
Sesampainya Adisti dikantor, dia langsung menghadap keruangan bosnya kalau dia tidak jadi libur.
"Bos aku gak jadi pulang, masih keinget kerjaan lagi banyak banyak nyah." ucap Adisti
"Lah kenapa dis ? kalau emang kamu gak enak badan ya pulang aja." ucap Rizal bingung, karena tadi pagi Adisti terlihat sangat lemas.
"Gapapa bos, saya balik kerja aja yah." ucap Adisti, dia keluar dari ruangan Rizal sebelum bosnya bertanya lebih jauh.
Dia segera masuk keruangannya dan mulai mengerjakan pekerjaannya kembali. Dia akan menanyakan tentang Selena nanti saat dia pulang.
Rizal merasa heran dengan tingkah Adisti, dia menggelengkan kepalanya tidak mengerti lagi.
***
Sementara itu Ariana bangun saat dia melihat Bi Sri yang baru saja pulang dari mini market dekat rumah. Banyak sekali belanjaan ditangannya, dan dibantu juga oleh pak Satpam.
"Bii, banyak banget belanjaannya!" ucap Ariana
"Iya Non, pesenan non juga kan lumayan banyak." ucap Bi Sri.
Ariana hanya terkekeh, dia membantu Bi Sri mmebongkar isi belanjaannya dan menatanya ke kulkas..
"Non beli Es krim sebanyak ini buat apa ?" Tanya Bi Sri saat dia melihat titipan Es Krim banyak
"Ahhaha buat stok bii, bibi kalau mau ambil aja bi." ucap Ariana
__ADS_1
"Enggak ah non, bibi sakit gigi kalau makan es. Non mau dibikinin makan apa ?" tanya Bi Sri
"Emm.. Aku mau bubur bii, tapii bubur polos aja ya bi." ucap Ariana, tiba tiba dia membayangkan bubur
"Yaudah bibi bikinin dulu yah buburnya." Bi Sri pergi ke dapur untuk membuat bubur, sementara Ariana masih membereskan belanjaan.
Saat sedang membereskan belanjaan barang barang, bell rumah berbunyi Ariana segera berjalan menuju arah pintu.
Dia membuka pintu dan dilihat nya Lina dibalik pintu.
"Weyy, Lagi ngapain kamu ?" Ucap Lina
"Gue kira siapa, ayo masuk gue lagi beresin barang barang belanjaan." Ucap Ariana.
"Ayo gue bantuin yah, Bi Sri kemana ? Sepi banget nih rumah." Lina menanyakan keberadaan Bi Sri yang tak terlihat
"Yaudah besok gue anter. Kenapa gak beli aja sih ?" tanya Lina..
"Gue lagi pengen kesana metik sendiri, tapi suami gue ngizinin gue gak yah." Ariana berpikir kalau suaminya gak bakal mengizinkan mereka pergi
"Lo minta izin dulu deh, yang ada nanti gue dimarahin suami lo deh." ucap Lina.
Ariana menganggukan kepalanya mengerti, setelah beres membereskan belanjaan Ariana mengajak Lina ke kamarnya.
"Kita ngobrol dikamar aja yu." Ajak Ariana
__ADS_1
"Yaudah ayo, gue juga mau ngomongin sesuatu sama lo." ucap Lina. Mereka berdua berjalan menuju kamar Ariana, tidak lupa mereka membawa cemilan juga..
***
Dikantor...
Adisti baru saja kembali ke kantor setelah dia membeli kopi diluar sebentar. Saat dia menuju ruangannya, dia melihat Alice berjalan menuju gudang file..
Adisti yang ingin keruangannya beralih mengikuti kemana Alice pergi, karena gerak geriknya mencurigakan..
"Kemana lagi tuh orang, mau ngapain lagi dia. Awas aja kalau bukti udah ke kumpul semua, gak bakal lo keliaran kayak gitu." gumam Adisti
Dia terus mengawasi Alice, Adisti melihat wanita itu masuk kegudang file seperti mencari sesuatu, namun Adisti juga tidak tau apa yang dicarinya.
Adisti terus memperhatikannya dari luar, sampai Alice keluar membawa map berwarna kuning. Dia menyembunyikan map itu ditasnya, setelah itu dia kembali menuju ruangnnya.
Tanpa pikir panjang, Adisti langsung menuju ruangan cctv, dia segera mengecek cctv itu dan menyalin vidionya sebelum Alice mengahapusnya
Dan benar saja tak lama kemudian Alice masuk keruangan cctv, Adisti bersembunyi dibalik lemari yang ada diruangan itu.
Saat Alice akan menghapus rekaman itu, tiba tiba penjaga datang dan membuat Alice gugup. Dia langsung pergi saat penjaga datang, setelah itu Adisti keluar dari balik lemari.
"Loh pak, kenapa ada disitu ?" tanya penjaga itu bingung
"Saya abis ngawasin seseorang, kamu jaga yah semua rekaman jangan sampai ada yang kehapus." ucap Adisti
__ADS_1
"Baik pak." ucap penjaga itu
Adisti kembali keruangannya untuk melapor pada bosnya kalau dia baru saja menemukan bukti baru lagi.