JODOH PILIHAN IBUKU

JODOH PILIHAN IBUKU
Part 13


__ADS_3

Randi mulai memandangi lekat wajah Winda, bau wewangian yang digunakan Winda pun membuat Randi semakin erat memeluk Winda, Tanpa ia sadari, selimut yang kini menutupi tubuh nya telah jatuh kelantai, Randi membalik badan Winda untuk menghadapkan nya ke cermin yang setinggi badan Randi, terlihat jelas belahan dada Winda yang berisi dan putih, membuat Randi ingin terus memandanginya.


" Sayang, coba buka mata kamu " bisik Randi di telinga Winda.


Winda yang kini membuka mata nya terasa sangat malu ketika melihat bentuk tubuh nya di cermin, apalagi posisi nya sekarang tangan Randi melingkar di perut ramping nya, Darah winda mulai mengalir lebih deras, dan detak jantung nya pun mulai tak beraturan. Untuk pertama kalinya Randi memanggil nya dengan panggilan * Sayang * , hal itu membuat bulu kuduk Winda terasa terangkat.


" Kamu cantik banget, seksi dan wangi " sambil sesekali Randi mencium pundak Winda.


Winda hanya diam menahan malu atas perlakuan Randi. tapi juga menikmati tiap sentuhan Randi.


" Rambut nya di gerai saja, lebih cantik, kalo di kuncir gini aku gak tahan liat nya sayang " bisik nya pelan sambil melepaskan ikat rambut Winda.

__ADS_1


Randi membalikkan badan Winda sehingga mereka kini berhadapan, dan berpandangan untuk pertama kalinya. Randi mulai memandangi lekat wajah Winda, begitu manis, cantik tak puas di pandang. Randi melepaskan kaos yang dia pakai, itu membuat Winda kaget dan cepat cepat menutup mata nya karna pemandangan ini tak biasa terjadi antara mereka.


Terasa hangat ketika Randi memeluk tubuh Winda, Winda merasakan otot otot yang ada di dada dan di perut Randi, karna kain lingerie yang ia gunakan transparan. sehingga dia merasakan hangat nya tubuh Randi.


" Kamu kenapa, kok diam saja " tanya Randi pada Winda.


" A...aku malu mas, " sambil menyimpan wajah cantik nya di dada randi.


" Kok malu, kan kita suami istri " mengangkat dagu Winda untuk memandangnya.


Randi mulai menciumi pipi Winda, dan Winda hanya pasrah dengan perlakuan suaminya itu.

__ADS_1


Kini bibir Randi tepat berasa di atas bibir mungil Winda, Randi mulai mengecup bibir istrinya itu dengan penuh kelembutan, Winda yang merasakan sensasi itu tanpa sadar mulai melingkarkan tangan nya di leher Randi. Randi terus menikmati bibir istrinya sambil sesekali tangan nya mengulurkan tali lingerie yang ada di bahu Winda. Sesekali keduanya melepaskan ciuman mereka hanya untuk mengambil nafas.


" Aku mau punya anak dari rahim kamu sayang " bisik Randi sambil menciumi leher Winda.


Winda mulai merasakan kehangatan di sekujur tubuh nya. tangan Randi yang mulai nakal semakin membuat Winda menjadi tak karuan, Randi yang awal nya cuek dan tak banyak bicara, kini mulai menjadi liar di atas kasur pengantin mereka. tanpa Winda sadari kini lingerie yang ia kenakan telah di lepaskan oleh Randi, hanya tersisa penutup buah dada dan bagian sensitif milik Winda.


Randi yang kini berada di atas tubuh Winda menghentikan aktivitas nya, hanya untuk memandangi tubuh istrinya, begitu putih bersih dan seksi, pinggang yang kecil, perut yang langsing dan buat dada yang besar.


" Mas..aku malu " ucap Winda pelan.


" Gausah malu, kamu cantik banget sayang " Randi kembali menciumi leher Winda sehingga tanpa Winda sadari, dia mulai mengeluarkan desahan desahan asmara.

__ADS_1


Visual Winda



__ADS_2