
"Ayahh Aku Sama Mas Rizal Pulang Dullu Yahh, Ayah Jaga Kesehatan Yah !" Ucap Ariaan Sambil Memeluk Sang Ayah
"Iya Hati Hati Yahhh!" Begitupun Rizal Bergantian Memeluk Sang Mertua.
"Mbok, Arin Nitipp Ayah Yahh!" Ucap Ariana Pada Sang Pembantu
"Iyaa Pasti Mbok Jagain Non, Non Fokus Ajja Membangun Istana, Hehe!" Ucap Mbok Yati
"Mbok Inii Becanda Mulu Deh Ahh!" Ariana Berjalan Menuju Mobil, Setelah Itu Mereka Meninggalkan Halaman Rumah.
DiDalam Mobil Ariana Berusaha Membuka Pembicaraan
"Mas, Makasihh Yahh!" Ucap Ariana
"Untuk Apa?" Rizal Merasa Aneh Dengan Istrinya Yang Tiba Tiba Berterimakasih
"Udah Nganterin Aku Ke Rumah Ayahh!" Ucap Ariana. Rizal Mengnganggukan Kepalanya Dan Tersenyum
"Sekarang Mau Kemana Nih?" Tanya Rizal
"Emm Aku Lagi Pengen Makan Ice Cream!" Ucap Ariana Yang Tiba Tiba Merasa Ngiler Membayangkan Ice Cream
"Yaudahh Nanti Di Depann Kit belii!" Ucap Rizal. Setelah Beberapa Menit Mereka Sampai DiToko Ice Crem.
"Ayo Turun" Rizal Mengajak Ariana Turun Dari Mobil
"Kamu Mau Rasa Apa Mas?" Tanya Ariana
"Vanila , Stroberi Ajja, Pake Cup Ajja Yahh!" Rizal Hanya Memilih 2 Rasa Saja.
"Saya Mau Vanila Stroberi Satu. Vanila Blue, Stroberinya Satu Di Kap Ajja Yah Mba!" Ucap Ariana.
Mereka Memakan Ice Cream Si Dalam Mobil. "Emmn Enakk!" Ucap Ariana, Rizal Menoleh Pada Ariana. Melihat Ariana Memakan Ice Cream Seperti Anak Kecil.
"Yaampunn Sampe Belepotan Gitu Kamu Makan Ice Cream Nya!" Rizal Mengambil Posisi Menghadap Ariana.
Dia Reflek Menyeka Ice Cream DiTangannya Dan Menjilatnya
Ariana Yang Melihat, Lantas Memarahi Rizal
"Ihhh Kamu Kenapa Dijilat Gitu, Jijik Tau Itu Kan Bekas Aku!" Ucap Ariana
"Enakk Koo!" Ucapan Rizal Malah Membuat Ariana Tersipu.
Setelah Selesai Makan Ice Cream Mereka Melanjutkan Perjalanan Pulang Ke Rumah.
__ADS_1
"Kamu Mau Belii Apa Lagii Istriku?" Tanya Rizal. Ariana Sempat Mematung Sebelum Menjawab Pertanyaannya "Gak Ada Beli Apa Apa!" Ucap Ariana.
Mereka Sampai DiRumah, Ariana Merasa Lelah Dia Merebahkan Tubuhnya DiSofa.
"Mas DiSini Gak Ada Tukang Pijet Yahh?" Tanya Ariana
"Gak Ada Tuh Kayaknya, Yaudah Mandi Dullu Nanti Aku Pijitin!" Ucap Rizal. Ariana DiBuat Kaget Lagi Oleh Sikap Suaminya,Tanpa Pikir Panjang Dia Bergegas Berjalan Menuju Kamar.
Ariana Tersipu Saat Di Dalam Kamar "Oke Ariana, Cuman DiPijitin Doang Kok!" Gumam Ariana.
Dia Mengambil Handuk Menuju Kamar Mandi, Setelah Beberapa Menit Ariana Keluar Dia DiKejutkan Dengan Rizal Yang Sudah Duduk DiSofa Kamarnya Membawa Minyak Angin
"Kamu Gak Mandii Mas?" Tanya Ariana
"Iyaa Ini Mau Mandi Kok. Ambilin Bajunya Yahh, Aku Mandii DiSini!" Ucap Rizal
"Emm Iyaa Nanti Aku Ambilinn !" Ucap Ariana.
Ariana Mengambil Piama Tidur Rizal Dikamar Nya. "Repot Dehh, Ginii Bangett Tiap Hari Bolak Balik Kamarr!" Ariana Ngedumel
"Mana Rin Bajunya" Tanya Rizal
"Ini Mass , Nihh!" Ariana Memberikan Satu Stel Baju Piama.
