Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Prologue


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...----------------...


Seorang gadis cantik berseragam SMA terlihat tengah mondar-mandir di pinggir jalan yang cukup sepi sambil menggigit kukunya cemas, sesekali jari tangan kanannya menari di atas ponsel, kemudian mengangkatnya mendekat ke arah telinga hingga decakan sebal keluar dari bibir mungilnya.


"Ck, mereka ke mana sih, kan harusnya udah datang dari tadi, ini bahkan udah lebih dari 20 menit tapi belum ada yang datang," gerutu gadis itu melihat jam yang melingkar cantik di pergelangan tangan kirinya.


Sebuah mobil sport hitam berhenti tepat di depan gadis itu.


"Alina mereka sudah bergerak, " ucap seseorang dari dalam mobil.


Prok... Prok... Prok


"Wah-wah sang ratu datang juga akhirnya," ucap seorang pria yang baru keluar dari dalam mansion itu diikuti sekitar 15 anak buahnya.


"Apa maksud lo Mark nyerang mansion gue, keputusan seluruh organisasi mafia udah diterima dan kita juga udah damai," tanya Alina menatap tajam pria yang dipanggilnya Mark itu.

__ADS_1


"Hahahaha lo bod0h! Gue gak terima dihina didepan seluruh ketua mafia oleh gadis b0doh dan lemah seperti lo! Kedatangan gue cuma buat bales dendam dan menguasai mafia lo, harta lo, dan seluruh milik lo," jawab Mark diselingi tawa jahatnya.


Mark adalah King dari salah satu organisasi mafia dan Mark juga satu-satunya king yang menentang adanya seorang Queen, karena Mark menganggap semua wanita adalah makhluk lemah yang tidak pantas menjadi seorang pemimpin.


Alina mengambil pistol di saku roknya dan mulai menembaki anak buah Mark.


"Kau akan kalah Mark," ucap Alina dengan senyum meremehkan karena anak buah Mark sudah habis tak tersisa.


Alina mengarahkan pistolnya ke arah perut Mark dan....


"Akkhhh" bukan Mark yang mengerang kesakitan namun Alina, darah segar mengalir dari dada kirinya yang berlubang akibat tiga buah peluru.


"Kau yang kalah dan kami menang, " ucap Rina yang merupakan sahabat terbaik Alina dan orang yang menjemput Alina dengan mobil sport hitam tadi.


Rina meniup ujung pistolnya yang mengepul kemudian berjalan mendekat ke samping Mark dan Mark pun langsung memeluk pinggang Rina dari samping.


'Pe-peng-hi-anat," ucap Alina geram namun terbata.

__ADS_1


"Hahahaha di dunia ini gak ada yang bisa dipercaya, lo aja yang b0doh karena percaya sama gue hahaha," ucap Rina tertawa jahat.


'Kita pergi sayang? Hari ini kita fitting baju, " tanya Mark menatap Rina.


"Tentu mari," jawab Rina.


"Oh ya maaf sahabat terbaik gue,gue gak ngundang lo, karena lo udah mau mati jadi sebagai hadiah pernikahan gue dan Mark, minggu depan semua aset milik lo gue ambil, " lanjut Rina berbalik dan berjalan menjauh meninggalkan Alina diikuti Mark yang tetap memeluk pinggang Rina.


"Akkhhh " pekik Alina saat merasakan sakit yang luar biasa di seluruh tubuhnya, karena peluru yang di tembakkan Rina mengandung racun mematikan hasil racikan Alina sendiri yang dibuat tanpa penawar.


Kelopak mata Alina menutup perlahan namun sebelum benar-benar menutup Alina melihat setitik cahaya yang mendekat dan semakin besar ke arahnya hingga kegelapan pun datang.


...****************...


Mohon dukungannya 🙏


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like

__ADS_1


Gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift gift


__ADS_2