
Pagi pagi sekali Ariana sudah bangun, dia sudah mandi dan berpakaian rapi..
"Bi aku aja yang masak yah, bibi beres beres ajah!" ucap Ariana pada Bi Sri.
"Baik Non, saya beres beres dulu!" Bi Sri pergi beres beres rumah, sedangkan Ariana memasak makanan untuk sarapan.
"Hari ini aku mau masak sayur sop, tempe goreng, sambel, sama ikan goreng!" gumam Ariana. Dia membuka kulkas dan mencari bahan makanan yang akan dimasaknya.
Rizal yang baru bangun mencari keberadaan istri yang sudah tak terlihat diranjanng. "Kemana dia?" gumam Rizal, Dia bangun dari ranjang dan menuju kamar mandi.
Pakaian Rizal sudah tersedia di atas meja, karena sebelum ke dapur Ariana menyiapkan dulu baju sang suami. Setelah mandi dan berpakaian, Rizal turun ke bawah mencari keberadaan sang istri.
"Kemana Ariana Bi?" tanya Rizal pada Bi Sri
"Ada diDapur Pak Lagi masak!" ucap Bi Sri.. Rizal berjalan menuju dapur, Ariana di kagetkan dengan tangan yang melilit di perutnya.
"Ah mashh aku kagett tau, jangan gini ahh maluu tau ada Bi Sri!" ucap Ariana sambil melepaskan tangan Rizal dari pelukannya.
__ADS_1
"Gapapa sayang Bi Sri kan Suka Liat Drama Korea. Angap aja ini drama korea!" ucap Rizal. Bukannya melepaskan pelukannya, Rizal malah menyandarkan dagu nya dibahu Ariana..
"Mas aku masak dulu bentar yahh!" ucap Ariana dengan Sabar. Karena sudah dirasa cukup mengerjai Ariana, Rizal patuh dan duduk di Kursi meja makan.
Bi Sri tersenyum melihat tingkah mereka "Berasa nongton drakor beneran, haha!" gumam Bi Sri
Setelah selesai memasak Ariana dan Rizal sarapan. "Pelan Pelan makannya mas!" ucap Ariana. "Aku bosen dibali gak nemu yang kayak gini, berasa nemu harta karun!" ucap Rizal. Ariana tertawa melihat tingkah sang suami seperti orang kelaparan.
Setelah selesai makan Ariana dan Rizal bersiap untuk pergi ke rumah Ayah Ariana.
"Kamu udah siap mas,ayo!" ucap Ariana
Setelah beberapa puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai dirumah Ariana.
"Ayah!" Ariana berlari menghampiri sang ayah dan memeluknya. "Aduh anak Ayah!" ucap sang Ayah..
Ariana melepaskan pelukan sang Ayah, Kini giliran Rizal memeluk mertuanya "Menantuku!"ucap sang Ayah.
__ADS_1
Mereka masuk ke dalam beriringan "Mbok Yati!" Ariana berteriak dan memeluk Mbok Yati sang pembantu rumah tangganya.
"Yaampun Non, Mbok kangen banget loh!" ucap Mbok Yati.
"Sama Mbok, Ariana juga kangen loh. Aku punya hadiah buat Mbok sama Ayah loh, Aku kan abis dari Bali!" ucap Ariana.
"Wah , makasih loh Non!" ucap Mbok Yati. Ariana kembali ke ruang tamu menyusul Ayah dan suaminya, Sedangkan Mbok yati membuat minuman.
"Gimana kabar kalian ?" tanya Sang Ayah Ariana. "Kabar kita baik, Ayah sendiri gimana ? " tanya Rizal.
"Ayah Baik, seneng rasanya bisa main ke luar negri, seperti anak muda lagi. Haha!" ucap Ayah Ariana
"Papah ini yah. hahah!" Ariana sangat senang melihat kebersamaan mereka,bisa tertawa bersama .
"Gimana keadaan orang tua kamu Zal?" tanya Mertuanya.
"Kita niatnya mau kesana nanti, habis dari sini yah. Kalau ayah mau ikut ayoh!" ucap Rizal
__ADS_1
"Enggak usah ayah belum cukup istirahat, nanti kalau ayah udah cukup istirahat nanti pergi sendiri!" ucap Ayah Ariana..
Mereka berbincang bincang, sementara Ariana membantu Mbok Yati memasak untuk makan siang.