Setelah Berpakaian Dan Mengeringkan Rambutnya, Rizal Menatap Ke Arah Ariana Yang Sudah Berbaring
,"Ayo Katanya Mau DiPijitt?"Ucap Rizal.
"Emang Bolehh Ya Mass?" Ariana Nampak Ragu.
"Emang Ada Yang Larang, Yang Dipijit Juga Kan Istri Aku!" Ucap Rizal
Ariana Bangkit Dari TidurNya, Memposisikan Badannya Menjadi Duduk. Rizal Naik Ke Atas Ranjang, Dia Duduk DiBelakang Ariana.
"Buka Bajunya!" Ucap Rizal
Ariana Merasa Tersentak , Dia Terdiam Sebelum Membuka Bajunya "Carii Kesempatan Ajja Kamu Mah" Gumam Ariana, Tapi Masih Bisa Di Dengar Rizal
"Yaudah Kalau Emang Mau DiPijitnya DiBaju Juga Gapapa!" Ucap Rizal. Tapi Ariana Masih Membuka Bajunya
Ariana Mengikat Rambutnya, Membuat Leher Jenjangnya Terlihat. Rizal Menelan Ludahnya Kasar, Bagaimanapun Dia Laki Laki Sejati.
"Awass Yahh Jangan Macem Macemm!" Ucap Ariana.
Rizal Hanya Tertawa Menanggapinya. Rizal Mulai Mengoleskan Sedikit Sedikit Minyak Anginnya, Mulai Memijat Perlahan.
__ADS_1
"Jangan Keenakan, Nantii Saya Nya Gak Bisa Nahan"Ucap Rizal Sambil Tertawa.
Ariana Mendengus Kesal, Karena Akhir Akhir Ini Suaminya Sering Jahil. "Mass Kencengan Dikit Napa!" Ucap Ariana.
Rizal Menuruti Perintah Sang Istri.
Tubuh Yang Putih, Mulus, Sexy Membuat Rizal Brutal "Tau Ginii Gue Gakakan Nawarin Buat Mijitt. Gue Juga Yang Rugii!" Ucap Rizal Dalam Hatii.
Setelah Beberapa Menit Ariana Berbaring Di Atas Ranjang.
"Buka BRA Nyah!" Ucap Rizal. Ariana Merasa Tersentak
"Yaa Ini Kan Ngalangin Saya Mijit,!" Ucap Rizal
Ariana Menolak Membuka BRA Nya. Tiba Tiba Suaminya Membisikan Sesuatu DiTelingannya.
"Mau Saya Bukain, Atau Buka Sendiri!" Membuat Bukukuduk Ariana Merinding. Dia Membuka BRA Nya Di Bawah Selimut, Setelah Itu Menutupi Bagian Depannya Dengan Baju.
Tapi Rizal Masih Bisa Melihat Gundukan Kenyal Yang Berisi Itu. "Ahh Siall, Gue Harus Kuatt!" Ucap Rizal Dalam Hati.
Setelah Selesai Ariana Memakai Kembali BRA Nya Dan Pakaiannya, Kemudian Duduk Di Sebelah Rizal
"Mas Makasihh Yahh!" Ucap Ariana Sambil Memeluk Rizal.
"Iya Sama Sama" Rizal Mengusap Kepala Ariana.
"Kamu Gak Mau Tanggung Jawab Nih, Atau Ngasih Bonus Buat Aku Gtuh?" Tanya Rizal
Ariana Kebingungan Dengan Yang DiMaksud Rizal.
"Maksudnyaa?" Tanya Ariana.
"Lihatlah Ada Yang Berdiri Tapi Bukan Keadilan!" Rizal Menunjukan Ke Arah Celannanya
Ariana Melihat DiBawah Celananya Ada Yang Menyembul, Sontak Ariana Menutup Mulutnya.
Rizal Mendekati Ariana Yang Masih Kaget, Tiba Tiba "Cupp" Rizal Mencium Bibir Ariana, Dan Membuatnya Semakin Terpaku.
Kemudian Rizal Menciumnya Lagi, "Sangatt Manis" Pipi Ariana Merona. Tanpa Aba Aba, Rizal Memegang Tengkuk Ariana Dan Menyatukan Kembali Bibirnya, Kalii Ini Rizal Memperdalam Ciumannya.
Ariana Tidak Menolak Sama Sekali, Pertama Kalinya Dia Berciuman Dengan Rizal, Rasanya Enak Sekali. Rizal ******* Terus Bibir Ariana, Hingga Dia Kehabisan Nafas, Rizal Mencium Leher Ariana Hingga Keluar Bunyi Lengguhan Ariana "Ughhh" Sontak Membuat Rizal Terpancing. Rizal Meninggalkan Bekas Merah Di Leher Ariana.
"Mau Berhenti Atau Mau DiLanjutkan?" Tanya Rizal
Ariana Tak Menjawab Perkataan Rizal.
__ADS_1