Keluarga Yang Tak Dirindukan

Keluarga Yang Tak Dirindukan
Terlambat


__ADS_3

Kaisar berjalan tergesa-gesa menghampiri kedua orang tuanya yang sedang sarapan lalu berkata, "Ma, Pa Kai berangkat sekarang." Lalu menyalami kedua orang tuanya.


"Lho nggak sarapan dulu?" Tanya Anika.


"Udah telaaaaat." Jawab Kaisar lalu berlari meninggalkan kedua orang tuanya.


"Suruh siapa tadi dibangunin nggak bangun-bangun jadinya ya terlambat." Anika geleng-geleng kepala.


Rendra yang diam sejak tadi tiba-tiba berdiri dan bersiap berangkat ke kantor juga.


"Eh mau berangkat sekarang? Sarapannya kan belum habis." Anika bertanya kepada Rendra namun tidak ada jawaban dari pria paruh baya itu.


"Setidaknya habiskan makananmu." Anika mengingatkan.


"Sarapan berdua denganmu membuatku merasa sesak!" Rendra berkata dengan sinis lalu pergi meninggalkan Anika sendirian.


Anika membuka mulutnya namun tidak ada kata-kata yang keluar, dia meletakkan sendoknya dan tidak menghabiskan sarapannya juga karena dia sudah kehilangan selera makan.


***


"Eh pak pak pak! jangan tutup gerbangnya dulu pak, saya mau masuk." Seorang gadis mencegah satpam saat mau menutup pintu gerbang.


Satpam itu berhenti menutup pintu gerbang saat baru setengah tertutup lalu menatap tajam ke arah gadis tersebut.

__ADS_1


"Neng ini udah jam setengah delapan, jam segini baru berangkat." Ucap satpam tersebut dengan logat Betawinya.


"Ya maaf pak, tadi saya nyari-nyari angkot gak ada yang lewat jadi saya terlambat deh." Gadis itu memasang wajah memelas berharap satpam itu percaya padanya.


"Halah neng pikir saya percaya. Udah sana pulang aja! Percuma dah masuk juga kagak dibolehin ikut pelajaran." Usir satpam itu lalu menutup gerbang kembali.


"Pak tolong saya sekali ini aja pak, saya ada ulangan kalo saya pulang dan nggak bisa ikut ulangan, nanti orang tua saya marah pak. Please ya pak sekali ini aja." Gadis itu memohon dengan pura-pura nangis.


Satpam yang merasa iba itu pun akhirnya mengizinkan si gadis untuk masuk, "Ya udah masuk sono! Kalo besok masih terlambat nggak ada izin lagi!"


Gadis itu tersenyum lebar, "Makasih pak!" Lalu melangkah masuk, namun suara klakson mobil berhasil menghentikan langkahnya saat baru di ambang pintu gerbang.


Gadis itu refleks minggir dan pak satpam yang melihat sebuah mobil hendak masuk pun segera mencegahnya dari depan.


Si pengendara mobil menurunkan kaca mobil lalu mengeluarkan kepalanya lalu berkata, "Hehe pak ganteng, minggir bentar pak saya mau masuk." Katanya sambil nyengir kuda seperti orang tak bersalah.


"Dasar bocah ingusan ini lagi! Cepat turun!" Pak satpam sudah kehabisan kesabaran. Pemuda itu pun akhirnya turun dari mobil dan menghampiri pak satpam.


"Permisi pak saya mau lewat." Pemuda itu berjalan melewati pak satpam namun segera dicegah pak satpam dengan menarik telinganya.


"Aw pak sakit tau!" Pemuda itu mengaduh kesakitan.


"Eh Kaisar Romawi! Mau kemana kamu?" Tanya pak satpam kepada pemuda itu yang ternyata adalah Kaisar.

__ADS_1


"Ya mau masuk lah masa mau ke pasar." Kaisar menjawab dengan sewot sambil mengusap telinganya yang sakit.


"Maaf pak, biarkan saya masuk dulu baru bapak boleh ngurus bocah ingusan ini pak." Gadis yang terdiam sejak tadi akhirnya berbicara sambil berjalan memasuki sekolah.


"Nehi nehi nehi kalian berdua nggak boleh masuk!" Pak satpam menarik tas gadis tersebut dan membuat gadis itu mundur.


Gadis itu memasang wajah memelas lagi lalu berkata, "Lah pak, tadi kan saya udah dibolehin masuk kok sekarang jadi gak boleh?"


"Tadi karena kamu nggak ada temennya, sekarang udah ada temen buat bolos. Nih bocah ingusan." Pak satpam menunjuk Kaisar, namun pemuda itu malah tak peduli dan memandang ke arah lain


"Nggak bisa gitu dong pak, ini namanya nggak adil." Protes gadis tersebut.


"Udah sana pulang aja kalian, saya mau ngopi." Pak satpam berbicara lalu menutup pintu gerbang dan menguncinya.


Gadis itu menjadi lemas, tapi Kaisar dia justru terlihat tenang dan biasa saja. "Eh, elo yang kemarin nabrak gue kan?" Gadis itu bertanya saat mengamati wajah Kaisar dan teringat kejadian waktu lalu.


Kaisar hanya diam tak menjawab, dia duduk dibagian depan mobilnya.


"Eh jawab!" Gadis itu membentak kesal karena Kaisar hanya diam.


Kaisar menoleh sebentar lalu menjawab, "Elo ngomong sama gue?"


"Enggak, gue ngomong sama monyet!"

__ADS_1


"Oh pantes kelakuan elo mirip kayak monyet." Jawab Kaisar yang membuat gadis itu semakin murka.


__ADS_2