
"Bagaimana pak, perjalanan Anda menyenangkan?" Satya menyalami Rendra saat keduanya bertemu disebuah restoran.
"Yah tidak buruk." Jawab Rendra dengan tersenyum tipis.
Setelah tiba di Bali siang tadi, keduanya memutuskan untuk bertemu di sebuah restoran di hotel tempat mereka menginap pada malam harinya.
"Mau pesan apa pak?" Tanya seorang pelayan yang menghampiri mereka berdua.
"Nanti saja, kami masih menunggu seseorang." Jawab Satya sambil tersenyum dan segera diangguki oleh pelayan pria itu dan pergi meninggalkan mereka berdua.
"Dimana Bu Natalie? Apa dia sudah sampai?" Tanya Rendra kepada Satya.
Satya melirik jam tangannya kemudian menjawab, "Saat ku hubungi tadi dia mengatakan masih dalam perjalanan, mungkin sebentar lagi sampai." Jawab Satya yang hanya dibalas anggukan kepala pelan dari Rendra.
"Ah itu dia!" Ucap Satya yang menunjuk ke arah lain, Rendra pun ikut menoleh ke tempat yang ditujuk Satya.
"Maaf aku terlambat, ada sedikit masalah dijalan." Ucap seorang wanita yang terlihat berusia awal 30an tahun.
__ADS_1
"Tidak apa-apa kami juga baru saja sampai, silahkan duduk Bu." Rendra mempersilahkan wanita itu untuk duduk.
Wanita itu tersenyum, "Terima kasih." Kemudian dia pun duduk.
"Pelayan!" Satya mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan wanita.
"Iya Pak, Bu mau pesan apa silahkan dipilih menunya." Ucap pelayan itu dengan ramah sambil menyerahkan buku menu kepada Satya, Rendra dan Natalie.
Satya menerima buku menu tersebut kemudian menjawab, "Sebentar saya lihat-lihat dulu." Satya mulai membolak-balik setiap halaman kemudian mulai menelusuri menu makanan satu per satu.
"Saya pesan tenderloin steak sama spaghetti carbonara minumnya hot tea saja." Satya menyebutkan pesanannya kepada pelayan dan segera dicatat oleh pelayan wanita itu.
"Ah saya samakan saja dengan Pak Satya, tapi minumannya green tea ya mbak." Jawab Natalie
"Kalau saya pesan pasta tuna cheese sama roasted chicken kalau minumnya lemon tea." Rendra ikut menyebutkan pesanannya.
Pelayan itu mencatat semua pesanan dengan sigap kemudian menjawab, "Baik pak, silahkan tunggu sebentar. Kami akan menyiapkan makanannya." Kemudian pelayan wanita itu segera pergi untuk menyiapkan pesanan mereka.
__ADS_1
Satya membenarkan posisi duduknya sebelum berkata, "Baiklah, sambil menunggu pesanan kita datang bagaimana kalau kita mulai saja rapatnya?" Satya memandangi kedua rekannya itu.
Rendra mengangguk pelan kemudian berkata, "Sebelum mulai, biarkan saya jelaskan dulu kepada Bu Natalie selaku pimpinan anak cabang perusahaan Z-Properties karena kita baru bisa bertemu hari ini."
Meskipun mereka bertiga sudah merencanakan kerja sama ini sejak lama, tapi Satya dan Rendra baru sempat bertemu langsung dengan Natalie. Oleh karena itu Natalie butuh penjelasan ulang secara keseluruhan.
"Silahkan." Satya mempersilahkan Rendra untuk menjelaskan semuanya. Rendra mulai memaparkan materi dan didengarkan dengan baik oleh Bu Natalie, wanita itu sesekali menganggukan kepalanya sembari mendengarkan.
"Saya sudah mencari beberapa referensi tentang tempat dan design resort yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk kita." Satya berbicara setelah Rendra selesai menjelaskan.
Satya mengeluarkan beberapa foto dari dalam tasnya kemudian disejajarkan di atas meja, "Silahkan bisa dilihat gambarnya."
Ketiganya mulai mengamati setiap gambar yang ditunjukkan Satya kemudian mulai berdiskusi dan saling melempar pendapat.
Sementara itu pelayan datang membawa pesanan ketiganya, "Silahkan dinikmati hidangannya." Ucap pelayan setelah meletakkan semua makanan di atas meja.
"Terima kasih." Jawab ketiganya secara hampir bersamaan.
__ADS_1
"Kita lanjutkan nanti setelah makan. Silahkan dinikmati hidangannya." Rendra berbicara sambil tersenyum dan disetujui oleh Satya dan Natalie.