Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Eps 2


__ADS_3

Sinar pagi matahari nampak menyinari seorang gadis yang berdiri di tengah-tengah kebun sayuran dan bunga-bunga nan indah, kulit putih bersihnya terlihat memantulkan sinar matahari yang mengenainya, bibir mungilnya bewarna pink alami mengukir sebuah senyuman yang indah nan menggoda, hidungnya mancung namun juga mungil menambah kesan imut di wajahnya, kedua matanya bulat dengan iris mata bewarna gold yang bisa membuat semua orang terpaku pada tatapan polos nan mematikan itu


"Nona Alina sarapan nona sudah siap,"ucap seorang wanita paruh baya yang tak lain Yuri pelayan pribadi serta pelayan setia Alina.


"Baiklah mari kita sarapan bersama," jawab gadis cantik itu seraya menoleh ke arah Yuri


Ya gadis cantik itu tak lain adalah Alina Zivanka Geraldine setelah lebih dari 3 bulan Alina menjalani perawatan kecantikan tradisional dan mandiri akhirnya Alina menjadi gadis yang sangat cantik, dibalik wajah yang buruk rupa dulu ternyata tersimpan wajah yang sangat cantik kecantikannya bahkan bisa menghancurkan satu benua ataupun satu dunia


"Oh ya bagiamana kebun ku bibi Yuri bukankah hasilnya sangat banyak? "Tanya Alina berjalan mendekat ke arah Yuri


Selama 3 bulan lebih pula Alina membuat kebun sendiri yang bertanamkan beberapa tumbuhan dan rempah masakan serta beberapa bunga yang cantik dan rempah yang cukup langka.


"Nona memang yang terbaik, semua tumbuhan nona sangat subur jika saya boleh mengasih saran kenapa hasilnya tidak nona jual untuk membeli keperluan nona lainya " jawab Yuri mengikuti langkah Alina yang masuk ke dalam paviliun.


"Ide yang bagus, mulai besok kita akan menjual semua hasil kebunku yang sudah siap panen," ucap Alina.


Tuk


Duk


Duk


Suara ketukan dari sepatu kayu yang dipakai Alina menimbulkan bunyi yang berbeda hingga Alina berhenti melangkah.


"Kenapa suara lantai ini selalu berbeda? Sejak pertama kali menginjak lantai ini aku sudah sangat penasaran apa yang ada di bawahnya " batin Alina menatap intens lantai yang menimbulkan bunyi berbeda


"Bibi Yuri?"


"Saya nona"


"Sebelum ku tempati milik siapa paviliun ini?"


"Sebenarnya paviliun ini sudah ada sebelum dibangunnya kediaman perdana menteri dan paviliun-pavilliun lainnya, waktu itu paviliun ini akan di hancurkan tapi malah dijadikan tempat pengasingan Selir Meilan " jawab Yuri menunduk sedih di akhir kalimatnya.


"Mengapa ibunda diasingkan?"


"Selir Meilan dulu bukanlah seorang selir melainkan nyonya utama, setelah sebulan pengangkatan selir Desina dan selir Raisa, selir Meilan dituduh berselingkuh dengan seorang prajurit hingga gelar nyonya utamanya dicabut, saat Selir Meilan akan diasingkan di sebuah pulau terpencil tabib menyatakan kalau selir Meilan sedang mengandung dan akhirnya selir Meilan diasingkan di paviliun anggrek ini nona, gelar nyonya utamanya pun tetap dicabut dan berganti menjadi selir biasa " jelas Yuri menatap kasihan ke arah Alina yang nampak menganggukkan kepalanya beberapa kali.


Brakk


Dugh


Brakk


"Apa yang sedang nona lakukan? "Tanya Yuri menatap bingung ke arah Alina yang mengabaikannya dan malah meneruskan menendang-nendang lantai kayu itu.

__ADS_1


BRAKK


GUBRAKK


Lantai kayu itupun akhirnya roboh dan terlihat dibawah sana ada sebuah ruangan lebih tepatnya ruang bawah tanah yang cukup gelap.


"Waw ruang bawah tanah rahasia tapi kenapa di tempatkan di tengah-tengah pintu? Benar-benar aneh " gumam Alina.


Yap benar ruang bawah tanah itu berada di tengah-tengah pintu masuk antara dapur dan ruang makan.


Apa nona akan masuk ke dalam? "Tanya Yuri melihat Alina yang mengambil obor di pojok ruangan dan menghidupkannya.


"Tentu saja, mengapa tidak? " jawab Alina lompat ke bawah dengan hanya membawa sebuah obor.


Bruk


"Pendaratan yang sempurna " gumam Alina bangga.


