
Rizal akhirnya tiba dikantor, setelah melewati banyak kemacetan dijalanan..
Dia berjalan menuju cafe untuk membeli secangkir Coffe..
"Mba Americanonya satu yah !" Rizal menunggu pesanannya, dia melihat ke arah ponsel yang digenggamnya. Istrinya belum membalas juga pesan darinya.
Setelah beberapa menit, pesanan cofe nya sudah jadi. Rizal membayarnya dan berjalan kaluar dari cafe yang bersebelahan dengan kantornya.
"Adisti tumben banget belum kesini yah, kalau dia udah disini pastinya dia suka nyamperin gue !" gumam Rizal..
***
"Kita turun disini aja, dari pada kamu telat lagi !" ucap Selena
"Iya kita turun disini aja dis, makasih yah udah mau direpotin !" Ariana merasa merepotkan pasangan ini
"Tidak kok, saya berangkat dulu yah !" Adisti melajukan kembali mobilnya setelah mereka berdua turun..
"Sel, gimana hubungan kamu sama Adisti ?" tanya Ariana penasaran.
"Rencananya si aku mau sewa Aapartemen mba setelah aku dapet gaji pertama aku !" ucap Selena..
"Loh kenapa sel ? Kamu gak nyaman yah ?" tanya Ariana.
__ADS_1
"Enggak kok mba. Aku nyaman aja, cuman gak enak aja gitu. Kita belum nikah udah serumah aja, gimana kalau mas Adisti udah punya pacar trus gak mau bawa pacarnya cuman gara gara aku ada di Apartnya !" Selena mengungkapkan alasannya yang ingin pindah Apartemen lain..
"Kamu ini berpikir berlebihan, Adisti itu gak kayak gitu.Padahal kamu yang lebih tau tentang dia yakan. Kamu mending omongin lagi sama dia deh !" Ariana memberikan saran pada Selena.
"Iya mba nanti saya bicarakan lagi !" ucap Selena. Mereka terpisah saat berada didalam kantor, karena ruangan mereka yang berbeda.
***
"Tumbe banget lo telat ? Habis dari mana ? Kenapa Wa ga dibales bales !" Pertayaan itu keluar saat Adisti baru sampai dihalam kantor. Adisti berniat menyapa bosnya, namun bosnya lebih dulu menyerang.
"Haduh bos, satu satu dong nanyanya !" ucap Adisti,dia bingung mau menjawab yang mana dulu..
"Ayo masuk dulu, ngomongnya diruangan gue aja yah !" Rizal mengajak Adisti untuk berbicara diruangannya. Dia berjalan lebih dulu,meninggalkan Adisti yang masih memarkirkan mobilnya.
"Dis lo abis dari mana ? Jam segini baru ke kantor ?" tanya Rizal saat mereka sudah diruangan..
"Biasa bos, habis ngnterin Selena !" ucap Adisti santai..
"Lo tadiada liat mobil istri gue gak dikantor ? Dia gak bales bales pesan gue !" ucap Rizal..
"Kata Selena sih lagi meeting, oh iya bos gue masih ada kerjaan. Nanti lagi ya ceritanya !" Adisti melarikan diri dari ruangan bosnya itu, jantungnya berdetak kencang karena bosnya mengintrogasi dirinya.
"Huh selamat.." Setelah sampai diruangannya dia merasa lega, karena terbebas dari pertanyan pertanyaan bosnya.
__ADS_1
Adisti duduk dikursinya, dia mulai mencari informasi lagi tentang Alice.
***
Di Bandara, Lina akan menjemput kekasihnya itu.. Terlihat kekasihnya itu baru keluar dari Bandra.
"Hallo sayang ?" sapa Alex, dia mencium kening kekasihnya itu
"Hallo. Gimana kabar kamu ?" tanya Lina dia menyerahkan kunci mobil itu pada kekasihnya.
"Kabar baik sayang. Ini bukannya mobil Ariana kan sayang !" Alex ingat kalau ini mobil istri bosnya.
"Iya Ariana lagi ke kantor, tadi dia kerumah nyamperin !" ucap Lina. Alex menganggukan kepalanya seraya mengerti, mereka masuk kedalam mobil dan pergi menuju salah satu restoran..
"Kamu udah makan ?" Tanya Alex
"Udah tadi, kamu belum makan yah ?"tanya Lina. Alex menganggukan kepalanya, mau tidak mau Lina harus menemaninya makan.
Mereka sampai direstoran yang mereka maksud, Lina turun lebih dulu sementara kekasihnya sedang berganti baju dimobil..
Setelah Alex keluar, mereka masuk kedalam restoran dan memesn beberapa makanan.
Sambil menunggu makanannya, mereka berbicara tentang hubungan mereka yang mau dibawa kemana setelah ini. Lina belum memutuskan untuk ke hubungan yang lebih serius, sementara Alex menginginkan hubungan yang jelas.
__ADS_1
Tak lama kemudian makanan mereka datang, mereka langsung menyantapnya tanpa ada pembicaraan apapun lagi sampai mereka selesai makan..