
Adisti Berjalan Menuju Pantai Untuk Mencari Ketenangan Diri.
"Ngapain Yah Gue, Massa Iya Jam Segini Ke Club!" Gumam Adisti
Tiba Tiba Pandangan Adisti Tertuju Pada Satu Orang Laki Laki Yang Sedang Berbincang DiPinggir Pantai Dengan Beberapa Wanita Cantik
Adisti Mendekati Mereka "Boleh Gabung?" Tanya Adisti
Mereka Terdiam Sejenak, Dan Seorang Laki Laki Itu Memperbolehkan
"Boleh, Silakan Duduk!" Ucap Laki Laki Itu
"Kamu Temannya Ariana Kan ? Emm Dinar yakan" Tanya Adisti. "Ahh Iyaa, Kemana Ariana Dari Kemaren Saya Gak Lihat Dia?" Tanya Dinar.
"Ariana Lagi Mesra Mesraan Sama Suaminya, Dari Pada Jadi Kambing Conge Mending Saya Nyari Udara Segar, Sebelum Back To Work !" Ucap Adisti
"Ahh Iyaaa Benar Juga. Tadinya Saya Naksir Ariana, Tapi Setelah Tau Dia Punya Suami, Yaa Saya Mencoba Mundur!" Ucap Dinar Tanpa Memperhatikan Adisti
"Lelaki Mana Yang Gak tertarik Sama Ariana, Hampir Ajja Bos Gue Juga NyiaNyiain Bidadari Seperti Ariana!" Ucap Adisti
Parawanita Itu Hanya Mentap Mereka Yang Sedang Membicaran Ariana. "Ehh, Sorry. Pindah Tempat Yuu Gaenak Didenger Banyaj Orang!" Ucap Dinar
Mereka Berpindah Ke Tempat Yang Agak Lumayan Sepi. "Lo Udah Punya Pacar ?" Tanya Adisti
"Gue Sebenarnya Udah Tunangan, Tapii Biasalah Tunangan Karena Bisnis!" Ucap Dinar
" Ohhh Pantesan Lo Masihh Mau Ngejar Ariana!" Ucap Adisti
__ADS_1
"Lo Sendiri Udah Punya Pacar?" Tanya Dinar
"Enggak, Boro Boro Pacaran Bro Gue mah Tiap Hari Lengket Sama Rizal!" Ucap Adisti Sambil Menghela Nafas.
"Ohh Pantesan Lo Galauu. Ehh Gue Mau Ke Hotel Dulu Yahh, Gue Belum Tidur Dari Semalem, Gue Duluan!" Dinar Melangkah Meninggalkan Adisti Yang Masih Termenung Di Sisi Pantai
***
Ariana Bangun Dari Tidurnya, Dia Melihat Yang Masih Tidur Dengan Tenang. Ariana Perlahan Bangkit Dari Ranjang Menuju Kamar Mandi.
Setelah Mandi Ariana Menuju Ranjang Untuk Membangunkan Rizal
"Mass" Panggil Ariana
"Ughhh" Rizal Terbangun, Dia Mengerjapkan Matanya Seraya Mengumpulkan Kesadarannya. "Mass Ayo Mandi, Udah Sore!" Ucap Ariana
"Mandiin Yahh?" Pinta Rizal
"Mandii Sendirii Yahh, Aku Udahh Mandii Mass!" Ucap Ariana
"Enggak Mauu!" Rizal Malah Jongkok Seperti Anak Kecil Yang Manja
Ariana Menghela Nafas Kasarr, "Yaudahh Iyaa Aku Temenin Kamu Mandii!" Ucap Ariana, Pipinya Sudah Memerah Karena Malu
" Jangan Lama Lama Mandinyaa Yahhh!" Ucap Ariana
"Iyahh" Rizal Membuka Pakaiannya Dan Hanya Meninggalkan Pakaian Dalam
__ADS_1
"Sayangg Sinii?" Panggil Rizal, Dengan Berat Hati Ariana Mendekat.
Ariana Terpaksa Melepaskan Bajunya, Membuat Hasrat Rizal Bangkit.
"Masss, Kamu Kan Lagii Sakitt!" Ucap Ariana, Tanpa Memperdulikan Kata Kata Ariana Rizal Memeluk Ariana Dari Belakang.
"Eumm Sangatt Kenyal Dan Berisii!" Gumam Rizal Di Telinga Ariana
"Masshhh ihhh" Ariana Tersipu Malu
"Beginii Sebentar Sayangg, Rasanya Nyaman Sekalii. Jangan Bergerak Nanti Juniornya Memberontak!" Bisikan Riza Terasa Sensual DiTelinga Ariana..
Ariana Hanya Pasrah Dengan Perlakuan Rizal," Mashh Ayoo Mandii!" Ucap Ariana
"Iyaa Ayo Mandiin!" Rizal Berdiri DiBawah Sower, Sementara Ariana Mengambil Sabun.
Ariana Membaluri Tubuh Rizal Dengan Sabun, Gerakan nya Terhenti Saat Ada Benda Yang Bergerak DiBawah Sana.
"Kenapa Berhenti, Ayoo Sayangg!" Goda Rizal
"Emm Kamu Ajja Dehh Mass, Inii Sabunnya!" Ariana Memberikan Sabun Itu, Namun Rizal Tidak Menerimanya, Rizal Bersikeras Ingin Di Mandiin Oleh Ariana
"Yaudahh Iyaa" Ariana Melanjutkan Kegitannya, Walau Agak Geli Ariana Tetap Menyabuni Seluruh Tubuh Rizal
"Tubuhh Kamu Baguss Bangett, Pantesan Kamu Kuatt Bangett Mas!" Ucapan Ariana Membuat Rizal Tersipu
"Emmm Makannya Kamu Harus Sering Olahraga Sayangg!" Ucap Rizal
__ADS_1