gak akan pernah mau aku beliin baju itu. Ini satu satunya cara agar kamu mau menerima baju ini !" Ucap Rizal, Dia mengelus puncak kepala sang istri dan mencium keningnya.
"Mana aku udah panik, aku kira punya mamah. Padahal aku tau barang kita nyimpennya aja terpisah. Hahaha!" ucap Ariana sambil tertawa mengingat tingkahnya yang parnoan.
"Makannya jangan Parnoan gitu dong!" Rizal memeluk istrinya dengan erat.
"Mas, Kamu harus janji yah sama aku !" Ariana tiba tiba seperti ingin berbicara sesuatu yang penting, Rizal menegakkan tubuhnya mengahadap sang istri.
"Iya sayang, janji apa ?" Rizal penasaran dengan apa yang akan dikatakan sang istri.
"Mas kamu jangan tinggalin aku yah, aku gak punya siapa siapa lagi. Aku selalu ngerasa tenang kalau deket kamu!" Tiba tiba Ariana menjadi Melow seperti membuat Rizal Khawatir.
"Kamu sakit sayang?" tanya Rizal khawatir.
"Enggak Mas, emang kenapa ?" tanya Ariana bingung.
"Kamu tiba tiba melow gini, aku jadi khawatir!" ucap Rizal sambil menatap sang istri.
__ADS_1
"Ishh kamu ini mas, aku tuh lagi serius tau. Kamu malah nanya gitu!" Ucap Ariana sambil menepuk bahu sang suami.
"Awww.. Sakit sayang, kenapa mukul terus sih!" Rizal mengusap bahunya seraya menghilangkan rasa sakitnya..
"Kamu tuh nyebelin teruss, tapii aku tuhh sayang!" Ariana kembali memeluk sang suami.
"Emang yah, Moodnya cewe tuh gampang banget berubah ubah, contohnya istri aku!" gumam Rizal dalam Hati. .
"Sayang, kamu lagi ngomong apa sih?" tanya Ariana
"Emang kamu bisa nebak isi hati aku ? Kok kamu tau aku ngomong sih?" Rizal merasa heran karena sang istri bertanya seperti itu.
"Ennggak, mas cuman ngomong kenapa ini istri mas tuh cantikk teruss!" ucap Rizal sambil cengengesan untuk menutupinkebohongannya.
Ariana percaya dengan ucapan Suaminya "Ahh mas kammu bisa ajahh, jadi malu deh!" Ariana merasa tersipu dengan ucapan sang suami.
"Mas mau kopi?" Tanya Ariana
"Ahh bolehh sayang, sekalian sama cemilannya yah!" Ucap Rizal. Ariana berjalan ke dapur membuat kan kopi untuk suami tercinta.
__ADS_1
"Rin, kemana suami kamu ?" tanya mamah mertua yang baru keluar dari kamarnya.
"Ada dikamar, pengen dibuatin kopi katanya. Kopinya yang kemarin abis mah, ada lagi gak ?" tanya Ariana
"Ada, kamu disini aja mamah aja yang bikinin yah!"ucap Sang mamah mertua, Tadinya Ariana menolak namun mamah mertuanya memaksa ingin membuatkan kopi untuk Rizal.
"Mah biar aku ajah yah, Lagian gampang kok bikin kopi doang Aku udah biasa mah !" ucap Ariana
"Udah kamu nurut ya sama mamah, kamu tunggu di depan sana nanti mamah bawain kopinya kesana!" Ucap mamah mertua. Ariana hanya pasrah mengikuti perkataanya.
"Nah ini kopi Jreng, kuat main 2 jam juga. Kopi Punya papah ini emang Hot banget, hehehe!" Gumam mamah, Dia membuatkan kopi stamina bukan kopi biasa. Itu sebabnya dia bersikeras ingin membuatkan kopi untuk Rizal.
"Rin ini kopinya, mau sekalian sama cemilannya juga ?" tanya mamah mertuanya
"Kalau ada sih boleh mah, kalau gak ada sih gapapa !" ucap Ariana.
Mamah mertuanya mengambil 2 toples berisikan biskuit dan snek, Dan menyimpannya dinampan bersama kopi.
"Makasih mah!" Ariana berjalan menuju kamar membawa nampan itu. "Mas ini kopinya, kamu lagi ngapain ?" tanya Ariana sambil duduk disebelah sang suami
__ADS_1
"Mas lagi cek laporan beberapa hari ke belakang, katanya sih ada yah salah!" ucap Rizal masih fokus dengan Laptopnya.