Dengan hanya penerangan cahaya obor Alina masih bisa melihat isi ruang bawah tanah itu dengan jelas, ruang bawah tanah itupun tak terlalu luas dimana di pojok ruangan ada sebuah rak buku-buku tebal yang telah usang, lemari kayu coklat yang berdebu, satu meja di di tengah-tengah ruangan itu, dan sekitar lima buku yang berada di atas meja serta satu kuas lengkap dengan tintanya, kaki jenjang Alina melangkah ke arah rak kumpulan buku-buku kuno nan usang itu kemudian tangannya terulur mengambil sebuah kotak yang di tempatkan di tengah-tengah kumpulan buku tebal


Ffuuhhhhh


Alina meniup permukaan kotak itu hingga debu-debu yang menutupinya hilang, Alina membuka kota itu dan yang terdapat di dalamnya adalah lima buah gulungan kertas di atas ratusan koin emas


Meletakkan kotak itu di atas meja yang berada di sebelahnya Alina langsung mengambil gulungan kertas yang berada di atas ratusan koin emas itu.


Ibu menyayangi mu Alina sayang


Meilani Ibumu...


"Ahh aku terharu hiks ibu ku benar-benar menyayangi ku " gumam Alina


Sshh


Sshh


Alina menatap waspada dan jeli di sekitarnya saat mendengar desisan ular dan terlihat seekor ular kobra membelakangi Alina yang berada di samping lemari buku sekitar 5 meter dari tempat Alina berdiri.


Alina mundur perlahan agar tidak mengagetkan dan memancing reaksi ular itu, siku Alina tak sengaja menekan sebuah tombol yang berada di dinding belakangnya dan lemari yang berada di samping ular kobra itu tiba-tiba bergerak menyamping memperlihatkan sebuah lorong yang gelap sedangkan ular kobra tadi sudah pergi entah kemana


Masih dalam mode waspada Alina mendekat ke arah lorong itu dan berjalan masuk ke dalamnya, tidak ada yang aneh hanya ada dinding dari batu bata, debu, tanah, dan juga sarang laba-laba lengkap dengan laba-labanya


Huh lorongnya sangat panjang "keluh Alina berhenti sejenak kemudian melanjutkan jalannya lagi


"Buntu?" Gumam Alina tak percaya saat melihat dinding di depannya yang menandakan kalau lorong ini memang buntu

__ADS_1


"Sialan!! udah capek-capek jalan ternyata buntu, Zonk!!" gerutu Alina berjalan ke arah batu yang berada di pojok dinding.


Greggreggreg


Saat Alina menduduki batu itu terdengar bunyi reruntuhan kerikil kemudian dinding yang berada di belakang Alina terbuka perlahan hingga seukuran pintu, reflek Alina berdiri menatap kagum ruangan baru itu yang berisikan tumpukan emas, permata, dan benda-benda berharga lainnya


"Woahh benar-benar hari yang sangat beruntung untukku, hahahaha aku kaya aku akan menjadi orang terkaya di Benua ini " teriak Alina bahagia dan berlari memasuki ruangan itu.


Alina mengedarkan pandangannya memperhatikan secara inci semua benda-benda yang berada di sekelilingnya hingga pandangannya terhenti pada sebuah meja yang tingginya sedada Alina.


Meja itu dililiti sulur-sulur liar dan tepat di atasnya terdapat sebuah kotak dengan corak bunga mawar serta sulur, di bagian atasnya tertulis " Demon&Angel "


Tangan kanan Alina menyusuri setiap inci ukiran sulur dan bunga mawar di kotak itu dan tak sengaja jari telunjuknya mengenai bagian lancip dari ukiran itu hingga mengeluarkan darah yang langsung menetes di atas ukiran " Demon&Angel".


Seketika kotak itu bersinar terang menerangi seluruh ruangan hingga lorong-lorong gelap yang Alina lalui tadi.


Gempa dan badai dahsyat terjadi secara tiba-tiba, memporak-porandakan hampir seluruh Benua Utara.


" APA-APA YANG TERJADI MENGAPA BISA ADA GEMPA DAN BADAI SEDAHSYAT INI?" Tanya Kaisar Utara berlari keluar dari ruang aula diikuti semua pejabat-pejabat yang sedang melakukan rapat bersama Kaisar Utara.


"HAMBA TIDAK TAU YANG MULIA TAPI SEPERTINYA INI BUKAN GEMPA DAN BADAI BIASA..... " jawab penasehat Kaisar.


"APA MAKSUD MU PENASEHAT?" Tanya perdana menteri


"HAMBA TIDAK BISA MENJELASKAN DENGAN PASTI. MOHON YANG MULIA ATAU PERDANA MENTERI UNTUK MENGUNDANG TETUA ATAU PERAMAL UNTUK MENGETAHUINYA "jawab penasehat Kaisar sambil menghalau debu yang berterbangan seakan berlomba-lomba untuk masuk dalam mata


Setelah 5 menit gempa dan badai pun reda, Kaisar langsung memerintahkan perdana menteri mencari seorang tetua atau peramal dan membawanya ke istana, sebenarnya di istana sudah ada seorang tetua namun tetua itu sedang pergi untuk bertapa meningkatkan ilmu pengendalian elemennya


Kembali lagi ke Alina


Kotak yang memancarkan sinar terang itu perlahan meredup dan terbukalah kotak itu yang didalamnya berisikan................


...****************...


Mohon dukungannya 🙏😊


Dengan cara:


✓Like


✓Komen


✓Gift


✓Fav

__ADS_1


Terima kasih~


__ADS_2