Keluarga Yang Tak Dirindukan

Keluarga Yang Tak Dirindukan
Kecelakaan


__ADS_3

"Kai, besok kan udah mulai libur panjang nih, main yuk kemana gitu." Yoga berbicara dengan merangkul pundak Kaisar, keduanya berjalan beriringan untuk pulang sekolah.


"Lo kan tahu kondisi gue, gue mana bisa main di kondisi yang sekarang." Kaisar terlihat lesu sambil memandang ke arah bawah terus menerus.


"Eh sorry gue lupa, nyokap lo belum sadar juga sampai sekarang?" Tanya Yoga kemudian.


Kaisar hanya menggeleng pelan menjawab pertanyaan Yoga.


"Kai, gue boleh nggak jenguk tante Ika?"


"Boleh aja, tapi gue nggak bawa mobil. Mobil gue tinggal di rumah sakit."


"Gampang itu mah, kita naik ojek aja yang ada di pangkalan depan." Jawab Yoga.


"Tumben rame bener ni jalanan." Ucap Yoga setelah keduanya sampai di depan sekolah hendak menyeberang jalan untuk naik ojek.


"Iya nih." Jawab Kai sambil melihat ke arah kanan dan kiri memastikan situasi aman untuk menyeberang.


"Yuk Ga, nyeberang sekarang." Ucap Kaisar yang kemudian langsung berjalan cepat untuk menyeberang, sementara Yoga menyusul dari belakang.


"Kaisar awas!" Teriak Yoga ketika melihat ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi berjalan menuju ke arah Kaisar.


Dan yang terjadi kemudian Kaisar tertabrak mobil tersebut saat menyeberangi jalan.


"Aahhhh!" Kaisar jatuh tersungkur ke aspal sambil memegangi kaki kirinya karena tertabrak mobil tersebut. Kepalanya juga terluka dan mengeluarkan cukup banyak darah.

__ADS_1


Yoga segera berlari menghampiri Kaisar dan menolongnya.


"Kai!" Panggil Yoga dengan panik. Kemudian Yoga melihat ke arah orang lain yang mengerumuni Kaisar sebelum berteriak, "Woy jangan liatin doang cepat bantu!" Yoga menjerit keras.


Mobil yang menyerempet Kaisar berhenti dan langsung menghampiri Kaisar.


"Maaf! Saya akan tanggung jawab, tolong bawa adik ini ke dalam mobil saya, saya akan mengantarnya ke rumah sakit." Kata si pengendara mobil tersebut dengan panik.


Kaisar pun segera dibawa ke mobil dan langsung diantar ke rumah sakit dengan ditemani Yoga.


***


"Dimana aku?" Seorang pasien wanita paruh baya terlihat kebingungan melihat ke sekeliling ruangan tempatnya dirawat.


Dia melepas selang oksigen yang terpasang di hidungnya kemudian hendak mengambil posisi duduk, namun rasa sakit dibagian perut menghentikan tindakannya.


"Kamu sudah sadar?!" Seorang dokter pria memasuki ruangan pasien tersebut. Ekspresi wajahnya menunjukkan dia begitu terkejut sekaligus bahagia.


"Dokter Revan?" Kata pasien tersebut.


Ya, dia adalah Anika. Siang ini dia terlihat sudah sadar setelah lebih dari dua Minggu mengalami masa kritis.


"Jangan duduk dulu, biar saya periksa kondisimu." Ucap Revan yang kemudian langsung memeriksa kondisi Anika.


"Syukurlah, kondisimu semakin membaik, Ika. Saya turut senang." Kata Revan selepas memeriksa kondisi Anika.

__ADS_1


"Dimana anak saya dok?" Tanya Anika.


"Ah Kaisar tadi pagi pamit berangkat sekolah. Mungkin sebentar lagi pulang." Jawab Revan sambil tersenyum, dia tidak menutupi bahwa dirinya begitu bahagia melihat keadaan Anika yang kini sudah sadar dan kondisinya kian membaik.


"Mau minum?" Tanya Revan.


"Boleh." Jawab Anika singkat. Kemudian Revan mengambil segelas air putih dan membantu Anika untuk minum.


"Apa semuanya baik-baik saja dok selama saya tidak sadarkan diri?" Anika bertanya dengan nada pelan namun masih cukup terdengar.


"Semaunya baik, kamu jangan khawatir." Jawab Revan, dia tidak sepenuhnya jujur mengingat beberapa hari terakhir ada masalah yang berkaitan dengan Kaisar dan Rendra. Namun Revan memilih untuk tidak menceritakannya pada Anika, selain Anika baru saja sadar dari masa kritisnya Revan juga berpikir dia tidak berhak menceritakan masalah itu kepada Anika karena itu sudah di luar batasnya.


Anika hanya tersenyum tipis mendengar jawaban Revan.


***


"Kai, lo harus bertahan!" Yoga berkata dengan panik sambil mendorong Kaisar yang dibaringkan di atas brankar menuju ruang IGD.


Kaisar kehilangan kesadaran saat diperjalanan menuju rumah sakit tadi.


"Kaisar!" Elena yang kebetulan sedang berada di ruang IGD begitu terkejut melihat Kaisar dalam kondisi yang bersimbah darah.


"Apa yang terjadi dengannya?" Elena bertanya kepada Yoga dengan begitu panik.


"Kaisar tertabrak mobil. Dokter tolong teman saya!" Jawab Yoga, dia bahkan sampai menahan tangisnya.

__ADS_1


"Baik." Jawab Elena singkat kemudian segera mengobati Kaisar. Sementara Yoga menunggu di luar ruangan dengan harap-harap cemas.


__ADS_2