Keluarga Yang Tak Dirindukan

Keluarga Yang Tak Dirindukan
Hancur


__ADS_3

'Apa hanya sampai di sini hubungan kita? Apa semua usaha yang telah aku lakukan akhirnya berakhir dengan sia-sia? Ya Tuhan, apa pilihan yang ku ambil ini sudah tepat?' Batin Anika, dia mencoba meyakinkan dirinya sendiri atas keputusan yang akan diambilnya.


'Ku mohon, tahan aku! Ku mohon pertahanan hubungan ini, Rendra. Aku mohon jangan biarkan aku pergi!' Anika berbicara dalam diam lewat sorot matanya. Ya, bagaimana pun juga dia tidak sepenuhnya siap, bahkan dia tidak benar-benar siap.


Setelah diam cukup lama Rendra akhirnya membuka suara, "Baiklah jika itu keinginan mu, aku setuju." Suaranya pelan dan sedikit bergetar.


Lutut Anika seketika menjadi lemas, dia hampir saja jatuh jika tidak berusaha menjaga keseimbangan tubuhnya sebisa mungkin. Dia sungguh tak menyangka Rendra akan menyetujuinya semudah itu.


Perkataan Rendra bagaikan petir disiang bolong menyadarkan dirinya yang telah salah mengambil keputusan.


"Baik, mulai hari ini aku akan meninggalkan rumah ini." Suara Anika bergetar kemudian dia mengambil koper yang berada di atas lemari dan menyiapkan pakaiannya untuk dibawa pergi.


Saat Anika masih memasukan baju ke dalam koper, tangannya ditahan oleh Rendra. Dia berpikir Rendra akan menghentikannya pergi dari rumah itu, ada sedikit rasa senang yang menyentuh hatinya.


"Kamu tidak perlu pergi dari rumah ini, biar aku saja yang pergi." Benar saja Rendra memang mencegah Anika untuk pergi dari rumah itu, tapi bukan berarti membatalkan rencana perceraian mereka, hal itu membuat Anika semakin sedih.

__ADS_1


"Tidak! Aku akan tetap pergi, terus berada di rumah ini sangat menyiksa dan menyesakkan." Tolak Anika kemudian dia melanjutkan persiapannya.


Rendra hanya diam terpaku dia memperhatikan Anika yang sedang memasukkan baju-bajunya.


"Aku pergi." Ucap Anika kemudian setelah selesai, dia hanya melirik sekilas ke arah Rendra lalu melangkah pergi.


Rendra sungguh ingin sekali mengentikan Anika, tapi tangannya hanya menggantung di udara, sampai Anika hilang di balik pintu Rendra hanya bisa memandanginya.


Di luar kamar Anika berpapasan dengan Kaisar yang baru saja pulang dari sekolah. Kaisar yang melihat Anika membawa koper pun bertanya, "Lho Mama mau kemana kenapa bawa koper?"


"Bereskan bajumu juga Kai, kita akan pergi dari rumah ini." Anika menjawab tanpa memandang ke arah Kai.


"Mama sama Papa akan berpisah." Jawab Anika singkat.


Kaisar jelas sangan terkejut dengan jawaban Anika, tatapnya seketika menjadi kosong dan dia termundur satu langkah.

__ADS_1


"Mama bohong kan? Mama sedang becanda kan?!" Kaisar maju dan menggoyangkan bahu Anika berulang kali.


Anika hanya diam, air matanya mulai bercucuran. Melihat itu Kaisar mampu menangkap semuanya bahwa yang dikatakan Anika memang benar adanya.


"Please Ma, katakan kalau itu tidak benar." Kaisar lemas sampai jatuh berlutut di depan Anika, air matanya ikut tumpah saat itu juga.


Sesaat kemudian Kaisar bangkit dia mengusap air matanya lalu bertanya kepada Anika, "Dimana Papa?" Kaisar melirik pintu kamar orang tuanya lalu tanpa menunggu jawaban dari Anika, Kaisar langsung pergi ke kamar orang tuanya itu.


Rendra yang masih di dalam kamar mampu mendengar semuanya, dia beberapa kali menghela nafas berat dia duduk di atas ranjang sambil mendengarkan semuanya saat tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan Kaisar muncul dari sana dengan langkah gamang.


"Pa, Apa tidak ada pilihan lain selain perceraian?" Tanya Kaisar lirih, dia melangkah mendekati Rendra yang menatapnya dengan tatapan putus asa.


Rendra hanya menggelengkan kepalanya sambil memalingkan wajah lalu berkata, "Ini permintaan Mama mu."


"Walaupun ini permintaan Mama, seharusnya Papa bisa menolaknya bukannya setuju dan hanya diam seperti ini!" Kaisar berteriak meluapkan emosinya.

__ADS_1


"Apa kalian tidak memikirkan perasaan Kai? Kenapa kalian begitu egois!" Lanjut Kaisar lagi, kali ini suaranya melemah dia menangis sesenggukan seiring dia berbicara.


"Maaf." Hanya itu yang mampu diucapkan oleh Rendra, dia pun tidak tahu harus mengambil langkah seperti apa.


__ADS_2